<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359</id><updated>2012-02-14T08:23:40.373+07:00</updated><category term='just my simple thought'/><title type='text'>girls-corner</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>138</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2352946337940168788</id><published>2012-02-02T11:55:00.003+07:00</published><updated>2012-02-02T11:55:46.372+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;The difficulties in life are intended to make us better        but not bitter.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Anonymous&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhir-akhir suasana dikantor tidak begitu menyenangkan, gesekan terjadi disana-sini dan sepertinya orang-orang terlihat saling bermusuhan. Jujur susasana seperti ini sangat tidak menyenangkan , berada disatu ruangan yang sama tetapi ada jarak yang mendalam diantara orang-orangnya. Kadang aku berpikir kita baik sama orang belum tentu juga orang akan menghargai kebaikan kita. Intinya membangun relasi dengan sesama manusia resikonya adalah sakit hati .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Gesekan dalam sebuah interaksi adalah sangat wajar . Bayangkan dalam satu kantor&amp;nbsp;&amp;nbsp; terdiri dari beberapa kepribadian yang berbeda, berasal dari latar belakang yang berbeda, hidup di lingkungan yang berbeda jadi wajar saja jika ada benturan nilai, harapan bahkan cara kerja. Yang jadi tugas kita adalah seberapa mampu kita mentoleransi perbedaan itu dan dengan rendah hati&amp;nbsp; mengalah demi kepentingan bersama. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;jadi saat ada orang yang begitu menyebalkan, begitu egois dan keras. Ingatlah dia itu hadiah dari Tuhan bukan untuk membuat kita jadi terpuruk dan sedih melainkan untuk membuat kita lebih sabar, lebih rendah hati dan lebih pemaaf.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2352946337940168788?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2352946337940168788/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2352946337940168788' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2352946337940168788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2352946337940168788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2012/02/difficulties-in-life-are-intended-to.html' title=''/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-5674767029633623433</id><published>2012-01-13T16:10:00.000+07:00</published><updated>2012-01-13T16:10:42.552+07:00</updated><title type='text'>Tentang Diriku</title><content type='html'>Aku selalu percaya cara terbaik dengan berdamai dengan diri sendiri adalah dengan menyadari siapa diri kita , apa yang kita ingin lakukan...jadi&amp;nbsp; inilah sedikit deskripsi tentang diriku:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. aku sudah terbiasa dianggap sebagai manusia paling pendiam di muka bumi dan kenyataannya aku memang suka diam&lt;br /&gt;2. berdasarkan hasil test uji personalitas, katanya tipe kepribadianku adalah ISFJ . Orang-orang tipe seperti ini biasanya orang-orang yang penuh perhatian, pelindung, dan dapat diandalkan&amp;nbsp; dan biasanya dianggap sebagai taken for granted dan memang begitulah aku...&lt;br /&gt;3. Aku sebisa mungkin tidak marah tapi sekali lagi im not angel.. jd jangan keterlaluan deh....&lt;br /&gt;4. aku suka mewarnai gambar, entah kenapa aktivitas itu selalu memberi ketenangan buatku&lt;br /&gt;5. aku suka kutipan-kutipan karena aku percaya sebuah kutipan terlahir dari sebuah pelajaran berharga dan perenungan yang mendalam&lt;br /&gt;6. aku sangat pemalu dan biasanya membuat orang-orang semangat untuk membuat pipi atau telingaku memerah&lt;br /&gt; 7. sedang berusaha sangat-sangat keras agar tidak minder..I am&amp;nbsp; trying accept that I am beautiful and I am worthty &amp;nbsp; in my own way&lt;br /&gt;8. mencoba lebih bersemangat dan proaktif (walaupun ngga yakin bisa)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; saat ini segini dulu ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-5674767029633623433?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/5674767029633623433/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=5674767029633623433' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5674767029633623433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5674767029633623433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2012/01/tentang-diriku.html' title='Tentang Diriku'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-5160589533325301574</id><published>2012-01-11T11:19:00.002+07:00</published><updated>2012-01-11T13:53:40.246+07:00</updated><title type='text'>Unofficial Judge</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;"if you judge, investigate"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;(seneca) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu godaan terbesar ketika berelasi dengan orang lain adalah menghakimi orang lain. Entah mengapa menghakimi orang lain sepertinya sudah bagian dari natur kita sebagai manusia padahal kalau dipikir-pikir siapa sih kita sampai&amp;nbsp; punya hak memilah&amp;nbsp; atau menilai kalau hidup/perilaku orang lain buruk.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terkadang tanpa sadar, aku pun sering menghakimi orang lain dan biasanya hal itu bertalian erat dengan bergosip. Tanpa usaha investigasi&amp;nbsp; secara mendalam , aku dengan mudahnya menilai kalau si A begini , si B begitu padahal aku lupa bertanya pada diriku sendiri: sudahkah hidupku juga jadi berkat? Hari minggu lalu , aku disentil dan disadarkan oleh satu kawanku. Dengan mudahnya dia mengatakan adikku tidak punya masa depan. Memang sih adikku tidak ramah tapi itu bukan ukuran dia tidak punya masa depan. Terus terang aku marah. Pertama karena orang yang disinggungnya adalah adik kandungku dan sudah naluri alamiahku untuk membela adikku. Kedua aku dapat menjamin kalau adikku adalah salah satu orang termanis dan terbaik yang pernah ada. Penilaian ini dapat dipertanggungjawabkan dan kalau berani sebelum menilai&amp;nbsp; adikku, cobalah berinteraksi dengan intens dengan dirinya. well my brother isn't perfect but&amp;nbsp; he is one of the nicest person I ever know.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya satu kasus ini membuatku belajar. Kalau kita hanya tahu selapis dari kehidupan orang dan belum berani menelusuri lapisan-lapisan lain kehidupannya, jangan coba-coba jadi hakim kacangan. Sibuk menilai dan menghakimi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakobus 4 : 12&lt;br /&gt;Hanya ada satu Pembuat hukum dan Hakim,&lt;sup&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/sup&gt; yaitu Dia yang berkuasa menyelamatkan dan membinasakan.&lt;sup&gt;&amp;nbsp;&lt;/sup&gt; Tetapi siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu manusia?&lt;sup&gt; &lt;/sup&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-5160589533325301574?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/5160589533325301574/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=5160589533325301574' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5160589533325301574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5160589533325301574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2012/01/unofficial-judge.html' title='Unofficial Judge'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-5572516015777340853</id><published>2011-12-31T15:05:00.000+07:00</published><updated>2011-12-31T15:05:32.919+07:00</updated><title type='text'>Refleksi 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;If my world were to cave in tomorrow, I will look back on all the pleasures,excitements and worthwhilenesses I have been lucky enough to have had. Not the sadness, not my miscarriages, or my father living home, but the joy everything else. It will have been enough&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;(Audrey Hepburn)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanpa terasa tahun 2011 sudah akan segera berakhir dan kini tibalah waktu untuk berhenti sebentar dan menengok seperti apakah hidup yang kujalani setahun ini. Jujur awal tahun 2011 bukanlah tahun yang menyenangkan untukku, aku membuka tahun dengan banyak kesedihan dan airmata. Hubungan yang memburuk, kesepian&amp;nbsp; dan kekhawatiran namun diakhir tahun ini aku dapat menyatakan bahwa sesuatu yang awalnya buruk bukan berarti berakhir buruk pula.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Di akhir tahun ini, dengan sepenuh hati aku mengatakan bahwa aku sungguh bersyukur. Banyak pelajaran yang kuperoleh dan kurasa tahun ini aku menjadi lebih tenang dan lebih dewasa. Tahun ini aku&amp;nbsp; kehilangan seorang teman karena kegoisanku namun hal itu mengajariku untuk belajar melepaskan. Belajar menerima kalau tidak semua hal berjalan seperti yang kita inginkan. Di tahun yang sama aku juga belajar keluar dari zona nyamanku dan mencoba pekerjaan baru dan nyatanya aku masuk ke dunia yang baru, teman-teman baru bahkan memiliki kesempatan mengunjungi tempat-tempat baru. Jika kita mau terbuka dan percaya, kesempatan pasti datang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Banyak yang berkata tahun 2012 akan kiamat, hmm ....entahlah itu benar atau tidak&amp;nbsp; namun aku hanya berharap tahun aku dapat lebih sungguh-sungguh menjalani hidup...memilih untuk bersyukur daripada mengeluh...menikmati hari dan belajar menjadi berkat seperti yang Tuhan inginkan...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-5572516015777340853?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/5572516015777340853/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=5572516015777340853' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5572516015777340853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5572516015777340853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/12/refleksi-2011.html' title='Refleksi 2011'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-3030456052363708721</id><published>2011-12-29T10:19:00.002+07:00</published><updated>2011-12-30T08:56:26.021+07:00</updated><title type='text'>Semangat Natal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;I wish we could put up some of the Christmas spirit in jars and open a jar of it every month.&amp;nbsp; ~Harlan Miller~&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Beberapa hari saat ibadah Natal temanku berkata;" kalau saja bukan karena ada liturgi Natal , rasanya hari ini hanya sekedar hari minggu biasa bukan ibadah natal." dan nyatanya aku sangat setuju dengan pernyataannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Setiap kali bulan Desember datang selalu terjadi pola yang sama, dekorasi natal menghiasi pusat-pusat perbelanjaan. Lagu-lagu Natal diputar dimana-mana, khotbah-khotbah&amp;nbsp; mulai bertemakan seputar nativity story bahkan tak sedikit yang menyatakan kalau saat ini orang sudah tidak memahami natal, natal sudah menjadi bisnis kapitalis untuk meraup untung sebesar-besarnya. Menyikapi hal ini aku pun bertanya pada diriku sendiri apakah makna Natal?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Jujur terkadang aku&amp;nbsp; berpikir aku pun tak tahu maknanya dan tanpa adanya perayaan, tanpa adanya dekorasi dan tanpa adanya musik dan khotbah , natal menjadi hanya satu hari sama seperti hari lainnya. Mungkin semua kisah natal itu salah kali ya, bukan anak-anak yang butuh mujizat Natal tapi kita yang dewasa ........&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Semoga tahun depan&amp;nbsp; , aku bisa merasakan semangat Natal itu...till see u in next year&amp;nbsp; i only wish that you have a merry little christmas............ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-3030456052363708721?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/3030456052363708721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=3030456052363708721' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3030456052363708721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3030456052363708721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/12/semangat-natal.html' title='Semangat Natal'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-4984245922397126377</id><published>2011-10-20T11:51:00.000+07:00</published><updated>2011-10-20T11:51:02.433+07:00</updated><title type='text'>Hanya untukmu Mama</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="body"&gt;Mama was my greatest teacher, a teacher of compassion, love and fearlessness. If love is sweet as a flower, then my mother is that sweet flower of love.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;&lt;a href="http://www.brainyquote.com/quotes/quotes/s/steviewond399917.html"&gt;Stevie Wonder&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;Mama adalah titik kelemahanku. Mama adalah orang yang paling ingin kubahagiakan diseluruh dunia ini&amp;nbsp; dan membayangkan aku belum juga membahagiakannya&amp;nbsp; selalu membuatku sedih. Bagiku tiada pribadi seunik mamaku. Dia itu punya bakat alami untuk dicintai orang-orang. Wajahnya yang cantik dan pembawaannya yang ceria membuatnya disuaki orang-orang . Mamaku memang bukan lulusan perguruan tinggi , dia hanya lulusan SMA. Dia tidak selalu memakai pakaian yang bagus bahkan dia cenderung sangat tomboy.&amp;nbsp; Mama bukanlah tipe ibu-ibu anggun dan terlihat pintar bahkan kadang-kadang gayanya yang ceplas ceplos suka terlihat ndeso. Tapi terlepas dari semuanya mamaku sangat sangat baik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;Mama selamat ulang tahun ya...semoga Tuhan menjagamu dan memberimu tahun-tahun&amp;nbsp; untuk dijalani.. semoga&amp;nbsp; Tuhan memberiku kesempatan untuk membahagiakanmu. Aku tidak tahu kapan aku bisa mewujudkan semua impianmu....tapi yakinlah mama kalau aku&amp;nbsp; akan memberimu cucu-cucu, aku akan memberikan tempat yang nyaman bagimu di masa tuamu... aku akan menjagamu seperti kau menjagaku ....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;Tuhan bantu aku ya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;amin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-4984245922397126377?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/4984245922397126377/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=4984245922397126377' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4984245922397126377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4984245922397126377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/10/hanya-untukmu-mama.html' title='Hanya untukmu Mama'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-7134844151510481721</id><published>2011-09-07T09:20:00.000+07:00</published><updated>2011-09-07T09:20:08.527+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='just my simple thought'/><title type='text'>Manusia gerobak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Kau adalah sebuah ironi di tengah kemacetan Jakarta&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Ketika mesin beroda empat dan beroda dua pasrah tak bergerak&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Tubuh kecilmu tetap bergerak menarik gerobak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kunamai dia manusia gerebak karena memang aku sama sekali&amp;nbsp; tidak mengenalnya. Dia adalah pemandangan yang selalu kusaksikan setiap sore dalam perjalanan pulangku. Pria bertubuh mungil dalam balutan pakaian lusuh yang berjuang menarik gerobak besar. Di dalam gerobak itu dia membawa seluruh dunianya; seorang istri dan kedua anaknya&amp;nbsp; dan mungkin beberapa beberapa barang yang keluarga kecil ini miliki. Tanpa perlu berinteraksi dengannya , aku sudah bisa membayangkan betapa letihnya ia menarik gerobak itu namun dari raut wajahnya aku tahu juga ia menjalani hidupnya dengan tabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia gerobak dan keluarganya adalah sebuah ironi&amp;nbsp; di tengah gegap gempitanya Ibukota. Ia adalah sebuah kenyataan bahwa hidup di Jakarta tanpa bekal pendidikan yang cukup sangatlah berat namun ia juga sebuah pelajaran hidup bagi warga ibukota, setidaknya ditengah&amp;nbsp; kesulitannya ia memegang erat keluarganya , hartanya yang paling mula dari Yang Maha Kuasa, tidak seperti masyarakat ibukota yang sering kali dalam kelebihannya melupakan hartanya yang tak ternilai itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-7134844151510481721?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/7134844151510481721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=7134844151510481721' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7134844151510481721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7134844151510481721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/09/manusia-gerobak.html' title='Manusia gerobak'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-7409758674041531697</id><published>2011-08-11T10:35:00.000+07:00</published><updated>2011-08-11T10:35:57.610+07:00</updated><title type='text'>healing a wound</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, Helvetica, sans-serif; font-size: 16px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Courier; font-size: medium;"&gt;"It has been said that time heals all wounds. I do not agree. The wounds remain. In time, the mind, protecting its sanity, covers them with scar tissue, and the pain lessens, but it is never gone." (Rose Kennedy)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, Helvetica, sans-serif; font-size: 16px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Courier; font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Courier, monospace;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 19px;"&gt;&lt;b&gt;I am truly agree with above statement. My heart has been broken &amp;nbsp;and up until now, I am still struggle to heal my heart. Finally I come to a point maybe the wound will never heal but as time goes by I will learn to accept &amp;nbsp;that this wound teach me to be more mature and more stronger&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-7409758674041531697?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/7409758674041531697/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=7409758674041531697' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7409758674041531697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7409758674041531697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/08/healing-wound.html' title='healing a wound'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-7531817432071933377</id><published>2011-07-26T17:33:00.000+07:00</published><updated>2011-07-26T17:33:00.171+07:00</updated><title type='text'>Kota impianku</title><content type='html'>Di dalam kota impianku didalamnya&amp;nbsp; :&lt;br /&gt;1. tersedia banyak tempat sampah supaya warganya mudah membuang sampah mereka dan tidak menyerakkannya sembarangan di jalan&lt;br /&gt;2. menyediakan sarana transportasi yang nyaman. Bis umum dibatasi kapasitasnya supaya di dalam bus tidak terlalu berdesakan dan panas&lt;br /&gt;3. memastikan tidak terlalu banyak pengemis, orang -orang itu diberdayakan dimana kek daripada menjual harga diri mereka hanya karena mereka malas&lt;br /&gt;4. hanya akan memberikan izin mengemudi kepada pengemudi yang tahu tata krama berlalu lintas (sebagai info tata krama lalu lintas sama dengan paham rambu-rambu dan menghargai pengguna jalan lain)&lt;br /&gt;5. ditumbuhi banyak pohon untuk memastikan keteduhan dan udara yang segar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk sementara itu dulu ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-7531817432071933377?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/7531817432071933377/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=7531817432071933377' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7531817432071933377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7531817432071933377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/07/kota-impianku.html' title='Kota impianku'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-9197167623519291335</id><published>2011-07-07T08:26:00.000+07:00</published><updated>2011-07-07T08:26:57.905+07:00</updated><title type='text'>Belajar melepaskan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;"some people think it's holding on that makes one strong-sometimes is letting go"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;(unknown)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak pernah terpikir bahwa melepaskan kenangan buruk begitu sulit. Aku sering berdoa kepada Tuhan;" Tuhan hatiku yang rapuh ini masih sakit, luka-lukanya masih belum sembuh, kapan yah Tuhan rasa sakit ini bisa hilang?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kupikir-pikir lagi bukan Tuhan tidak mau membantu memulihkannya tapi aku lah yang tidak pernah melepaskan rasa sakit itu. Seperti orang bodoh yang menikmati rasa sakit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin aku membaca sebuah artikel dan dalam artikel itu ada kutipan Mas Samuel Mulia, sejenak membaca kutipan itu aku pun tersentil&amp;nbsp; karena apa yang yang dituliskan Samuel Mulia sungguh benar. Kadang kalau gelas sudah pecah yah sudah&amp;nbsp; , nggak usah ngoyo untuk menempelnya karena yang ada malah tuh gelas jadinya&amp;nbsp; jelek dan tangan kita bisa terluka saat menempelnya. Begitu pula dalam sebuah relasi , kadang ada beberapa relasi yang tidak akan ever lasting dan usaha untuk memperbaikinya malah hanya akan memperburuk keadaan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tulisan&amp;nbsp; Mas Samuel Mulia itu seperti alarm untukku. Ayolah ika move on, stop being guilty , sometimes we can't please&amp;nbsp; everyone in our life, treat your self fairly, forgive yourself. Semoga logika ku bisa sejalan dengan hatiku. Semoga aku bisa belajar melepaskan.....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Letting go doesnt't mean giving up but rather accepting there are things that can not be (unknown)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-9197167623519291335?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/9197167623519291335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=9197167623519291335' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/9197167623519291335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/9197167623519291335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/07/belajar-melepaskan.html' title='Belajar melepaskan'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-493021644926503403</id><published>2011-05-25T09:20:00.000+07:00</published><updated>2011-05-25T09:20:00.365+07:00</updated><title type='text'>Things that I miss form my previous office</title><content type='html'>Perbandingan hanya bisa dilakukan jika ada dua hal yang dibandingkan dan kemarin-kemarin&amp;nbsp; aku mengeluh, aku merengek&amp;nbsp; minta pekerjaan baru, aku ingin merasakan&amp;nbsp; sesuatu yang berbeda dari kantorku yang lama dan&amp;nbsp; disinilah aku.................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyatanya 2, 5 bulan aku disni, aku malah merindukan hari-hari aneh di kantor lama. Aku rindu kehangatan orang-orangnya. Aku rindu orang-orang yang sangat mengandalkankanku, aku rindu dipercaya untuk melakukan pekerjaan tertentu,&amp;nbsp; aku rindu dipanggil sebagai ika, aku rindu makanannya, tak kusangka kantor yang selalu membuatku stress ternyata kurindukan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2,5 bulan aku disini, aku masih selalu saja bingung. Seperti orang bodoh aku selalu kikuk menempatkan diriku. Tidak ada wewenang nyata yang diberikan kepadaku dan yang paling buruk aku merasa tidak berguna. Namun menyesal pun sudah telat bukan? karena disinilah aku sekarang. Yang penting sekarang bagaimana menghabiskan satu tahun ini dengan sebaik mungkin. Im gonna fine, as always , everything is gonna be okay....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-493021644926503403?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/493021644926503403/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=493021644926503403' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/493021644926503403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/493021644926503403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/05/things-that-i-miss-form-my-previous.html' title='Things that I miss form my previous office'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-8079698957699231370</id><published>2011-05-24T14:48:00.000+07:00</published><updated>2011-05-24T14:48:57.606+07:00</updated><title type='text'>Grow old</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;For all flesh (mankind) is like grass, and all its glory (honor) like  [the] flower of grass.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;The grass withers and the flower drops off&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;(1 Peter 1: 24)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Hari ini nenek ku merayakan ulang tahunnya yang ke-81 dan entah mengapa hal itu lebih membuatku takut daripada bersyukur karena pada kenyataannya ketika kita merayakan ulang tahun dari seseorang yang lanjut usia sama saja kita sedang menyongsong hari kepergiannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya memang umur itu di tangan Tuhan, Jika Tuhan berkehendak , manusia yang masih muda pun dapat dipanggil ke sisiNya namun melihat seseorang yang dekat denganmu, menua dan mengalami kemunduran secara fisik sangatlah tidak menyenangkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Kalau ku pikir&amp;nbsp; lagi betapa hidup itu ironis, betul yang Leonardo Da Vinci katakan kita hidup karena ada orang lain yang meninggal, begitulah dunia ini bekerja. Perayaan&amp;nbsp; kelahiran sesaeorang pada saat yang sama adalah tangisan lirih melepas seorang yang lain pergi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini&amp;nbsp; pun akhirnya membuatku berpikir. Jika menua adalah kenyataan&amp;nbsp; maka yang harus&amp;nbsp; kujalani adalah bagaimana menyongsong proses penuaan itu tanpa penyesalan .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-8079698957699231370?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/8079698957699231370/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=8079698957699231370' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8079698957699231370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8079698957699231370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/05/grow-old.html' title='Grow old'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-681189538897331861</id><published>2011-05-19T10:34:00.004+07:00</published><updated>2011-05-19T16:09:58.373+07:00</updated><title type='text'>Life oh Life</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku pernah membaca sebuah kutipan isinya kira -kira seperti ini, di batu nisan&amp;nbsp;&amp;nbsp; terdapat dua tanggal, tanggal saat kita dilahirkan dan tanggal saat kita meninggalkan dunia ini tapi bukan kedua tanggal itu yang penting , yang penting adalah garis diantara kedua tanggal itu , garis yang menunjukkan bagaimana kita menjalani hidup.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin&amp;nbsp; aku baru saja membaca beberapa bab dari novel Radikus makankakus, sebuah novel yang sangat menghibur namun&amp;nbsp; tak kuduga ternyata di antara bab-babnya yang&amp;nbsp; menghibur,&amp;nbsp; terselip sebuah bab yang agak sedikit menyentil pemikiran tentang apa arti hidup? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Usai membaca bab itu , aku pun berpikir , apa ya arti hidup?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku pun mulai menggoogling dan inilah pendapat beberapa orang:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="color: black;"&gt;Hidup adalah&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt; &lt;span style="font-size: large;"&gt;anugerah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;,&lt;b&gt; &lt;span style="color: #b45f06;"&gt;pilihan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;&lt;span style="color: #274e13;"&gt;perjuangan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;&lt;span style="color: #351c75;"&gt;kesempatan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;&lt;span style="color: #4c1130;"&gt;surga&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, &lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #6aa84f;"&gt;proses&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, &lt;b&gt;&lt;span style="color: #674ea7;"&gt;waktu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;permainan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; bahkan ada lirik sebuah lagu yang mengatakan hidup adalah &lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;kutukan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup adalah anugerah, yes it true, setiap bangun pagi dan masih bisa bernafas itu adalah anugerah karena kita tidak akan pernah tahu kan kapan ajal akan menjemput.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup adalah perjuangan, kita semua berjuang bukan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik? buktinya&amp;nbsp; ada perang dan perselisihan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup&amp;nbsp; adalah kesempatan, yup hidup adalah kesempatan untuk sekolah, kesempatan untuk bekerja, kesempatan untuk berkeluarga namun yang terlebih&amp;nbsp; penting adalah kesempatan untuk menjalani sebaik mungkin&amp;nbsp; dalam apapun&amp;nbsp; posisi dan peran yang kita jalankan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup adalah surga, bagi mereka yang selalu mengucap syukur , yang selalu bisa melihat keindahan bahkan ditengah tumpukan masalah sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup adalah proses, definitely true, kita lahir, bertumbuh besar, sekolah, menikah, punya anak, menjadi tua dan meninggal....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup adalah waktu,&amp;nbsp; hmm segala sesuatu ada waktunya&amp;nbsp; bukan? ada waktu menangis&amp;nbsp; ada waktu tertawa , ada waktu sehat&amp;nbsp; ada waktu sakit, ada waktu muda ada waktu tua, the point is just enjoy every moments&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup adalah permainan, permainan bagaimana kita bertahan menjalaninya, ada yang berhasil menjadi pemenang, ada yang hanya cari aman, namun tak jarang pula banyak yang kalah....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup adalah kutukan, wah nggak ngerti nih yang ini bagaimana menjabarkannya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau ditelusuri , tentu masih banyak lagi&amp;nbsp; berbagai pandangan orang tentang hidup. Diantara kesemuanya&amp;nbsp; tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah,&amp;nbsp; itu semua tergantung darimana kita memandangnya ....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku pun sendiri masih mencari tahu apa arti hidup bagiku...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;so for&amp;nbsp; this time i guess I just want to live it without any regrets&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lets sing:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;life, doo, doot dooo&lt;br /&gt;doo, doot dooo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So after all is said and done&lt;br /&gt;I know I'm not the only one&lt;br /&gt;Life indeed can be fun, if you really want to&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sometimes living out your dreams,&lt;br /&gt;Ain't as easy as it seems&lt;br /&gt;You wanna fly around the world,&lt;br /&gt;In a beautiful balloon&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(this part taken from life by Des'ree)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-681189538897331861?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/681189538897331861/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=681189538897331861' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/681189538897331861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/681189538897331861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/05/life-oh-life.html' title='Life oh Life'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-7924421272873409010</id><published>2011-05-04T10:41:00.000+07:00</published><updated>2011-05-04T10:41:01.502+07:00</updated><title type='text'>His Name is Jesus</title><content type='html'>Grab it from email, a poem by one of my fav preacher and author Max Lucado&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;His Name is Jesus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-top: 0; padding-top: 10px;"&gt;&lt;b style="color: purple;"&gt;HIS BIRTH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jesus...&lt;br /&gt;He could hold the universe in His palm&lt;br /&gt;but gave it up to float&lt;br /&gt;in the womb of a maiden.&lt;br /&gt;Christ became one of us.&lt;br /&gt;and He did so to redeem all of us.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 10px 0 10px 0;"&gt;&lt;b style="color: purple;"&gt;HIS MISSION&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jesus...&lt;br /&gt;The man...&lt;br /&gt;who spoke with such thunderous authority&lt;br /&gt;and loved with such childlike humility.&lt;br /&gt;The life of Jesus Christ&lt;br /&gt;is a message of hope,&lt;br /&gt;a message of mercy,&lt;br /&gt;a message of life in a dark world.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-top: 0; padding-top: 0px;"&gt;&lt;b style="color: purple;"&gt;HIS DEATH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jesus...&lt;br /&gt;The palm that held the universe&lt;br /&gt;took the nail of a soldier.&lt;br /&gt;On the eve of the cross,&lt;br /&gt;Jesus made His decision.&lt;br /&gt;He would rather&lt;br /&gt;go to hell for you&lt;br /&gt;than go to heaven without you.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-top: 10px;"&gt;&lt;b style="color: purple;"&gt;HIS RESURRECTION&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jesus...&lt;br /&gt;the moment He removed the stone, &lt;br /&gt;He removed all reason for doubt.&lt;br /&gt;Christ's resurrection&lt;br /&gt;is an exploding flare&lt;br /&gt;announcing to all sincere seekers&lt;br /&gt;that it is safe to believe.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-7924421272873409010?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/7924421272873409010/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=7924421272873409010' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7924421272873409010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7924421272873409010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/05/his-name-is-jesus.html' title='His Name is Jesus'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-5800471176345884662</id><published>2011-05-03T11:48:00.002+07:00</published><updated>2011-05-03T11:53:03.212+07:00</updated><title type='text'>When God Made You</title><content type='html'>I can create the wedding song list&lt;br /&gt;I can pick design for&amp;nbsp; my gown&lt;br /&gt;I can pick the wedding menu&lt;br /&gt;I can design the invitation&lt;br /&gt;I can choose the best pre wed&amp;nbsp; photo&lt;br /&gt;I can manage to find good organizer&lt;br /&gt;but one thing I can not do&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I can not create nor design the man&lt;br /&gt;Only God can&lt;br /&gt;so I must learn to wait patiently&lt;br /&gt;Till&amp;nbsp; he comes to my&amp;nbsp; life&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-5800471176345884662?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/5800471176345884662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=5800471176345884662' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5800471176345884662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5800471176345884662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/05/when-god-made-you.html' title='When God Made You'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2986455276693311918</id><published>2011-04-15T09:49:00.000+07:00</published><updated>2011-04-15T09:49:28.318+07:00</updated><title type='text'>Salah satu favorit</title><content type='html'>Dulu sewaktu aku masih bekerja di daerah sudirman, setiap pulang kerja, ada seorang pengamen&amp;nbsp; yang sering menyanyikan lagu You. Saking seringnya aku mendengar lagu itu akhirnya lagu itu menjadi salah satu lagu favoritku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://2.gvt0.com/vi/gIHk4_7l-yY/0.jpg"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/gIHk4_7l-yY&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/gIHk4_7l-yY&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Inilah liriknya :&lt;br /&gt;You give me hope,&lt;br /&gt;The strength, the will to keep on;&lt;br /&gt;No one else can make me feel this way&lt;br /&gt;And only you&lt;br /&gt;Can bring out all the best I can do;&lt;br /&gt;I believe you turn the tide&lt;br /&gt;And make me feel real good inside.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You pushed me up&lt;br /&gt;When I'm about to give up;&lt;br /&gt;You're on my side when no one seems to listen&lt;br /&gt;And if you go,&lt;br /&gt;You know the tears can't help but show&lt;br /&gt;You'll break this heart and tear it apart;&lt;br /&gt;Then suddenly the madness starts&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[chorus]&lt;br /&gt;It's your smile,&lt;br /&gt;Your face, your lips that I miss,&lt;br /&gt;Those sweet little eyes that stare at me&lt;br /&gt;And make me say,&lt;br /&gt;I'm with you through all the way.&lt;br /&gt;'Cause it's you&lt;br /&gt;Who fills the emptiness in me;&lt;br /&gt;It changes ev'rything, you see,&lt;br /&gt;When I know I've got you with me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You pushed me up&lt;br /&gt;When I'm about to give up;&lt;br /&gt;You're on my side when no one seems to listen&lt;br /&gt;And if you go,&lt;br /&gt;You know the tears can't help but show&lt;br /&gt;You'll break this heart and tear it apart;&lt;br /&gt;Then suddenly the madness starts&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2986455276693311918?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2986455276693311918/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2986455276693311918' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2986455276693311918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2986455276693311918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/04/salah-satu-favorit.html' title='Salah satu favorit'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-4947653222546669269</id><published>2011-04-15T09:14:00.003+07:00</published><updated>2011-05-03T11:32:19.100+07:00</updated><title type='text'>cinta sejati</title><content type='html'>&lt;b&gt;It takes a minute to find a special person&lt;br /&gt;an hour to appreciate them&lt;br /&gt;a day to love them and a lifetime to forget them.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(unknown)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia sumber kebahagian sekaligus penderitaan. Diteliti para ilmuwan untuk memperoleh justifikasi dari mana datangnya,&amp;nbsp; dipuja sebagai sumber inspirasi yang tiada batas bagi para pujangga dan seniman, namun ada&amp;nbsp; kalanya dia juag dituduh sebagai sumber kegilaan dan penderitaan , dialah cinta. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Misterius, Menarik, Hangat dan memanusiawikan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tadi pagi ketika aku hendak berangkat ke kantor, mama mengajakku berbincang. Topik pembahasan kami tentang meninggalnya Bapak Rosihan Anwar. Yang&amp;nbsp; menarik adalah mama tidak&amp;nbsp; membahas tentang dampak atas kehilangan salah satu wartawan luar biasa tapi membahas kesedihan Pak Rosihan&amp;nbsp; ketika kehilangan istrinya. Pembicaraan ini akhirnya mengingatkanku&amp;nbsp; tentang kisah-kisah serupa; kesedihan&amp;nbsp; Pak Habibie ketika ditinggal Ibu Ainun dan kesedihan Pak Lee Kuan Yew dan banyak&amp;nbsp; kisah kisah lainnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah cinta para tokoh besar ini menjadi menarik bukan karena kebesaran nama mereka tapi justru karena kisah cinta mereka menunjukkan kalau mereka&amp;nbsp; ternyata manusia biasa. Para pemikir luar biasa, yang kubayangkan sering tenggelam dalam "dunia" mereka ternyata&amp;nbsp; menjalani hari-harinya dengan berbagi "dunia" dengan&amp;nbsp; istri mereka. Di panggung dunia , orang-oramg besar ini memang luar biasa namun ketika mereka di rumah mereka kembali menjadi seorang suami yang membutuhkan istri mereka.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah cinta para tokoh ini sungguh menghangatkan hati mengingat saat ini banyak orang menjadikan pernikahan sebagai ajang mainan. Hari ini memutuskan hidup bersama beberapa tahun kemudian memutuskan bercerai karena sudah tidak sejalan, terkadang sampai aku berpikir kok bisa yah?&amp;nbsp; hari ini bertangis-tangisan terharu di acara akad atau pemberkatan besoknya bertangisan di ruang sidang karena cerai. Apa mungkin&amp;nbsp; harus begitu supaya hidup ini berdinamika?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai orang yang belum menikah, aku belum tahu rasanya menjalani kehidupan pernikahan, yang kutahu hanyalah teori -teori dari buku , artikel atau kisah yang kudengar dan hasilnya, sampai saat ini aku adalah orang yang berpegang teguh kalau pernikahan itu sekali sampai maut memisahkan. Pernikahan akan menjadi pembelajaran&amp;nbsp; tanpa kelulusan karena ketika masuk dalam kelas pernikahan itu berarti belajar sepanjang hidup.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga ketika tiba saatnya aku memasuki kelas pernikahan, kisahku akan sama hangatnya dengan kisah para tokoh itu. Menjalani hari-hari bersama seseorang yang dapat diajak berbagi dunia, bukan hanya aku yang membutuhkannya tapi&amp;nbsp; dia juga yang membutuhkanku...till death do us&amp;nbsp; part....&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Death can not stop true love, it can only delay it 4 a little while.  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-4947653222546669269?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/4947653222546669269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=4947653222546669269' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4947653222546669269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4947653222546669269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/04/cinta-sejati.html' title='cinta sejati'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2087321251016065276</id><published>2011-04-14T09:04:00.001+07:00</published><updated>2011-04-14T09:07:54.415+07:00</updated><title type='text'>Bersyukur</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Who does not thank for little will not thank for much.&amp;nbsp; ~Estonian Proverb&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Salah satu hal kebiasaan baik yang harus senantiasa dikembangkan tetapi sangat sulit dilakukan adalah belajar bersyukur. Bersyukur menjadi sulit dilakukan karena&amp;nbsp; rasanya yang kita miliki tidak pernah cukup. Betul kalau ada orang yang mengatakan kalau sumber penderitaan terbesar di dunia adalah iri hati dan suka membandingkan diri dengan orang lain.&amp;nbsp; Saat kita&amp;nbsp; iri dan membandingkan diri dengan mereka yang "lebih"&amp;nbsp; kita pikir&amp;nbsp; betapa tidak adilnya hidup tetapi saat&amp;nbsp; kita melihat ke bawah rasanya kiat patut bersyukur atau terkadang menjadi sombong.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Aku pun demikian, entah kenapa lebih mudah melihat sisi kelam&amp;nbsp; dari berbagai hal daripada sisi positifnya, lebih mudah mengeluh daripada bersyukur padahal keluhan&amp;nbsp; nyatanya tidak akan membuat hidup menjadi lebih mudah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Beberapa saat yang lalu sempat berkembang trending topic di twitter tentang #100 happiness. Sederhananya ini sebenarnya latihan untuk&amp;nbsp; bersyukur. Semakin&amp;nbsp; seseoarang&amp;nbsp; memiliki hati yang punya ucapan syukur dia akan mudah mengisi ke 100 hal yang membuatnya bahagia (ketika kita bahagia itu karena bersyukur bukan?) bahkan lebih. Nah sebagai terapi akan sifatku yang suka&amp;nbsp; berpikir negatif aku ingin berusaha mengisi&amp;nbsp; daftar kebahagiaanku ini:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;100 alasanku untuk bersyukur :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;1. Setiap pagi aku masih bisa bangun dari tidurku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;2. Saat jalan kaki aku bersyukur masih memilki kaki karena aku pernah melihat temanku yang sulit berjalan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;3. saat harus mencuci piring, aku bersyukur karena memiliki tangan yang bisa dipakai untuk main air&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;4. saat dimarahin waktu latihan paduan suara, aku bersyukur karena&amp;nbsp; setidaknya aku masih dapat bersuara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;5. meskipun berkacamata , aku bersyukur memiliki mata karena dengannya aku bisa membaca&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;6. meskipun memiliki mama yang&amp;nbsp; terkadang terlalu&amp;nbsp; spontan, aku bersyukur karena aku masih punya mama yang penuh perhatian dan baik hati&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;7. meskipun daddyku mengesalkan, tapi aku bersyukur karena aku memiliki ayah, banyak temanku yang tidak memiliki ayah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;8. aku bersyukur atas adik-adikku, kadang-kadang orang suka tidak percaya kalau kami sungguh akrab dan tidak saling menyakiti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;9. meskipun rumah yang kutinggali&amp;nbsp; tidak bagus, setidaknya aku tidak tinggal di kardus&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;10. aku bersyukur dilahirkan sebagai anak orang tuaku karena tidak pernah terbayang rasanya jika aku lahir dari keluarga lain&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;11. bersyukur karena aku selalu bisa menjadi anak baik-baik karena setidaknya aku selalu meninggalkan kenangan di hati para guru kalau aku siswa yang baik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;12. bersyukur atas 1 dan 2 sahabat setia, tidak banyak tetapi cukuplah bagiku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;13. aku bersyukur atas hubungan-hubungan yang memburuk karena dari situ aku belajar tentang ketulusan, penerimaan dan kenyataan kalau people do change&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;14. bersyukur karena kepercayaan yang diberikan orang-orang ketika mereka berbagi bebannya denganku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;15. bersyukur untuk setiap air mata haru karena itu salah satu tanda kalau aku masih punya hati&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Menuliskan 15 hal ini saja begitu sulit, rasanya aku masih harus banyak berlatih lagi untuk bersyukur, semoga diwaktu-waktu mendatang akau akan menambah lagi daftar syukurku ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Tadi ketika aku berangkat ke kantor dan ingin menulis topik ini , tiba-tiba aku berpikir kenapa ya kita harus bersyukur? setelah kupikir-pikir mungkin bersyukur merupakan sikap beriman kalau Bapa yang kita sembah adalah Bapa yang baik dan sempurna. Semua yang terjadi susah atau senang, baik atau buruk pada akhirnya akan membuat kita berkata Thanks God.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;1 Thessalonians 5 : 16-17 (CEV)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Always be joyful and never stop praying. Whatever happens, keep thanking God because of Jesus Christ. This is what God wants you to do. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2087321251016065276?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2087321251016065276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2087321251016065276' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2087321251016065276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2087321251016065276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/04/bersyukur.html' title='Bersyukur'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2283840948278957049</id><published>2011-04-12T14:25:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T14:25:02.983+07:00</updated><title type='text'>Saat aku menjadi orang tua (Part 2)</title><content type='html'>Hari ini aku mendapat sebuah artikel mearik dari milis konseling yang diasuh Bapak Julianto Simanjuntak, berikut ini adalah beberapa cuplikan yang kuanggap menarik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="yiv907030512Apple-style-span" id="yui_3_2_0_3_1302578780207625"&gt;&lt;span class="yiv907030512Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;Sifat itu dibentuk sejak kecil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Emosi itu diadopsi dari orang tua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Setiap kita mewarisi dan kelak mewariskan hal hal berikut pada anak anak:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;1. kesehatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;2. pola berelasi dan komunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;3. peranan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;4. kecerdasan emosi dan sosial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;5. tradisi dan nilai nilai luhur, &amp;nbsp;dll.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Pola Pernikahan itu &amp;nbsp;diwariskan dan cenderung berulang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Anak menonton dan mewarisinya saat dia dewasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Marilah kita secara sadar dan serius&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Setiap hari mewariskan hal baik kepada anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Menyiapkan putra kita &amp;nbsp;menjadi ayah dan suami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Menyiapkan putri kita menjadi ibu dan istri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Sebab buah apel jatuh tak jauh dari pohonnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Rumah adalah “universitas” &amp;nbsp;keluarga dengan empat &amp;nbsp;”jurusan” utama:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;A. jurusan SUAMI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;B. jurusan ISTRI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;C. jurusan AYAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;D. jurusan IBU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Meski  ada diantara kita yang tidak lulus dengan baik, semoga anak anak kita  lulus dengan mantap. Bahkan dengan "IPK" yang baik. Berharap jangan  sampai &amp;nbsp;ada yang "DO" dalam pernikahannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Keluarga  adalah "lembaga universitas" &amp;nbsp;pusat pewarisan &amp;nbsp;Nilai- nilai dan Tradisi  Luhur. Wariskanlah nilai luhur pada keturunan kita masing masing. &amp;nbsp;Jika  kita pernah mengalami hal &amp;nbsp;buruk sampai membuat engkau marah dan  kecewa, sikap terbaik adalah memaafkan orangtua. Sebab mereka tidak tahu  apa yang mereka perbuat. Mereka hanya mewarisinya dari atas. Jika  engkau sadar ada yang salah (kebiasaan buruk ortumu) dari &amp;nbsp;masa kecilmu,  &amp;nbsp;putuskanlah rantai kebiasaan buruk itu. Jangan teruskan ke anak  cucumu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Don't worry that children never listen to you; worry that they are always watching you.&amp;nbsp; (Robert Fulghum)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2283840948278957049?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2283840948278957049/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2283840948278957049' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2283840948278957049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2283840948278957049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/04/saat-aku-menjadi-orang-tua-part-2.html' title='Saat aku menjadi orang tua (Part 2)'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2953365948886385899</id><published>2011-04-12T10:31:00.001+07:00</published><updated>2011-04-15T09:22:40.756+07:00</updated><title type='text'>Saat aku menjadi orang tua</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;The trouble with learning to parent on the job is that your child is the teacher&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;(Robert Brault)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Satu bulan terakhir ini aku memiliki rutinitas baru yaitu pergi bekerja dengan menumpang kendaraan teman gerejaku. Temanku ini memiliki profesi&amp;nbsp; sebagai guru SD jadi mau tidak mau obrolanku dengannya di pagi hari tak lain dan tak bukan adalah topik seputar anak- anak.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Anak-anak selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Mereka lugu, mereka manis, mereka ceria ,tapi kalau mereka salah didik yang terjadi&amp;nbsp; adalah sebaliknya.&amp;nbsp; Dunia ini semakin jahat, diakui atau tidak itulah yang terjadi. Kemarin aku membaca di berita seorang anak smp diperkosa teman seumurannya saat kumpulan anak-anak itu sedang mabuk.&amp;nbsp; Ada pula survey yang menunjukkan hampir 90% anak dibawah umur telah melakukan hubungan pre marital sex.&amp;nbsp; Belum lagi jumlah anak-anak punk dan pengemis yang bertambah banyak berkeliaran di jalan. Terkadang kondisi-kondisi ini membuatku berpikir mau jadi apa negara ini ke depan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Sekilas jawabnya adalah bagaimana kita yang dewasa, yang seharusnya sudah memiliki pengalaman melewati masa kanak-kanak mendampingi anak-anak itu untuk berjalan di jalur yang benar tapi masalahnya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;pola pengasuhan seperti apakah yang dapat menghasilkan generasi&amp;nbsp; muda yang baik?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;L&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;ayaknya sebuah processor komputer yang selalu mengalami perkembangan berkali-kali lipat generasi pendahulunya demikian&amp;nbsp; juga anak-anak. Generasi baru yang&amp;nbsp; tumbuh biasanya memiliki tingkat kecerdasan yang lebih baik dari generasi sebelumnya makanya jangan heran kalau anak-anak masa kini lebih cepat melek teknologi&amp;nbsp; dibanding orang tua merek. Terkadang hal inilah yang membuat kesenjangan yang dalam antara orang tua dan anak yang pada akhirnya semakin mempersulit proses pengasuhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Beberapa waktu yang lalu muncul kisah Ibu Amy Chua, "The Tiger Mother", Ibu Amy ini menerapkan pola pengasuhan&amp;nbsp; yang sangat berdisiplin tinggi makanya tidak mengherankan pola pengasuhannya ini menuai kritik. Beberapa orang tua mengatakan pola pengasuhannya terlalu berlebihan seharusnya anak dididik dengan cara yang lebih demokratis, lebih membebaskan. Lalu aku berpikir inilah bukti dari betapa cepatnya suatu generasi berevolusi. Suatu ketika pola asuh disiplin cocok diterapkan namun beberapa saat kemudian trendnya berubah. Kemudian aku berpikir jika kelak aku dikaruniai anak, pola pengasuhan seperti apakah yang dapat kuterapkan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;kalau dipikir-pikir lagi, memang betul kata-kata Robert Brault, sesungguhnya bukan anak-anak&amp;nbsp; yang belajar pada orang tua&amp;nbsp; tetapi orang tua yang belajar pada anak-anak mereka. belajar menjadi teman mereka sekaligus pembimbing mereka. Mampu memberikan batasan namun pada saat yang sama menghargai kehendak mereka. Mampu mengajari mereka namun pada saat yang sama belajar percaya kalau mereka lebih pintar daripada yang kita sadari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;Can wait for the time to&amp;nbsp; come, it will be&amp;nbsp; nice to get on job training as a parent...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: georgia,bookman old style,palatino linotype,book antiqua,palatino,trebuchet ms,helvetica,garamond,sans-serif,arial,verdana,avante garde,century gothic,comic sans ms,times,times new roman,serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2953365948886385899?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2953365948886385899/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2953365948886385899' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2953365948886385899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2953365948886385899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/04/saat-aku-menjadi-orang-tua.html' title='Saat aku menjadi orang tua'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-5492213968697073060</id><published>2011-04-06T09:41:00.001+07:00</published><updated>2011-04-06T09:47:20.949+07:00</updated><title type='text'>Aku dan zona nyamanku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku adalah pecinta kestabilan, tanpa kusadari semua yang kulakukan biasanya memiliki pola yang stabil dan teratur. Itulah mengapa sebabnya aku mudah sekali ditebak. Namun tahun ini aku berjanji untuk berani menjejakan kaki di luar zona nyamanku dan hasilnya , disinilah aku, nekad keluar dari pekerjaan lamaku yang sangat stabil dan bekerja di suatu project&amp;nbsp; dengan sistem kontrak per tahun. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kalau aku memikirkan tentang&amp;nbsp; keputusanku , sering kali aku berpikir aku gila ya, tapi batas waras dan gila itu tipis bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa saat yang lalu , ketika aku sedang galau tentang pekerjaan baru  ini, salah seorang tetanggaku bercerita, didalam 35 tahun masa kerjanya  , ia telah 15 kali berganti tempat kerja, semua bidang telah dicobanya  dan dia bilang; "Kamu tahu tidak, semakin bertambahnya pengalamanmu,  semakin kamu akan menyadari kalau semua bidang yang tadinya kamu pikir  tidak saling berhubungan&amp;nbsp; itu ternyata memiliki titik temu."&amp;nbsp; Kalau  dipikir-pikir betul juga perkataan tante itu, ilmu itu kan borderless,  masalahnya kita mau menekuni apa yang kita kerjakan atau tidak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hampir 3 minggu aku berada di tempat baru, masih saja canggung dan bingung. Semoga waktu-waktu ke depan akan menjadi lebih baik, entah bagaimana caranya ...sisi positifnya proyek ini mengerjakan sesuatu yang baik, sebuah proyek untuk menekan laju deforestrasi sehingga meskipun aku hanya project secretary, aku sungguh senang menyadari kalau aku bagian dari suatu&amp;nbsp; usaha yang mulia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minggu lalu , aku membaca rubrik career coaching mas Rene Suhardono tentang berani,&amp;nbsp; salah satu bagian dari rubrik itu yang tertanam dibenakku adalah hanya 2 hal didunia ini yang paling stabil ; Tuhan dan keluarga sisanya bisa berubah setiap waktu jadi mungkin&amp;nbsp; ada baiknya juga aku keluar dari zona nyamanku.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Keluar dari sesuatu yang stabil dan nyaman terkadang&amp;nbsp; akan menjadi hal yang menakutkan tapi kita kan tidak pernah tahu kalau tidak pernah mencoba? Indahnya dunia hanya dapat diketahui kalau kita berani menjelajahinya bukan? so lets have an adventure .......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-5492213968697073060?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/5492213968697073060/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=5492213968697073060' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5492213968697073060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5492213968697073060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/04/aku-dan-zona-nyamanku.html' title='Aku dan zona nyamanku'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1780399184264173933</id><published>2011-03-28T11:35:00.000+07:00</published><updated>2011-03-28T11:35:16.226+07:00</updated><title type='text'>28</title><content type='html'>As of today, 28 March 2011, I am celebrating my 28th birthday. I love this formation (28 on 28, nice number right?) . Today, when I woke up in the morning, I am thanking God for His unfailing love during this 28 years. My God that never fail me, abandon me, forsake me. Today, when I reviewed my life, I still can see&amp;nbsp; a grumpy, pessimistic and neurotic girl and I pray may this another chance to live will make&amp;nbsp; me to be &amp;nbsp; a better person who can always put smile to cherish other, to be more enthusiast, to be more humble, to comfort and encourage more people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thank you&amp;nbsp; God&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1780399184264173933?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1780399184264173933/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1780399184264173933' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1780399184264173933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1780399184264173933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/03/28.html' title='28'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2010582588058706454</id><published>2011-03-23T09:39:00.004+07:00</published><updated>2011-04-06T09:11:20.204+07:00</updated><title type='text'>Merindukan negeri pejalan kaki</title><content type='html'>"aduh mbak, kamu sakit lagi, pasti kamu nggak pernah olah raga"&lt;br /&gt;"saya olahraga kok dokter, saya selalu berjalan kaki"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diakui atau tidak jalan kaki merupakan salah satu olah fisik sederhana yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Padatnya lalu lintas di Jakarta dan dan daerah penunjangnya sering kali membuat manusia pekerja di Jakarta tidak memiliki waktu untuk berolahraga. Pagi buta mereka&amp;nbsp; sudah harus bangun untuk menghindari kemacetan&amp;nbsp; dan petang hingga malam adalah waktu yang tersita dalam mengarungi kemacetan. kalau pun ada niatan&amp;nbsp; berolah raga di&amp;nbsp; fitness center umumnya mahal dan rasanya akan terlalu melelahkan bagi yang telah berumah tangga kalau pulang kerja masih harus berolah raga jadi olah raga yang paling mudah dan murah adalah berjalan kaki.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sayangnya jalan kaki di Jakarta dan daerah sekitarnya tidak nyaman. Entah mengapa trotoar yang ada di jalan-jalan jakarta itu&amp;nbsp; senantiasa kehilangan fungsinya, Ya dipenuhi penjualan asongan lah, dijadikan tempat ngetem ojeg atau bahkan dalam kondisi macet, trotoar disahkan menjadi tempat&amp;nbsp; lewatnya motor-motor ,jadi&amp;nbsp; bagaimana mau berjalan kaki kalau lahannya pun tidak ada. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disuatu majalah tour guide di Jakarta dikatakan daerah pondok indah adalah salah satu daerah yang memiliki trotoar yang nyaman bagi pejalan kaki. Sepanjang garis jalan banyak ditumbuhi tumbuhan hijau dan trotoar di bangun gak tinggi dibanding badan jalan sehingga tidak mungkin dinaiki oleh kendaraan bermotor. Sayangnya&amp;nbsp; jalan kaki di pondok indah juga&amp;nbsp; baru akan terasa nyaman pada hari Sabtu dan Minggu, saat&amp;nbsp; tidak terlalu banyak kendaraan yang lalu lalang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam suatu edisinya harian kompas pernah membahas&amp;nbsp; perihal jalan kaki ini. Dikatakan dalam suatu artikel (lupa siapa yang nulis dan sumber kutipannya) bahwa&amp;nbsp; ketersediaan sarana bagi warga negara dalam berjalan kaki adalah salah satu koridor demokrasi. Asumsinya adalah&amp;nbsp; hak warga yang paling sederhana dihargai. mengacu pada pernyataan tersebut, ya bagaimana kita mau belajar tentang demokrasi tingkat tinggi kalau menghargai hak paling sederhana saja sulit?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pagi ini, saat aku berjalan kaki menuju kantor, aku merindukan Jakarta bisa menjadi seperti Hongkong dan Jepang. Negara-negara yang warganya cinta berjalan kaki, kapan yah tersedia sarana jalan kaki yang nyaman....? &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2010582588058706454?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2010582588058706454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2010582588058706454' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2010582588058706454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2010582588058706454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/03/merindukan-negeri-pejalan-kaki.html' title='Merindukan negeri pejalan kaki'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-739106007007703008</id><published>2011-03-18T10:04:00.002+07:00</published><updated>2011-03-18T10:07:59.819+07:00</updated><title type='text'>Dicintai VS Mencintai</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Lebih baik mana dicintai atau mencintai?"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasanya kalimat Lebih baik mana ? dicintai atau mencintai? adalah kalimat favorit para penulis novel, para penulis script bahkan mungkin salah satu kalimat favorit para wanita. Biasanya kalimat pertanyaan ini akan dijawab dengan jawaban " lebih baik dicintai"&amp;nbsp; dan entah mengapa sebagian besar wanita sungguh-sungguh berpikir ya lebih baik dicintai supaya tidak sakit hati. Namun betulkah pendapat seperti itu?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu kali tanpa bermaksud mengobrol tentang kehidupan asmara, salah seorang teman perempuanku berkata;" Dengar ya ka, jangan selalu berpikir kalau dicintai itu lebih enak dari mencintai. Terkadang saat kau dicintai begitu besar , kau harus membalasnya dengan memberikan cinta juga dan ketika kau tidak bisa juga memberikannya maka kau akan hidup dalam kepura-puraan". Mendengar jawaban itu aku pun berpikir, betul juga yang dia katakan, bagaimana pun dalam hidup ini selalu ada take and give , jadi adilkah kita jika hanya mau menerima tapi tidak mau memberi?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi untuk para wanita single diluar sana, jangan mudah menyerah untuk mencari orang yang mencintaimu dan juga kau cintai. Jangan hanya karena umur atau desakan orang-orang akhirnya kita pasrah&amp;nbsp; saja menerima siapa pun yang mendekati kita. Suatu hubungan harus equal. Saling memberi dan menerima, tidak bisa satu terus memberi hingga habis dan satu hanya menerima sampai luber so wait patiently.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-739106007007703008?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/739106007007703008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=739106007007703008' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/739106007007703008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/739106007007703008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/03/dicintai-vs-mencintai.html' title='Dicintai VS Mencintai'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2853488899240394169</id><published>2011-03-11T11:57:00.003+07:00</published><updated>2011-03-11T13:23:01.546+07:00</updated><title type='text'>Lulus</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini adalah hari terakhir aku bekerja secara efektif . Semua persiapan&amp;nbsp; serah terima pekerjaan sudah selesai. Meja sudah rapih, komputer sudah kukembalikan ke kondisi standar , file-file yang berantakan sudah kurapihkan . Akhirnya setelah lima tahun kerja aku bisa melihat mejaku sungguh-sungguh rapih.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini perasaanku bercampur aduk. Ada senang, sedih, takut, semuanya bercampur jadi satu. Aku senang karena pada akhirnya aku lulus juga dari sekolah pembelajaran kehidupan&amp;nbsp; bekerjaku yang pertama. Aku senang karena pada akhirnya&amp;nbsp; aku berani mengambil resiko dan keluar dari zona nyamanku . Di kantor ini&amp;nbsp; ada banyak kenangan , kenangan indah maupun kenangan yang menyakitkan. Disini aku menemukan pelangi kepribadian. Ada yang dari&amp;nbsp; luar tegas tapi&amp;nbsp; hatinya lembut. Ada yang kebapakan bahkan pagi ini sudah mengeluarkan becandaan-becandaan (rasanya senang sekaligus sedih, ditempat baru ada nggak yah suasana kayak gini?), ada yang kelihatan menyebalkan padahal&amp;nbsp; hatinya baik. Ada yang baik tapi disaat yang sama suka penuh prasangka. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain senang , aku pun merasa sedih karena suka atau tidak suka, kenyataannya kantor ini adalah bagian dari hidupku. Kedengarannya memang berlebihan namun nyatanya aku telah menghabiskan waktu 8 jam x 20 hari x 12 bulan x 5 tahun di kantor ini. Waktu yang sangat banyak bukan ? bahkan melebihiku waktuku di rumah atau di gereja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sempat beberapa hari yang lalu , aku ragu. Jangan-jangan keputusanku untuk keluar itu salah? Jangan-jangan aku akan menyesali keputusan ini? tapi tidak baik menelan ludah sendiri kan ? jadi berpikir positif sajalah semua akan&amp;nbsp; baik-baik saja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini adalah hari kelulusanku. Lulus dari sekolah belajar bekerja. Mungkin hasilnya tidak sesempurna yang kuiimpikan. Ada luka yang kutinggalkan tapi itulah bukti nyata ternyata aku hanya manusia biasa bukan malaikat, I do made mistake.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terima kasih Tuhan atas satu kelulusan lagi dalam sekolah kehidupan. Semoga kelas pembelajaran berikutnya&amp;nbsp; (another job, marriage ) akan menjadi kisah luar biasa yang ku jalani bersamaMu. Saat aku takut tentang apa yang akan terjadi anggap saja aku sedang belajar lebih bergantung padaMu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2853488899240394169?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2853488899240394169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2853488899240394169' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2853488899240394169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2853488899240394169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/03/lulus.html' title='Lulus'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-8046391618244304655</id><published>2011-02-17T11:09:00.002+07:00</published><updated>2011-02-17T11:12:35.957+07:00</updated><title type='text'>Kebanggaan Bapa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini dalam perjalanan menuju kantor, aku menguping pembicaraan dari seorang Bapak yang sedang asyik berbagi cerita dengan rekannya di bis. Bapak itu menceritakan tentang kegiatan kedua anak perempuannya. Dia bercerita, ia merasa sangat beruntung karena kedua anaknya memiliki kegemaran yang sama dengan dirinya yaitu olahraga renang makanya demi mendukung anaknya dalam renang, ia tidak segan-segan mengeluarkan biaya untuk kegiatan tersebut. Dia bercerita bahwa anaknya yang pertama sangat rajin dan di dalam diri anak pertamanya dia melihat dirinya yang sedang menggapai cita-cita&amp;nbsp; untuk menjadi perenang , tak hanya menceritakan&amp;nbsp; anaknya yang pertama yang rajin, bapak itu juga bercerita tentang anak keduanya yang iseng&amp;nbsp; tetapi&amp;nbsp; penuh energi. Dari ceritanya itu tampak Bapak itu sangat bangga dengan kedua putrinya dan jujur hal itu membuatku kagum.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu aku jadi berpikir bagaimana dengan Bapa kita yang di surga ya ? Alkitab mengatakan Ia adalah Allah yang membentuk buah pinggang kita dan menenun kita (Mazmur 139: 13), Ia adalah Allah yang sangat peduli dengan kita (Mazmur 8: 5), Ia adalah Allah yang bahkan menampung setiap tetes air mata kita (Mazmur 56: 9) dan satu lagi point yang sering kali terlupakan Dia&amp;nbsp; adalah Allah yang tahu memberi yang terbaik (Yer 29:11)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masalahnya aku sering ragu kalau aku dikasihi. Ketika aku membandingkan hidupku dengan orang lain, aku menjadi frustrasi, menjadi kecewa , aku bertanya Tuhan kenapa orang lain hidupnya begitu sempurna sedangkan hidupku tidak?&amp;nbsp; ketika keinginanku tidak dijawab Tuhan, aku merasa dianaktirikan padahal mungkin Tuhan tidak memberikannya karena tahu yang kuminta itu bukan yang terbaik yang bisa Ia sediakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika hari ini kudengar&amp;nbsp; seorang Bapak di dunia bercerita dengan bangganya akan kedua putrinya (baik yang rajin maupun yang nyeleneh) maka aku seharusnya yakin dan percaya Bapaku yang disurga akan melakukan lebih dari itu. Membayangkannya membuatku&amp;nbsp; ingin menjadi anak Bapa yang baik , anak yang dapat membuatNya tersenyum bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lord of my Heart&lt;br /&gt;by true worshipper&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lord of my heart,You know my soul&lt;br /&gt;I want my life to make You smile&lt;br /&gt;Find in me a heart&lt;br /&gt;That is open to Your laws&lt;br /&gt;Create in me a clean heart&lt;br /&gt;Renew a right spirit within me&lt;br /&gt;You are the ruler of my heart&lt;br /&gt;And forever You will be&lt;span id="more-525"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Reff:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;A brand new heart and spirit&lt;br /&gt;I now ask of You&lt;br /&gt;‘Cause me to walk in Your truth&lt;br /&gt;And let You be my God, my Master&lt;br /&gt;In You I am forever changed&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-8046391618244304655?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/8046391618244304655/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=8046391618244304655' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8046391618244304655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8046391618244304655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/02/kebanggaan-bapa.html' title='Kebanggaan Bapa'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1278476114470144844</id><published>2011-01-13T16:19:00.001+07:00</published><updated>2011-01-13T16:26:13.571+07:00</updated><title type='text'>Menjadi dewasa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika aku kecil, aku tidak perlu repot-repot membuat pilihan karena akan selalu ada orang yang memilihkan untukku tetapi kini saat aku dewasa pilihan -pilihan harus kubuat setiap hari dan kutanggung resikonya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika aku kecil, aku bisa bermain dengan siapa saja, akrab dengan siapa saja baik laki-laki dan perempuan&amp;nbsp; tanpa takut muncul perasaan-perasaan tertentu. Kini saat aku dewasa, kedekatan dan keakraban dengan lawan jenis bisa meninbulkan rasa cinta tidak pada tempatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika aku kecil, aku tidak peduli dengan pandangan orang, yang penting diriku senang. Kini saat aku dewasa,&amp;nbsp; aku harus memikirkan pendapat dan perasaan orang-orang.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika aku kecil,&amp;nbsp; aku tidak pernah sekalipun ragu Tuhan akan memberi jawaban atas doa-doaku. Kini ketika aku dewasa kadang-kadang aku bertanya; Tuhan yakin nih, ini jawaban terbaik buatku?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kadang-kadang aku berharap aku bisa kembali menjadi anak kecil. Anak kecil yang polos, apa adanya, tanpa beban dan tulus. kadang-kadang aku sering merasa tidak siap menjadi orang dewasa yang harus arif dan&amp;nbsp; bertanggung jawab. Bisa saja sih menjadi orang dewasa yang kekanak-kanakan (alias kayak anak kecil) namun hal itu tidak arif bukan ? jadi aku berharap hari-hari&amp;nbsp; ke depan tidak hanya menambah usiaku di bumi ini tapi juga menambah kedewasaan dalam menghadapi hidup.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1278476114470144844?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1278476114470144844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1278476114470144844' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1278476114470144844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1278476114470144844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/01/menjadi-dewasa.html' title='Menjadi dewasa'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-503901678149128789</id><published>2011-01-04T15:09:00.000+07:00</published><updated>2011-01-04T15:09:07.239+07:00</updated><title type='text'>Pelajaran 1 di awal tahun</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesuai dengan resolusi awal tahunku accept it, change it or leave it. Hari ini akhirnya aku terlepas dari persahabatan yang membebani diriku. Seseorang mengatakan bahwa aku sulit untuk dimengerti dan dia merasa capek untuk menjadi sahabatku, padahal sepanjang tahun ini aku begitu takut bersahabat dengan dia, aku takut&amp;nbsp; membuatnya kesal. Kalau dipikir-pikir ironis bukan? dua orang yang tidak terlalu tulus kok bisa memanggil diri mereka sahabat. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika hal ini terjadi dihari kemarin , mungkin aku akan mengiba dan dan minta maaf&amp;nbsp; tapi hal itu tidak akan terjadi lagi. Hubungan yang tidak jujur hanya akan merusak harga sebuah persahabatan, hubungan yang penuh kepalsuan hanya akan membuat jiwa tertekan jadi inilah aku belajar melepaskan dan ternyata melepaskan sesuatu itu sulit tapi demi hidup yang bahagia, sulit pun harus dijalani bukan?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih telah memberiku pelajaran berharga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-503901678149128789?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/503901678149128789/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=503901678149128789' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/503901678149128789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/503901678149128789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/01/pelajaran-1-di-awal-tahun.html' title='Pelajaran 1 di awal tahun'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-3229994510034468593</id><published>2011-01-03T08:07:00.000+07:00</published><updated>2011-01-03T08:07:33.897+07:00</updated><title type='text'>New Journey di Tahun 2011</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini adalah hari pertama kembali bekerja di tahun 2011. Setelah melakukan intropeksi mendalam aku pun menyadari beberapa penyebab kesedihan terus menerus sepanjang tahun 2010 adalah harapan-harapan yang tidak realistis, melihat segala sesuatu secara parsial dan mencoba menyenangkan banyak orang jadi diawal tahun ini aku sudah memiliki sebuah kutipan favorit : accept it, try change it&amp;nbsp; and if the two way still not work&amp;nbsp; then we have just to leave it.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di tahun ini semoga Tuhan membantuku untuk lebih passionate, lebih antusias, lebih sabar dan lebih ceria. Aku pun belajar menikmati peranku sebagai great listener. We only can learn&amp;nbsp; when we listen more.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga Tuhan mau menggandeng tanganku tahun ini &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-3229994510034468593?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/3229994510034468593/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=3229994510034468593' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3229994510034468593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3229994510034468593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2011/01/new-journey-di-tahun-2011.html' title='New Journey di Tahun 2011'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1522188334639055376</id><published>2010-12-31T13:22:00.001+07:00</published><updated>2010-12-31T13:31:52.892+07:00</updated><title type='text'>Menjelang 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tik tok tik tok , jarum hari ini bergerak dengan santai. Dia begitu tekun melakukan perputaran tanpa menyadari seluruh dunia sedang menunggunya melampaui detik terakhir di tahun 2010&amp;nbsp; demi menyongsong harapan baru di tahun 2011.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun 2011 belum juga tiba tapi semangatnya, harapannya telah memenuhi hati beberapa temanku, sampai-sampai mereka sibuk mengirimkan&lt;em&gt; wishes&amp;nbsp; happy new year&lt;/em&gt; padahal tanggalan masih mencatatkan hari ini adalah tanggal 31 Desember. Lucu memang, betapa kita antusias menyambut harapan di tahun baru padahal harapan itu tidak hanya hadir saat dua digit angka terakhir di tanggalan masehi kita berubah, harapan itu hadir ketika kita membuka mata di pagi hari dan mendapati matahari masih bersinar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Lamentations 3&amp;nbsp;: 22- 23 (ESV)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;"The steadfast love of the &lt;span class="small-caps"&gt;Lord&lt;/span&gt; never ceases;&lt;span style="color: #666666; font-size: x-small;"&gt; &lt;/span&gt;his mercies never come to an end;&amp;nbsp;&lt;span class="verse-num" id="v25003023-1"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;they are new every morning; great is your faithfulness."&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Ratapan 3 : 22- 23 (Alkitab Bahasa Indonesia sehari-hari)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;" Kasih TUHAN kekal abadi; rahmatNya tak pernah habis;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;selalu baru setiap pagi sungguh; TUHAN setia sekali."&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1522188334639055376?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1522188334639055376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1522188334639055376' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1522188334639055376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1522188334639055376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/12/menjelang-2011.html' title='Menjelang 2011'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-6682636384500211835</id><published>2010-12-30T21:41:00.002+07:00</published><updated>2010-12-31T13:42:06.815+07:00</updated><title type='text'>Susah Tobat</title><content type='html'>Belakangan hari terakhir, aku lagi senang-senangnya bermain twitter. Entah mengapa tweet hari ini didominasi oleh topik rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku tidak suka perokok, mereka sangat egois dan pintar mencari pembenaran. Mereka (baca: perokok) bilang rokok dapat menenangkan saat mereka tertekan, mereka bilang rokok itu alat pergaulan , mereka bahkan bilang merokok itu salah satu cara diet. Biasanya kalau mereka dilarang , mereka memiliki seribu satu alasan ngeles. Semua larangan yang ada dibungkus rokok/iklan rokok tidak ada efeknya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini ada sebuah tweet yang intinya mengatakan kebebasanmu untuk merokok dibatasi oleh kebebasan orang lain untuk mendapatkan udara bebas rokok. Sebagai informasi saja &lt;em&gt;second hand smoke&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;enviromental tobacco smoke&lt;/em&gt; atau perokok pasif memiliki resiko yang sama besarnya dengan perokok aktif dalam hal mengalami sakit akibat zat-zat yang terkandung dalam sebatang rokok. Belum lagi &lt;em&gt;third hand smoke&lt;/em&gt; alias residu yang menempel didinding, baju&amp;nbsp; dan benda-benda lain yang terterpa asap rokok juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada seorang ahli yang pernah mengatakan, "manusia itu kalau masalah belum terkait sama dirinya belum mau peduli, begitu masalah mempengaruhi dirinya atau orang-orang yang dekat dengannya barulah masalah dipedulikan."&amp;nbsp;Contohnya adalah apa yang terjadi di desa Bone-Bone. Desa ini saat ini dikenal sebagai perintis desa anti rokok di Indonesia. Hal&amp;nbsp; menarik dibalik latar belakang mereka menjadi desa anti rokok&amp;nbsp;&amp;nbsp;adalah ketika salah satu isteri warga harus menjalani kateter jantung karena suaminya perokok&amp;nbsp;aktif ,&amp;nbsp;&amp;nbsp; atau juga ketika penduduk desa&amp;nbsp; prihatin akan nasib anak-anak laki-laki didesa itu yang lebih bodoh dari pada anak perempuan karena kebanyakan merokok. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi apa harus&amp;nbsp;seperti itu&amp;nbsp;yah?&amp;nbsp;menunggu sampai ada perokok pasif didekat seorang perokok yang menjadi korban baru bisa membuat para perokok berhenti?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*NB: Seharusnya apa yang terjadi di desa Bone-Bone menjadi suatu&amp;nbsp; pukulan telak bagi warga kota besar. Bayangkan saja penduduk desa , dengan asumsi tingkat pendidikan tidak setinggi warga kota bisa sadar akan bahaya rokok sedangkan penduduk kota yang katanya berpendidikan tinggi, ketika dilarang merokok di dalam gedung bisa membuat mereka marah dan ribut jadi asumsi sementara kesadaran kesehatan tidak berbanding lurus dengan tingkat pendidikan (~_~!)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-6682636384500211835?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/6682636384500211835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=6682636384500211835' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6682636384500211835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6682636384500211835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/12/susah-tobat.html' title='Susah Tobat'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-4100529240033111869</id><published>2010-12-30T20:33:00.000+07:00</published><updated>2010-12-30T20:33:55.657+07:00</updated><title type='text'>Aku yang menulis</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan penulis karena kualitas tulisanku masih jauh dari tulisan yang baik. Aku menulis karena aku suka berpikir dan menganalisa sesuatu, itulah caraku menerjemahkan dunia ke dalam perspektifku. Tidak banyak orang yang dapat kuajak berbagi atau diskusi jadi daripada pendapat-pendapat yang berputar-putar di otakku itu tidak tersalurkan lebih baik kutuliskan saja. Selain itu menulis adalah senam otak&amp;nbsp; daripada nih otak jadi lemot mendingin aku asah dengan menulis dan berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan yang sering jadi topik tulisanku adalah perasaan-perasaan pribadiku, topik-topik agama dan topik sosial. Kadang-kadang aku juga suka memparafrase cerita atau kutipan-kutipan karena aku sangat menyukai keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau ada yang sengaja kesasar di blog ini (meskipun kemungkinannya kecil) , mungkin kalian tidak akan menemukan apa-apa yang menarik buat dibaca, blog ini hanya berisi sedikit representasi dari dunia kecilku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-4100529240033111869?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/4100529240033111869/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=4100529240033111869' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4100529240033111869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4100529240033111869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/12/aku-yang-menulis.html' title='Aku yang menulis'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-4911672479262260749</id><published>2010-12-27T09:09:00.001+07:00</published><updated>2010-12-27T09:19:32.185+07:00</updated><title type='text'>Introspeksi (Part 1)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berada dalam kendaraan yang sangat dingin atau makan makanan berkuah panas terkadang dapat jadi sangat merepotkan, uap-uap yang bermunculan akan menempel di lensa kacamataku dan terkadang mengaburkan pandanganku dan rasanya itu tidak nyaman. Agar pandangan mataku menjadi nyaman kembali maka aku harus membersihkan lensa kacamataku.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanpa kusadari, beginilah hidupku satu tahun terakhir ini, masalah-masalah, kekecewaan-kekecewaan telah mewarnai hari-hariku sehingga membuat lembaran-lembaran kisahku berwarna gelap suram. Bagai lensa kacamata yang tertimpa uap-uap, pandanganku akan kebaikkan Tuhan menjadi kabur. Akhirnya dalam&amp;nbsp;&amp;nbsp; kesedihan yang kuciptakan sendiri ini , Tuhan memberiku sebuah kesempatan untuk melihat dengan jelas dan kesempatan itu datang pada saat Natal kali ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Natal kali ini mampu membuatku melihat bahwa&amp;nbsp; akhirnya&amp;nbsp; menjelang akhir tahun ini, lembaran-lembaran kelam telah menjadi lembaran-lembaran pelangi. Memang beberapa doa pribadiku tidak terjawab tetapi doa-doa yang kunaikan untuk mereka yang dekat di hatiku terjawab. Untuk pertama kalinya aku berani berkata tidak secara lugas dan tidak menyesali keputusan itu. Aku juga menyadari bahwa tidak seorang pun yang memaksaku bertahan dalam hubungan pertemanan yang merugikan. Aku menyadari bahwa keluarga adalah yang terbaik, tempat dimana&amp;nbsp; orang-orang selalu hadir untuk menerimamu, membelamu, menjagamu dan mencintaimu sebagaimana kau ada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tuhan, terimakasih. Aku memang tidak memiliki&amp;nbsp; kehidupan yang wah tapi aku bersyukur dengan keberadaanku. Atas orang-orang yang kau tempatkan untuk diriku yang seperti ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-4911672479262260749?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/4911672479262260749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=4911672479262260749' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4911672479262260749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4911672479262260749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/12/introspeksi-part-1.html' title='Introspeksi (Part 1)'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-8194362250704613404</id><published>2010-12-22T11:15:00.002+07:00</published><updated>2010-12-23T08:23:15.958+07:00</updated><title type='text'>Have Your self a Merry Little Christmas</title><content type='html'>This a song to you :&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://3.gvt0.com/vi/8hzN3Xrv47M/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/8hzN3Xrv47M&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/8hzN3Xrv47M&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;If you sad or lonely during this Christmas time, I pray may God touches your heart so you can have a merry little Christmas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-8194362250704613404?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/8194362250704613404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=8194362250704613404' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8194362250704613404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8194362250704613404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/12/have-your-self-merry-little-christmas.html' title='Have Your self a Merry Little Christmas'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2651411451497780934</id><published>2010-12-22T10:21:00.001+07:00</published><updated>2010-12-22T10:35:19.369+07:00</updated><title type='text'>Akhirnya aku merasakan natal</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Natal tahun ini seperti Natal beberapa Natal yang lalu bukanlah Natal yang "mudah." Entah mengapa gemerlap Natal yang digaungkan di film atau cerita-cerita&amp;nbsp; tidak terasa. Rupanya kelamnya Natal ini tidak kurasakan sendirian, dari perbincangan sederhana dengan beberapa&amp;nbsp; teman dan beberapa topik di blog yang kubaca&amp;nbsp; ternyata beberapa dari mereka juga merasakan hal yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hari yang lalu , salah seorang rekan di pemuda berkata kepadaku;"Kak, ke mall yuks, buat lihat suasana natal. Aku setiap tahun selalu ke mall kak, supaya kerasa suasananya?"&amp;nbsp; atau ada pula&amp;nbsp; topic tweeter yang&amp;nbsp; mengatakan suasana Natal tidak terasa karena tidak ada salju? Hmm..rasanya hal-hal itu tidak ada hubungannya dengan Natal deh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa kali aku mencoba menganalisa apa sih yang membuat Natal ini begitu kering. Mungkin karena cuaca yang tidak bersahabat, mungkin karena banyaknya persoalan dalam keluarga, mungkin karena banyak kekhawatiran, dan banyak mungkin-mungkin yang lain. Akhirnya&amp;nbsp; daripada berusaha menganalisa dan tidak menemukan jawabannya, aku memutuskan untuk menjalaninya saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah mendengar beberapa khotbah, membaca bahan-bahan renungan natal, akhirnya hari ini aku bangun dengan penuh ucapan syukur karena akhirnya sadar bahwa&amp;nbsp; Natal itu bukan sekedar perayaan tapi Natal itu reminder bahwa Allah sangat mengasihi manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi natal itu bukan masalah bagaimana suasananya, tapi apa maknanya?&amp;nbsp; Natal adalah sebuah janji kalau Tuhan Yesus itu Immanuel, Allah beserta kita. Sepertinya yang Paulus tuliskan dalam&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;u&gt;&lt;b&gt;Roma&amp;nbsp; 8: 35-38&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus?&lt;sup&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/sup&gt; Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut  sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan&lt;sup&gt; &lt;a href="http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Rm%208:35-39&amp;amp;tab=text#n1" id="n28153_full_1" name="v1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;a href="http://alkitab.sabda.org/verse.php?book=Rm&amp;amp;chapter=8&amp;amp;verse=37" name="37"&gt;&lt;span class="vref"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang,&lt;sup&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/sup&gt; oleh Dia yang telah mengasihi&lt;sup&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/sup&gt;  kita.&lt;a href="http://alkitab.sabda.org/verse.php?book=Rm&amp;amp;chapter=8&amp;amp;verse=38" name="38"&gt;&lt;span class="vref"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat,  maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan  datang,&lt;sup&gt; &lt;/sup&gt;&lt;a href="http://alkitab.sabda.org/verse.php?book=Rm&amp;amp;chapter=8&amp;amp;verse=39" name="39"&gt;&lt;span class="vref"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;atau kuasa-kuasa,&lt;sup&gt;&amp;nbsp;&lt;/sup&gt; baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah,&lt;sup&gt;&amp;nbsp;&lt;/sup&gt; yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita&lt;sup&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Rm%208:35-39&amp;amp;tab=text#n2" id="n28156_full_1" name="v2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/i&gt;&lt;sup&gt; &lt;/sup&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin saat ini cuaca memang buruk , pergumulan menggunung, keraguan meyeruak, kondisi berubah tapi ingatlah bahwa Tuhan Yesus tidak berubah. Dia adalah tetap Immanuel, Allah yang ada dan Allah yang menanti kita untuk datang mencariNya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Selamat Natal&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2651411451497780934?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2651411451497780934/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2651411451497780934' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2651411451497780934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2651411451497780934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/12/akhirnya-aku-merasakan-natal.html' title='Akhirnya aku merasakan natal'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-4711549623317611329</id><published>2010-12-21T15:07:00.003+07:00</published><updated>2011-03-18T09:50:28.308+07:00</updated><title type='text'>Soothing song in hectic day</title><content type='html'>This i s very&amp;nbsp; bad day, started with trouble in internet connection, unfinished job that left by my friend (she is taking a day off), busy and no one came to help .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Before I m going to crying or stress, I decided to run a while from this stressful moment so i turned on my music player and begin to listen one track from Wawan Yap Christmas Album&amp;nbsp; and&amp;nbsp; I found this song :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat untuk Sahabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Malam Natal ini , telah aku tuliskan&lt;br /&gt;Sepucuk suratku untukmu sahabatku&lt;br /&gt;Tak hanya impianku dan anganku sendiri&lt;br /&gt;Kutulis apa yang dunia ini perlukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia perlu kedamaian&lt;br /&gt;Tak ada lagi perpecahan&lt;br /&gt;Yang ada hanya kasih dan sayang&lt;br /&gt;Yang mengalir sepanjang masa&lt;br /&gt;Tiada lagi kesukaran&lt;br /&gt;Tiada lagi kesedihan&lt;br /&gt;hanya untaian senyum dan tawa&lt;br /&gt;Yang menghiasi dunia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I dont know why? but this song really calm my day. May be because of&amp;nbsp; the music and&amp;nbsp; a nice vocal from Wawan Yap&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-4711549623317611329?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/4711549623317611329/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=4711549623317611329' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4711549623317611329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4711549623317611329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/12/soothing-song-in-hectic-day.html' title='Soothing song in hectic day'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-7496531552858701347</id><published>2010-12-17T08:15:00.001+07:00</published><updated>2010-12-17T08:33:38.913+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;Yusuf&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tak ada satu pun hal&amp;nbsp; terjadi dalam hidup ini sebagai kebetulan. Setiap hal yang terjadi dalam hidup kita merupakan rangkaian kisah yang terjalin sempurna untuk membawa kita kepada akhir yang indah dan hidupku adalah salah satu buktinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;Namaku Yusuf, nama yang berarti Tuhan akan menambahkan. Aku merupakan anak&amp;nbsp; pertama dari pasangan Yakub dan Rahel. Sejak kecil aku sangat dekat dengan ayahku bahkan aku adalah salah satu anak kesayangannya. Buktinya &amp;nbsp;ayah memberikanku sebuah jubah berwarna warni lengan panjang yang sangat&amp;nbsp; indah dan aku suka sekali mengenakannya kemana pun aku pergi , anehnya sejak aku menerima jubah itu , abang-abangku mulai berlaku tidak ramah, mereka mulai berbicara kasar kepadaku. &amp;nbsp;Suatu kali aku bermimpi , beginilah isi mimpi itu; ketika aku dan abang-abangku sedang bekerja mengikat gandum di ladang, tiba-tiba gandum yang kubawa&amp;nbsp;&amp;nbsp; berdiri tapi anehnya gandum abang-abangku justry sujud menyembah kepada gandumku, ketika kuceritakan mimpiku ini kepada mereka, yang terjadi adalah mereka menjadi marah dan menuduhku telah berlaku sombong. Tidak lama kemudian aku bermimpi lagi, kali ini aku melihat matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah kepadaku. Aku pun kembali menceritakan mimpi ini kepada abang-abangku dan rupanya hal ini membuat mereka semakin tidak menyukaiku. Sejak saat itu sulit sekali berbicara dengan mereka , mereka bahkan tidak mau makan bersama-sama dengan diriku. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Suatu&amp;nbsp; ketika abang-abang ku membawa kawanan ternak kami untuk merumput di daerah Sichem dan tidak kembali untuk beberapa hari lamanya, hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran di hati ayah karena&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bang Simeon dan Bang Lewi membantai setiap lelaki di kota itu sebagai upaya balas dendam ketika &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;orang Sichem menodai saudara kami Dina,&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt; jadi wajar saja kalau ayah takut penduduk kota itu ingin membalas dendam kepada kami&amp;nbsp; oleh karenanya saat ayah memintaku untuk mencari tahu kabar abang-abangku, aku tidak ragu untuk segera menyusul abang-abangku ke sana namun sesampainya aku di sana aku tidak dapat menemukan mereka, untungnya Tuhan mempertemukan aku dengan seorang pria yang mengabarkan&amp;nbsp; bahwa abang-abangku telah pergi ke daerah Dothan jadi tanpa membuang waktu lagi aku pun segera menyusul mereka ke Dothan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seperti yang sudah kuduga sebelumnya, abang-abangku tidak menyambutku dengan hangat yang terjadi malah mereka merampas jubahku kemudian mengikatku dan melemparkan aku ke dalam sumur. Berkali-kali aku menangis dan meminta maaf, aku berharap mereka akan iba dan mau melepaskanku. Rupanya usahaku itu sia-sia saja karena mereka tetap tidak bergeming malah tetap sibuk dengan makan siang mereka. Di tengah keputusasaanku , tiba-tiba salah satu abangku mengulurkan tali dan menarikku keluar dari sumur. Dalam hati aku bersyukur karena berpikir mereka kasihan dan mau memaafkanku, ternyata dugaanku itu salah. Yang terjadi adalah mereka menjualku ke rombongan pedagang Midian yang sedang lewat di daerah itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Aku kecewa dan sedih, kecewa karena tidak pernah terpikirkan olehku kalau saudara yang satu ayah denganku tega menjualku, sedih karena mungkin aku tidak akan pernah berjumpa lagi dengan Ayah dan adikku Benyamin. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah 10 hari lamanya kawanan pedagang Ismael ini berjalan, akhirnya sampailah kami di sebuah negeri asing, konon nama negeri ini adalah Mesir. Orang di negeri ini sangat berbeda dengan orang-orang yang biasa aku temui, mereka bahkan menggunakan bahasa yang tidak kumengerti dan yang paling tidak kusangka adalah ternyata rombongan pedagang Ismael ini menjual aku kepada seorang perwira raja di Mesir&amp;nbsp; yang bernama Potifar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tuan Potifar membawaku ke rumahnya, sebuah rumah besar dengan&amp;nbsp; banyak kebun dan disinilah aku akan tinggal. Di rumah ini aku bekerja sebagai pembantu rumah tangga, tugas- tugasku antara lain membersihkan perkakas dalam rumah, membantu menyiapkan makanan dan terkadang merawat kebun dan ternak milik Tuan Potifar. Masa-masa awal aku tinggal di Mesir merupakan masa-masa yang berat, bagaimana tidak? Aku terpisah dari keluarga dan sendirian di sebuah negeri asing. Di masa-masa kelam ini , doa menjadi salah satu pelipur laraku. Dalam doa aku menemukan kekuatan dan penghiburan karena kutahu Dia yang telah menunjukkan mimpi kepadaku akan selalu menjagaku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tuan Potifar merupakan seorang majikan yang baik, dia tidak pernah memaksaku menyembah dewanya bahkan dia memberikan kesempatan kepadaku untuk belajar berbagai macam pengetahuan. Sebagai balasannya aku pun selalu berusaha bekerja dengan giat dan sungguh-sungguh lagipula aku yakin Tuhan juga tidak akan suka kalau aku bermalas-malasan. Rupanya penyertaan Tuhan memang sempurna dalam hidupku, keterampilanku dalam mengurus ternak dan kebun dan kerajinan diriku rupanya mengesankan hati tuan Potifar sehingga ia memberikan kepercayaan kepadaku untuk menjadi kepala rumah tangganya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketika aku mulai menikmati hidupku disini ternyata masalah kembali datang menghadang. Entah mengapa nyonya sering mengajakku tidur bersama dan tentu saja permintaanya itu selalu kutolak, bagaimana mungkin aku bisa mengkhianati kepercayaan Tuan Potifar , disamping itu aku tidak mau melakukan dosa dihadapan Tuhan. Rupanya penolakkan demi penolakkanku ini membuat nyonya sakit hati sehingga suatu kali&amp;nbsp; ia menuduhku hendak menodainya, tak ayal lagi hal itu membangkitkan murka tuan Potifar sehingga aku dimasukkan ke dalam penjara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lagi-lagi hidupku terpuruk, sebuah fitnah telah menghancurkan kehidupan yang perlahan sedang kutata. Untungnya di tengah situasi seperti ini , aku sangat yakin Tuhan masih turut campur dalam perkaraku, sepertinya Tuan Potifar tidak sepenuhnya percaya dengan penuturan istrinya sehingga aku yang seharusnya mendapatkan hukuman mati malah hanya menjalani hukuman bekerja di penjara. Selain itu Tuhan juga membuat kepala penjara berkenan kepada diriku sehingga aku dipercayakan semua pekerjaan pengaturan di penjara. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di penjara ini aku berkesempatan bertemu dua orang pegawai kepercayaan Raja yang sedang dihukum , mereka adalah juru roti dan juru minum raja. Suatu kali keduanya bermimpi dan memintaku mengartikan mimpi mereka.&amp;nbsp; Atas kebaikkan Tuhan aku berhasil mengartikan mimpi mereka yang mana arti dari mimpi itu membuat Juru minuman diampuni dan dibebaskan sedangkan juru roti tetap dihukum atas kesalahannya. Aku teringat aku telah meminta juru minuman mengingat diriku jika ia sudah keluar dari penjara tapi rupanya manusia memang mudah melupakan janjinya sehingga setelah sekian lama waktu berselang, aku tidak kunjung mendapat kabar baik tentang kebebasanku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jalan dan waktu Tuhan memang tidak terselami. Setelah dua tahun lamanya aku menunggu akhirnya aku mendapat berita tentang kebebasanku . Aku dibebaskan karena juru minuman menyampaikan perihalku kepada Raja.&amp;nbsp; Konon kabarnya Raja bermimpi namun tak satu pun ahli sihir dan orang berilmu di Mesir yang dapat menafsirkan mimpi itu oleh karena itu Raja membebaskanku dengan harapan dapat membantunya menafsirkan mimpi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam mimpinya Raja melihat tujuh sapi yang gemuk-gemuk keluar dari sungai Nil dan merumput disekitar sungai lalu tiba-tiba saja muncul sapi-sapi kurus yang akhirnya memakan sapi-sapi yang gemuk tadi. Selain itu dalam mimpi yang lain Raja melihat tujuh bulir gandum yang berisi dan masak-masak tumbuh dalam satu tangkai kemudian tumbuh pula tujuh bulir yang kurus dan kerut yang kemudian memakan tujuh bulir yang gemuk tadi. Setelah mendengar penuturan Raja tentang mimpinya , aku mengatakan kepada Raja bahwa mimpinya itu merupakan pertanda dari Tuhan bahwa akan datang tujuh tahun kelimpahan pangan di Mesir yang kemudian akan diikuti oleh tujuh tahun masa kelaparan dan karena itu hendaklah raja mengabil langkah bijaksana untuk mempersiapkan diri memasuki masa kelaparan. Aku menyarankan agar raja menunjuk seorang yang cukup bijaksana untuk mengantisipasi bahaya kelaparan yang mengancam seluruh rakyat. Aku juga menyarankan agar selama masa kelimpahan pangan, rakyat menyisihkan 1/5 dari hasil panennya untuk dikumpulkan pada lumbung raja sehingga ketika masa kelaparan datang, rakyat sudah memiliki persediaan makanan yang cukup. Ternyata ideku ini dipandang baik oleh Raja bahkan lebih daripada itu Raja menganggapku adalah orang yang layak untuk diserahi tanggung jawab mengatur strategi kesiapan ketahanan pangan ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sungguh luar biasa kebaikkan Tuhan dalam hidupku, aku, Yusuf seorang Ibrani diangkat menjadi gubernur, orang kepercayaan Raja. Aku diakui sebagai bagian dari warga Mesir dan diberikan&amp;nbsp; sebuah nama Zapnath Paaneah, tidak hanya itu raja juga memberikan &amp;nbsp;kepadaku kalung emas, jubah baru, kendaraan bahkan seorang istri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam menjalani jabatanku ini, aku selalu berusaha memberikan yang terbaik dan sambil menjalankan tugasku ini, aku bersyukur kepada Tuhan yang pernah memberikan kesempatan kepadaku untuk mempelajari dasar-dasar manajemen ketika aku bekerja untuk Tuan Potifar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada masa tujuh tahun kelimpahan pangan ternyata Tuhan juga melimpahkan berkat yang lain kepada diriku, Asnath istriku melahirkan dua orang anak laki-laki. Anak pertama kuberi nama Manasye yang berarti Tuhan telah membuatku lupa akan segala penderitaanku dan kepada kaum keluarga ayahku. Yang kedua kuberi nama Efraim yang berarti Allah telah memberikan anak-anak kepadaku dalam masa kesukaranku. Dapat dikatakan inilah salah satu bukti pemeliharaan Tuhan yang sempurna dalam hidupku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akhirnya datanglah tujuh masa kelaparan yang dimimpikan Raja. Aku pun segera membuka lumbung-lumbung persediaan makanan yang telah kupersiapkan. Dikarenakan persediaan kami yang berkecukupan , aku bahkan dapat menjual persediaan makanan ini kepada penduduk wilayah lain yang terkena kelaparan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Betapa terkejutnya aku ketika suatu kali aku melihat abang-abangku ada diantara antrian orang yang hendak membeli makanan, mereka sudah &amp;nbsp;tidak mengenali diriku. Kuperhatikan wajah mereka satu per satu; Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda,Isakhar, Zebulon, Dan, Naftali, Asyer, Gad. Dalam hatiku aku bertanya-tanya mengapa hanya 10 orang, kemanakah adikku Benyamin? Memanfaatkan ketidaksadaran mereka akan diriku , aku mulai menanyakan latar belakang mereka dan aku pun mencoba mencari tahu kabar ayah dan Benjamin. Akhirnya aku memutuskan menahan Simeon sementara agar abang-abangku dapat pulang dan kembali dengan membawa Benjamin. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Situasi ini mengingatkanku akan mimpiku bertahun-tahun yang lampau, rupanya hal inilah yang Tuhan hendak sampaikan kepadaku. Akhirnya aku muali dapat memahami jalan yang Tuhan telah gariskan untukku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akhirnya hari kutunggu tiba, abang-abangku datang dengan Benyamin. Aku sangat bersyukur karena Tuhan menjaga adikku tersayang dalam pemeliharaanNya yang sempurna. Kini dihadapanku terkumpullah semua saudara-saudaraku, dan aku mulai memikirkan cara yang tepat untuk menunjukkan diriku kepada mereka. Aku pun mengundang mereka makan di rumahku, kuperhatikan wajah mereka satu per satu, dan menjelang kepulangan mereka aku membekali mereka dengan makanan, uang dan pakaian , hanya saja&amp;nbsp; aku meletakkan piala perakku dalam tas Benyamin. Tak lama setelah mereka cukup jauh berjalan, aku meminta pengawal-pengawalku mengejar mereka. Kuminta pengawalku mengatakan kepada mereka bahwa orang yang didalam kantungnya kedapatan piala perakku maka orang itu harus tinggal dan menjadi budakku dan akhirnya seperti yang sudah direncanakan , piala itu ditemukan di kantung Benyamin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebenarnya aku tidak bermaksud mempermainkan abang-abangku hanya saja aku harus menguji bagaimanakah mereka memperlakukan Benyamin selama aku tidak ada dan akhirnya aku mendapatkan bukti kalau mereka menjaga dan mengasihinya. Ketika aku hendak mengambil Benyamin, Bang Yehuda memberikan pembelaan untuk Benyamin dan rela mengorbankan dirinya menggantikan Benyamin. Ternyata Tuhan memang telah membuat mereka menyadari kesalahan mereka dan mengubahkan mereka menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik, ya, memang sudah seharusnya begitu, waktu harus membuat kita menjadi seseorang yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akhirnya karena rasa terharu dan rasa rindu yang tak tertahan , aku memperkenalkan diriku kepada mereka. Aku menangis dan memeluk mereka satu per satu karena aku sangat rindu kepada mereka. Aku juga menenangkan hati mereka, kukatakan kalau mereka hanya alat Tuhan untuk mempersiapkan keselamatan kaum keluarga kami pada saat masa kelaparan ini datang. Kemurahan Tuhan tidak hanya sampai disitu, Raja yang mengetahui kedatangan saudara-saudaraku, turut senang dan memberikan bekal perjalanan bagi saudara-sauadaraku sehingga mereka dapat membawa ayah kami dan keluarga mereka untuk tinggal di sini dekat dengan diriku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Setelah ayahku datang, kaum keluarga kami diberikan raja kesempatan untuk tinggal di tanah Gosyen dan itu merupakan suatu keuntungan bagi keluargaku karena tanah tersebut merupakan tanah yang terbaik diseluruh Mesir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dibuang, Dijual, Difitnah, Dijebloskan ke penjara semuanya pernah kualami namun pada akhirnya aku sangat diberkati, seorang Ibrani yang menjadi gubernur Mesir dan pegawai kesayangan Raja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jadi saat&amp;nbsp; kau mengalami situasi buruk , saat kau mulai putus asa, ingatlah akan kisahku ini. Aku telah menyaksikan penyertaanNya yang sempurna. Tidak ada satu pun yang terjadi secara kebetulan, semuanya dirancangkan indah oleh Tuhan untuk kebaikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-7496531552858701347?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/7496531552858701347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=7496531552858701347' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7496531552858701347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7496531552858701347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/12/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html' title=''/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-8502204533275435743</id><published>2010-11-18T08:46:00.002+07:00</published><updated>2010-11-18T10:02:27.286+07:00</updated><title type='text'>Tenanglah jiwaku (It is well my soul)</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa bulan terakhir&amp;nbsp; adalah&amp;nbsp; bulan-bulan&amp;nbsp; dimana aku merasakan kekelaman. Aku berhenti membaca alkitab, aku bingung bagaimana harus bedoa, aku mencari-cari namun entah kenapa Engkau tampak hilang dari hidupku hingga sampai sabtu lalu aku memohon padaMu Tuhan, tunjukkanlah diriMu supaya aku yakin kalau aku tidak ditinggalkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya hari Minggu kemarin aku&amp;nbsp; mendapatkan sedikit&amp;nbsp; jawaban atas kekalutan hidupku. Jawaban itu adalah sebuah kalimat sederhana namun sangat menghibur ,&lt;b&gt;&lt;i&gt; It is well with my soul&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minggu&amp;nbsp; itu &lt;i&gt;It is well&amp;nbsp; with my soul &lt;/i&gt;merupakan tema khotbah yang ditetapkan oleh sinode gereja dan bacaan firman yang melandasi&amp;nbsp; tema tersebut adalah Mazmur 42:1-11. Tidak seperti kebanyakkan Mazmur yang&amp;nbsp; berisi pujian kegembiraan dan pengangungan, Mazmur 42 ini merupakan Mazmur kesedihan (tangisan kepada Tuhan). Namun jika kita simak baik-baik ternyata Mazmur ini adalah Mazmur luar biasa menguatkan. Dikatakan Mazmur ini ditulis ketika pemazmur sedang mengalami kesedihan dan kefrustrasian bahkan dalam beberapa tafsiran tentang Mazmur ini dikatakan bahwa kemungkinan besar mazmur tersebut ditulis ketika pemazmur sedang mengalami &lt;i&gt;dark night of the&amp;nbsp; soul&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sulit bagiku menjelaskan konsep dark night of the soul ini karena sejujurnya aku juga tidak mengerti apa sebenarnya arti dari istilah ini&amp;nbsp; tetapi gambaran umumnya kira-kira begini dark night of the soul merupakan kondisi&amp;nbsp; ketika kita tidak dapat merasakan kehadiran Tuhan. Tuhan seolah hilang dari hidup kita dan hal tersebut biasanya dialami oleh orang-orang yang justru terbiasa hidup dekat dengan Tuhan. Sedih bukan? ketika taat yang kita dapatkan bukanlah kehadiranNya tapi keabsenanNya dalam&amp;nbsp; hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya pengalaman dark night of the soul ini lah yang membuat Mazmur 42 begitu menguatkan. Ketika si pemazmur berduka dia tidak berkubang dan terjerumus dalam kefrustrasian yang berkepanjangan sebaliknya ia membawa dukanya itu&amp;nbsp; dalam doa dan dalam keputusasaanya dia tetap dapat berkata: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;mengapa engkau gelisah jiwaku dan tertekan hatiku? tapi hal ini tidak berhenti disitu , daripada berputusasa dan menolak Tuhan , si pemazmur justru mengatakan berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepadaNya, Penolongku dan Allahku.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Ungkapan pemazmur ini merupakan pernyataan iman yang sangat teguh bagaimana tetap percaya akan kebaikkan dan kasih Bapa meskipun kita tidak sedang merasakannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kondisiku saat ini, saat aku sendiri tidak yakin apa yang sedang kurasakan ? (mungkin aku hanya sedang merasakan kelelahan akan hidupku, ketika hidup berjalan tidak mulus dan mungkin karenanya aku pun lari dari Tuhan) . Disaat -saat seperti ini&amp;nbsp; aku sangat berharap aku tetap dapat&amp;nbsp; berkata it is well with my soul ( Tuhan , meskipun sepertinya hidup ini berjalan diluar kendaliku , setidaknya aku tetap bisa berkata tenanglah ika, Tuhan masih berkuasa atas hidupmu kok).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-8502204533275435743?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/8502204533275435743/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=8502204533275435743' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8502204533275435743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8502204533275435743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/11/tenanglah-jiwaku-it-is-well-my-soul.html' title='Tenanglah jiwaku (It is well my soul)'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-7995134838969270607</id><published>2010-10-28T16:28:00.005+07:00</published><updated>2010-10-28T16:42:56.109+07:00</updated><title type='text'>Kebijaksanaan  sehari-hari</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku pernah membaca di sebuah kartun strip sebuah kalimat&amp;nbsp; yang mengatakan bahwa terkadang pelajaran paling berharga dalam&amp;nbsp; hidup ini tidak didapat dari sekolah, buku atau kursus-kursus tapi&amp;nbsp; kita dapat dari pengalaman hidup sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harus diakui, kalimat dari&amp;nbsp; kartun tersebut ada benarnya. Sebodoh-bodohnya seseorang pasti pada suatu&amp;nbsp; titik ia akan belajar dari kesalahannya&amp;nbsp; dan dari situlah terkadang muncul kebijaksaan-kebijaksanaan sehari-hari. Hal ini sudah kubuktikan sendiri, belakangan ini aku sedang gandrung menghadari wawancara pekerjaan (meskipun hingga saat ini belum juga&amp;nbsp; menemukan tempat yang cocok)&amp;nbsp; dan entah mengapa&amp;nbsp; aku&amp;nbsp; justru menikmati&amp;nbsp; proses tersebut, obrolan dengan beberapa&amp;nbsp; HRD&amp;nbsp; tersebut nyatanya telah memperkaya duniaku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah suatu kali, seorang HRD di perusahaan importir wine menanyakan padaku apa sih artinya bekerja sebagai sekretaris?&amp;nbsp; dari diri Bapak itu, aku belajar bahwa salah satu trait utama yang harus dimiliki seseorang sekretaris adalah karakter &lt;i&gt;trustworthy&lt;/i&gt;. Diakui atau tidak seorang sekretaris memang perpanjangan&amp;nbsp; tangan atasannya, semua informasi biasanya melalui sekretaris sebelum akhirnya berada ditangan si&amp;nbsp; bos jadi memang wajar saja kalau pada akhirnya orang-orang suka mengorek informasi dari seorang sekretaris. Sayangnya kadang-kadang karena satu&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; lain hal, sekretaris suka tidak sengaja mengeluarkan informasi yang seharusnya tidak ia keluarkan maka untuk itulah menjadi sekretaris juga diperlukan hikmat untuk bijaksana&amp;nbsp; dalam menyikapi pertanyaan-pertanyaan seputar perusahaan. Keahlian untuk menyimpan dan mengelola informasi inilah yang akan menolong para sekretaris untuk menjadi seorang yang &lt;i&gt;trustworthy.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Obrolan kedua yang berkesan bagiku adalah ketika aku diwawancarai seoarang Ibu yang merupakan direktur di sebuah anak perusahaan sebuah perusahaan besar, yang menarik adalah latar belakang pekerjaan Ibu ini dulunya adalah seorang sekretaris. Ibu ini menjelaskan padaku bahwa ketika seorang sekretaris tidak pernah menyerah untuk belajar maka pada akhirnya seorang sekretaris sekalipun bisa memiliki jenjang karier yang baik. Pengalaman Ibu ini sangat menginspirasi&amp;nbsp; bukan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Obrolan ketiga yang berkesan, ku dapatkan hari ini. Wawancara kerja yang kujalani hari ini lebih mirip sesi curhat antara seorang HRD dengan seorang sekretaris yang tertekan. Entah kenapa Bapak itu berhasil membuatku berkaca-kaca selama wawancara , ada satu nasihat Bapak itu yang menguatkanku. Dia berkata sebagai seorang karyawan kita dituntut untuk memiliki integritas , jangan berusaha mengubah orang lain sesuai standar kita karena itu biasanya gagal jadi berikan saja yang terbaik dari kita. Toh pada akhirnya kita bekerja&amp;nbsp; bukan hanya&amp;nbsp; untuk perusahaan tapi juga untuk Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang-orang ini bukanlah para filsuf, bukan juga dosen atau pengajar , mereka hanyalah orang-orang umum yang telah belajar dari pengalaman dan apa yang mereka bagikan kepadaku merupakan bentuk-bentuk sederhana dari kebijakkan dalam menjalani sebuah profesi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengalaman perbincanganku dengan orang-orang ini membuatku teringat akan sebuah mazmur yang ditulis oleh Musa. Dalam Mazmur 90: 12 dikatakan: " Ajarlah kami menghitung hari-hari kami yang sedemikian&amp;nbsp; sehingga kami beroleh hati yang bijaksana". Apa yang&amp;nbsp; dituliskan Musa ini selalu mengingatku untuk mengambil hikmah dari hari-hari yang kujalani, jangan biarkan hari-hari kita berlalu begitu saja, jadikan setiap hari sebuah pelajaran yang berharga sehingga hari-hari hidup kita dapat menjadi alat Tuhan untuk membentuk kita semakin bijak, semakin dewasa di dalam menyikapi kehidupan ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-7995134838969270607?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/7995134838969270607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=7995134838969270607' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7995134838969270607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7995134838969270607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/10/kebijaksanaan-sehari-hari.html' title='Kebijaksanaan  sehari-hari'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-6034552704876278086</id><published>2010-10-22T16:18:00.001+07:00</published><updated>2010-10-22T16:19:54.519+07:00</updated><title type='text'>Mau jadi apa 5 tahun ke depan?</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini aku sedang rajin-rajinnya menghadari wawancara kerja disana sini, biasanya dalam sesi wawancara para pewawancara&amp;nbsp; selalu bertanya ; "Apa rencanamu 5 tahun dari&amp;nbsp; sekarang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau boleh jujur ,&amp;nbsp; sebenarnya saat pertanyaan seperti&amp;nbsp; itu muncul aku&amp;nbsp; selalu&amp;nbsp; bingung memikirkan jawabannya. Aku ini bukan seorang yang visioner , aku hanya seorang yang seadanya. Bukan berarti aku&amp;nbsp; tidak peduli dengan masa depan hanya saja aku lebih memilih untuk menjalani apa yang ada sekarang. Setelah kupikir-kupikir memang ada baiknya jika aku mulai memikirkan rencana&amp;nbsp; ke depan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setelah perenungan yang cukup mendalam aku ternyata memiliki beberapa skenario untuk 5&amp;nbsp; tahun mendatang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jika memungkinkan aku ingin membuat usaha penitipan anak, alasannya sederhana membantu para wanita bekerja untuk mendidik anak mereka di dalam Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Aku ingin membuat kedai buku . Di Kedai ini ,&amp;nbsp; pengunjung bisa membeli buku atau bisa juga sekedar membacanya dan supaya kegiatan membaca&amp;nbsp; terasa nyaman ,ruang kedai&amp;nbsp; akan dilengkapi dengan sudut untuk mendengarkan musik , dan sudut makanan ( disediakan air, teh, gula dan 1 snack gratis, dan untuk tambahan&amp;nbsp; penghasilan ada juga menu2&amp;nbsp; yang dijual)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Aku menjadi pekerja profesional yang mampu mengaplikasikan seluruh pengetahuan yang kudapat melalui pendidikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kayaknya untuk sementara begitu saja dulu , nanti akan kupikir-pikir lagi alternatif lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-6034552704876278086?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/6034552704876278086/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=6034552704876278086' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6034552704876278086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6034552704876278086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/10/mau-jadi-apa-5-tahun-ke-depan.html' title='Mau jadi apa 5 tahun ke depan?'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-9051151493056192438</id><published>2010-10-20T10:05:00.001+07:00</published><updated>2010-10-20T10:15:49.980+07:00</updated><title type='text'>Mama</title><content type='html'>Hari ini mamaku berulang tahun dan tulisan ini aku buat sebagai ungkapan rasa sayangku untuk mama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang aku berharap aku dilahirkan dengan pembawaan yang ceria dan penuh semangat, aku berharap aku adalah gadis yang spontan sehingga aku mudah menunjukkan kalau aku sayang atau peduli dengan orang-orang di sekitarku. Kenyataannya adalah aku seorang yang sangat kaku dan terlalu cool dan efek sampingnya sulit rasanya bagiku untuk menunjukkan perasaanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya pagi ini , aku bangun lalu memeluk mamaku dan dengan nada yang ceria mencium pipinya dan memeluknya erat-erat&amp;nbsp; tapi yang terjadi adalah aku hanya mencium pipinya dan mengatakan; "Ma, selamat ulang tahun ya!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hatiku, aku mengutuk diriku, kenapa yah tidak dapat menjadi orang yang hangat :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku punya kebiasaan aneh sehubungan dengan mamaku. Entah mengapa aku seringkali menangis kalau aku memikirkan mama. Bukan karena mama jauh dariku&amp;nbsp; tapi semata-mata karena rasanya aku nggak bisa hidup tanpa mama.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat aku masih kecil, aku sering kali berpikir aku anak tirinya mama. Rasanya mama paling bersikap keras terhadap diriku, saat aku menginjak remaja, aku juga pernah kesal dengan mama karena kupikir mama kok mudah sekali menyerah namun kini seiring dengan pertambahan usiaku aku semakin memahami mamaku.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu aku kecil, mama bersikap keras padaku bukan karena mama tidak sayang tapi karena mama repot, mengurus tiga anak yang usianya&amp;nbsp; berdekatan sekaligus tanpa pembantu, dan sudah sewajarnya aku sebagai anak pertama membantu meringankan bebannya. Ketika aku remaja, mamaku sakit dan hal itu bukan berarti dia menyerah, siapa sih orang yang mau sakit? dan kalau- kuingat-ingat, mama adalah orang yang senantiasa berjuang uang biaya sekolahku, menjual apa yang dimilikinya, menahan rasa malunya supaya aku dapat bersekolah, dan kalau kuhitung-hitung rasanya banyak sekali kebaikkan yang mama lakukan untukku.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kini aku semakin menyadari bahwa mamaku sungguh-sungguh pribadi yang unik. Dia ceria dan&amp;nbsp; bersemangat bahkan terkadang terlalu cerewet&amp;nbsp; tapi itulah sisi luarnya yang terlihat.&amp;nbsp; Jauh lebih dari itu ,mamaku sangat baik dan penuh kasih. Berkali-kali mama sering kali beradu mulut dengan daddy, tapi toh kenyataannya mama tidak pernah meninggalkan daddy dan kesabaran mama terhadap nenekku yang cerewet dan bossy patut diacungi jempol.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kata orang anak yang tidak disusui Ibunya&amp;nbsp; akan tidak memiliki ikatan batin dengan ibunya&amp;nbsp; dan aku memastikan bahwa pernyataan seperti itu adalah pernyataan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Akulah bukti dari ketidakbenaran pernyataan itu., karena alasan kesehatan , mama tidak memberikan ASI kepada anak-anaknya dan meskipun aku tidak mengecap rasa ASI , aku sangat yakin aku memiliki ikatan yang kuat dengan mama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belakangan ini aku&amp;nbsp; tahu ada beberapa hal yang mengganggu pikiran mama, mama memang tidak pernah mengatakannya kepada kami&amp;nbsp; anak-anaknya tapi aku dapat merasakannya dan aku berdoa&amp;nbsp; semoga Tuhan memberikan kuwaktu untuk mengerjakan bagianku untuk membahagiakan mama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu hal yang pasti, mama adalah orang yang menginspirasiku , dia adalah pahlawan tanpa tanda jasa&amp;nbsp; bagiku, mama adalah alasanku bermimpi untuk menjadi seorang ibu yang baik suatu hari nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;She used to be my only enemy and never let me free,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; Catching me in places that I know I shouldn't be,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; Every other day I crossed the line,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; I didn't mean to be so bad,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; I never thought you would&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; become the friend I never had.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;Back then I didn't know why,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; why you were misunderstood,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; So now I see through your eyes,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; all that you did was love,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; Mama I love you, Mama I care,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; Mama I love you, Mama my friend,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; You're My friend.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;I didn't want to hear it then but&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; I'm not ashamed to say it now,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; Every little thing you&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; said and did was right for me,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; I had a lot of time to think about,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; about the way I used to be,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; Never had a sense of my responsibility.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;Back then I didn't know why,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; why you were misunderstood,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; So now I see through your eyes,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; all that you did was love,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; Mama I love you, Mama I care,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; Mama I love you, Mama my friend,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; You're My friend.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;But now I'm sure I know why,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; why you were misunderstood,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; So now I see through your eyes,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; all all I can give you is love,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; Mama I love you, Mama I care,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; Mama I love you, Mama my friend,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; You're My friend.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;Mama I love you, Mama I care,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; Mama I love you, Mama my friend,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: purple;" /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; You're my friend.  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: purple; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-9051151493056192438?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/9051151493056192438/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=9051151493056192438' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/9051151493056192438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/9051151493056192438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/10/mama.html' title='Mama'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-34743636807714438</id><published>2010-09-16T14:22:00.000+07:00</published><updated>2010-09-16T14:22:23.137+07:00</updated><title type='text'>Dejavu</title><content type='html'>Berdasarkan defenisi yang tertulis di wikipedia Dejavu merupakan frasa Perancis yang berarti pernah lihat&amp;nbsp; atau dengan kata lain Dejavu sering juga diartikan sebagai mengalami pengalaman yang pernah juga dirasakan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan inilah yang sedang kualami hari-hari belakangan ini. kalau kuingat-ingat kondisinya hampir sama. Sendirian menjalankan tugas di kantor, menghibur diri dengan menonton drama korea online. Situasi yang mirip dengan kondisi 4 tahun lalu&amp;nbsp; , ketika aku baru saja&amp;nbsp; masuk diperusahaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin aku mengikuti acara halal bihalal divisi engineering. Di acara itu salah satu dari rekan kerja di divisi engineering mengatakan, biasanya kalau kumpul-kumpul makan merupakan pertanda salah satu karyawan akan pergi ke tempat kerja baru. Ketika mendengar hal itu, dalam hatiku aku sungguh-sungguh berharap tahun depan akan muncul harapan baru di tempat kerja baru bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat tahun lalu aku datang ke sini sebagai pegawai baru untuk menggantikan posisi sekretaris yang kosong. Kala itu kedua sekretaris atasanku akan meninggalkan kantor dikarenakan pekerjaan baru dan cuti melahirkan. Kalau memang hidup itu layaknya sebuah siklus yang berulang mungkin tahun depan hal itu akan berulang, posisi kedua sekretaris dikantor ini akan&amp;nbsp; kosong. Yang satu mendapat pekerjaan baru dan yang satu cuti melahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan peramal, aku tidak tahu tentang masa depan, tapi aku berharap dejavu yang kurasakan sungguh-sungguh terjadi. well just wait and see :)&amp;nbsp;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-34743636807714438?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/34743636807714438/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=34743636807714438' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/34743636807714438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/34743636807714438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/09/dejavu.html' title='Dejavu'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1642180159008817638</id><published>2010-09-16T07:59:00.004+07:00</published><updated>2010-09-16T09:07:22.972+07:00</updated><title type='text'>Hati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Apakah hati itu?&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Terkadang ia selembut kapas namun ada kalanya ia sekeras batu. Terkadang dia bagai rumah kosong yang menanti untuk diisi namun ada kalanya ia bagai benteng tinggi yang tidak dapat ditembus.&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ada sebuah kisah menarik tentang hati yang sempurna. Kisahnya secara singkat seperti &amp;nbsp;ini:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Alkisah ada seorang pemuda yang&amp;nbsp; memamerkan &amp;nbsp;hatinya. Pemuda ini mengatakan&amp;nbsp; bahwa hatinya merupakan hati yang paling indah, utuh dan &amp;nbsp;berwarna segar, tentu saja hal ini mengundang perhatian orang -orang &amp;nbsp;untuk mengagumi &amp;nbsp;hati pemuda itu &amp;nbsp;tapi tiba-tiba datanglah seorang kakek,&amp;nbsp; kakek itu berkata meskipun hati &amp;nbsp;si pemuda itu &amp;nbsp;bagus , si kakek tidak akan menukar hatinya dengan hati pemuda itu. Hal itu tentu saja membuat si &amp;nbsp;pemuda penasaran, sebagus apa sih hati si kakek? Ternyata kenyataannya diluar dugaan, hati si kakek itu penuh tambalan dan bahkan beberapa bagiannya bolong.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Kakek, aneh ya? dilihat dari sisi manapun jelas-jelas bagusan hatiku daripada hati kakek, lihat deh, udah warna nggak segar, ada bolong disana sini, terus sekalinya ditambel, tambelannya nggak jelas."&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Anak muda, tahukah kau berapa banyak orang yang telah datang dan pergi mengisi hatiku?" &amp;nbsp;Adakalanya aku &amp;nbsp;memberikan seluruh isi hatiku pada seseoarang, namun ia hanya membalasnseluruh hatiku dengan setengah hatinya, makanya&amp;nbsp; kekosongan hatiku hanya tertutup sedikit. Tak jarang pula ada &amp;nbsp;juga orang-orang yang datang, memberikan sedikit hatinya untuk menambal sisa-sisa kekosongan yang ada. Namun tak jarang pula, saat aku memberikan hatiku lagi,&amp;nbsp; orang yang menerimanya tidak membalasnya, makanya nih ada beberapa bagian yang bolong . Mereka yang biasanya tidak membalas memberikan hatinya adalah orang seperti kau anak muda, yang menyimpan hatinya rapat-rapat karena takut terluka"&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;Kisah ini merupakan salah satu kisah favoritku. Kisah manis sekaligus penuh kenyataan bahwa apa yang diilustrasikan di dalamnya merupakan salah satu kenyataan hidup. &amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Salah satu konsekuensi dari pertambahan usia adalah bertambahnya keterlibatan kita dalam kehidupan orang-orang. Sewaktu kita masih sangat kecil, lingkungan kita terbatas pada lingkaran &amp;nbsp;dalam kita (keluarga terdekat) kemudian &amp;nbsp;mulailah kita bersekolah, di tahap ini kita mulai mengenal orang-orang di luar keluarga kita,&amp;nbsp; dan asumsiku di saat kita menginjak usia 20-an , lingkaran hubungan kita pun seharusnya semakin membesar dan&amp;nbsp; dalam kurun waktu inilah kita belajar memberikan hati kita.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang mampu menjalani masa-masa ini dengan baik, mereka memberikan hati mereka pada teman; kekasih dan mendapatkan balasan yang setimpal namun sayangnya &amp;nbsp;ada pula orang-orang yang memberikan hati mereka namun tidak mendapat balasan yang setimpal&amp;nbsp; atau bahkan tidak terbalas. &amp;nbsp;maka bagi mereka yang mengalami &amp;nbsp;hal seperti ini cara mereka mengatasi hati mereka menjadi sangat penting.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Aku pernah menjadi salah satu dari orang yang memberikan hatiku namun tidak mendapatkan balasan yang setimpal hingga ada kala aku berdoa;"Tuhan, jadikanlah aku &amp;nbsp;orang yang tidak punya hati sehingga aku &amp;nbsp;tidak akan sakit." &amp;nbsp; tapi rupanya &amp;nbsp;aku beruntung karena hingga kini &amp;nbsp;Tuhan belum mengabulkannya. &amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1642180159008817638?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1642180159008817638/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1642180159008817638' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1642180159008817638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1642180159008817638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/09/hati.html' title='Hati'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-6908762696612120794</id><published>2010-09-07T12:57:00.001+07:00</published><updated>2010-09-07T13:04:07.237+07:00</updated><title type='text'>Lagi-Lagi tentang Pertemanan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;Teman bagiku adalah...&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Seseorang yang dengannya kau bisa menjadi dirimu sendiri, tanpa topeng dan kepalsuan.Kau akan selalu nyaman bersamanya karena kau tahu dia tetap akan menerimamu&amp;nbsp; meskipun kau sedikit retak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seseorang yang selalu dapat membuatmu merasa istimewa karena dia selalu punya waktu untukmu, dan tidak pernah menyamaratakanmu atau membuat kau&amp;nbsp; merasa sebagai cadangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seseorang yang memahamimu dan mengerti kalau terkadang kau pun manusia yang punya salah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kayaknya segitu dulu. Hal- hal ini sungguh-sungguh kurasakan karena aku memahaminya dari teman-teman istimewa yang Tuhan beri kepadaku. Mereka tidak selalu bersama denganku terkadang aku bahkan tidak menemui mereka selama berbulan-bulan tapi ketika aku bersama mereka, itu adalah salah satu waktu tebaik yang ada.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-6908762696612120794?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/6908762696612120794/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=6908762696612120794' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6908762696612120794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6908762696612120794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/09/lagi-lagi-tentang-pertemanan.html' title='Lagi-Lagi tentang Pertemanan'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1874245568845776739</id><published>2010-09-02T11:22:00.003+07:00</published><updated>2010-09-02T11:33:51.634+07:00</updated><title type='text'>Kutipan-Kutipan John Ortberg</title><content type='html'>&lt;b&gt;Kumpulan kutipan-kutipan John Ortberg yang kukutip dari sana sini:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;"The problem when I try harder is that I get fixated on my own heroic  efforts. I grow judgemental. I can't let this endure forever. So  instead of making vows about how my spiritual life will be perfectly  well organized until I die, I seek to surrender my will for just this  day.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;I look for small graces. I try to engage  in little acts of service. I pray briefly to accommodate my limited  attention span. I look for ways of being with God that I already enjoy. I  try to go for half an hour without complaining. I try to say something  encouraging to three people in a row. I put twenty dollars in my pocket  that I will give away during the day. I take a five-minute break to read  a page of great thoughts."&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;---John Ortberg, The Me I Want to Be&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;b&gt;Jesus ... associated with the outcasts; he spoke with them, touched them, ate with them, loved them.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;John&amp;nbsp; Ortberg, &lt;i&gt;Everybody's Normal Till You Get to Know Them&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;"To love someone is to desire and work toward their becoming the best  version of themselves.  The one person in all the universe who can do  this perfectly for you is God."   &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;—        &lt;a class="authorNameRegular" href="http://www.goodreads.com/author/quotes/7560.John_Ortberg_Jr_"&gt;John Ortberg Jr.&lt;/a&gt;          (&lt;a class="bookTitleRegular" href="http://www.goodreads.com/work/quotes/9372641"&gt;The Me I Want to Be: Becoming God's Best Version of You&lt;/a&gt;)&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;"Never worry alone.  When anxiety grabs my mind, it is  self-perpetuating.  Worrisome thoughts reproduce faster than rabbits, so  one of the most powerful ways to stop the spiral of worry is simply to  disclose my worry to a friend... The simple act of reassurance from  another human being [becomes] a tool of the Spirit to cast out fear --  because peace and fear are both contagious."   &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;—        &lt;a class="authorNameRegular" href="http://www.goodreads.com/author/quotes/7560.John_Ortberg_Jr_"&gt;John Ortberg Jr.&lt;/a&gt;          (&lt;a class="bookTitleRegular" href="http://www.goodreads.com/work/quotes/9372641"&gt;The Me I Want to Be)&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;"If you can't do great things, Mother Teresa used to say, do little  things with great love.  If you can't do them with great love, do them  with a little love.  If you can't do them with a little love, do them  anyway. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Love grows when people serve."   &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;—        &lt;a class="authorNameRegular" href="http://www.goodreads.com/author/quotes/7560.John_Ortberg_Jr_"&gt;John Ortberg Jr.&lt;/a&gt;          (&lt;a class="bookTitleRegular" href="http://www.goodreads.com/work/quotes/9372641"&gt;The Me I Want to Be: Becoming God's Best Version of You&lt;/a&gt;)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;I don’t want to miss the dance. I get hung up on  so many things in life, worrying about what I will never do or achieve  or have. But I don’t want to miss the dance. I want to love my spouse,  care for my kids, and give life to my friends. I want to do the work God  made me to do. I want to love God and the world he made. I want to do  my part to help it flourish, for my spiritual maturity is not measured  by following rules. “The me God made me to be” is measured by my  capacity to love. When we live in love, we flourish. That is the dance.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;– John Ortberg, The Me I want to Be&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1874245568845776739?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1874245568845776739/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1874245568845776739' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1874245568845776739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1874245568845776739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/09/kutipan-kutipan-john-ortberg.html' title='Kutipan-Kutipan John Ortberg'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-9147652383836415607</id><published>2010-07-21T09:00:00.002+07:00</published><updated>2010-11-23T15:09:56.560+07:00</updated><title type='text'>Tak ada yang Tertinggal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Ohana" means "family"&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Family" means "no one gets left behind"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah sepenggal kalimat dari Film Lilo dan Stitch dan entah mengapa kalimat Lilo ini mengingatkanku akan kisah Yusuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yusuf masih sangat muda, saudara-saudaranya membuangnya. Ia dijual ke seorang saudagar budak yang akhirnya membawanya ke Mesir. Kehidupannya di Mesir juga bukan kehidupan yang senantiasa mulus. Berkali-kali integritasnya diuji namun keteguhan imannya membuatnya bisa mencapai salah satu posisi tinggi di pemerintahan Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, tanpa diduga saudara-saudara yang dirindukannya muncul dihadapannya. Negeri yang&amp;nbsp; mereka tinggali ternyata tertimpa bencana kelaparan dan satu-satunya tempat yang menjual persediaan makanan hanyalah Mesir , tempat dimana Yusuf sedang bertugas untuk mengatur penjualan bahan pangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang coba bayangkan, apa yang sepantasnya Yusuf lakukan saat ia melihat saudara-saudaranya, yang telah tega membuangnya kini muncul untuk membeli bahan makanan? Jika kita harus mengalami situasi seperti Yusuf, apa yang akan kita lakukan? Rasanya&amp;nbsp; jika saat itu Yusuf marah adalah&amp;nbsp; maka kemarahan itu akan menjadi hal yang lumrah, toh saudara-saudara telah berlaku&amp;nbsp; jahat kepadanya&amp;nbsp; tetapi bukan itu yang dilakukannya ,sebaliknya ia justru merasakan&amp;nbsp; rindu yang sangat mendalam kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan pada saat&amp;nbsp; melihat saudara-saudaranya, Yusuf tidak segera memperkenalkan diri kepada mereka, malah ia agak terkesan sedikit melakukan permainan dengan mereka (Kej 42:7-35). Ketika Yusuf menahan Simeon dan meminta membawa Benyamin bukan dikarenakan ia ingin menghukum mereka tetapi hanya untuk memastikan semuanya saudaranya masih ada tanpa satu pun yang tertinggal.&amp;nbsp; Pada akhirnya ketika&amp;nbsp; Benyamin akhirnya datang&amp;nbsp; ,&amp;nbsp; Yusuf pun mengungkapkan dirinya kepada saudara-saudaramya. Akhirnya keluarga yang terpisah itu kembali berkumpul bersama lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga adalah ketika setiap anggotanya mendahulukan kepentingan anggota yang lain sehingga tidak ada satu pun yang tertinggal (tidak ada satu pun yang merasakan terbaikan)&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-9147652383836415607?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/9147652383836415607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=9147652383836415607' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/9147652383836415607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/9147652383836415607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/07/tak-ada-yang-tertinggal.html' title='Tak ada yang Tertinggal'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1011105585306726455</id><published>2010-06-13T15:36:00.001+07:00</published><updated>2010-08-24T08:00:26.661+07:00</updated><title type='text'>Keindahan di balik ketidaksempurnaan</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku punya seorang teman, dia pencinta kesempurnaan. Baginya semua yang dilakukan, semua yang harus dihasilkan harus memenuhi standar tinggi. Aku pun terkagum padanya karena dengan standar tingginya itu dia telah menjadi seorang yang sempurna namun belakangan aku pun menyadari manusia yang kuanggap sempurna itu pun ternyata memiliki retak juga. Ternyata dia tidak sempurna juga.....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesempurnaan telah membuatnya menetapkan standar yang selalu tinggi sehingga tanpa disadarinya dia telah melewatkan hal-hal yang mungkin tidak sempurna tapi indah. Dia mudah kecewa dan&amp;nbsp;banyak melihat sisi negatif dari berbagai hal.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keindahan itu tidak selalu sempurna. Contohnya lihat saja bulan. Waktu kita belajar IPA di SD&amp;nbsp; dikatakan bahwa permukaan bulan itu banyak bolong-bolongnya tapi jika di lihat dari tempat kita berada bulan purnama indah bukan?. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah salah jika kau adalah seorang yang "perfectionis" ? tentu saja tidak. Menjadi "perfectionis" membuat kita selalu mengusahakan yang terbaik&amp;nbsp;tapi terlalu "perfectionis" juga akan menjauhkan kita dari orang-orang. Seperti kutipan John Updike; perfectionism is the enemy of creation, as extreme self-solitude is the enemy of well-being. Kesempurnaan akan membuat kita selalu menciptakan saringan-saringan dalam berteman, yang mana saringan-saringan tersebut berupa standar dan ekpektasi yang tinggi&amp;nbsp; dan biasanya standar dan ekspektasi itu membuat kita mudah menghakimi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu lah&amp;nbsp; tidak usah kecewa kalau kita mendapati diri kita masih menuju kesempurnaan karena&amp;nbsp; dalam proses inilah kita yang tidak sempurna&amp;nbsp; akan bertemu pribadi -pribadi lain yang juga sedang belajar menjadi sempurna, dengan mereka karakter kita akan dibentuk sehingga pada akhirnya kita mungkin tetap tidak sempurna tapi kita dapat memiliki karakter yang&amp;nbsp; bergerak menuju keindahan; karakter yang&amp;nbsp;rendah hati, tulus dan menghargai setiap usaha dan perbedaan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1011105585306726455?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1011105585306726455/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1011105585306726455' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1011105585306726455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1011105585306726455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/06/keindahan-di-balik-ketidaksempurnaan.html' title='Keindahan di balik ketidaksempurnaan'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-6585254684754985961</id><published>2010-06-12T10:27:00.000+07:00</published><updated>2010-06-12T10:29:14.264+07:00</updated><title type='text'>Go Green? sulitkah itu............</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rutinitas kerja dan durasi perjalanan yang lumayan jauh dan penuh kemacetan membuatku kehilangan saat-saat untuk berolahraga (alasan saja sih sebenarnya :p) untuk itulah kadang di hari Sabtu yang lowong , aku biasa berjalan keliling komplek bersama ibuku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Sabtu ini , aku pun bergegas bangun, tidak ada tuh acaranya untuk bermalas-malasan dulu , tepat pukul 1/2 7 pagi, aku dan mama telah keluar dari rumah. Harapanku pagi ini bisa menikmati udara Pamulang yang sejuk dan agak-agak dingin menyegarkan. Tapi baru beberapa langkah saja kami berjalan, harapanku segera saja buyar. Di hari Sabtu pagi yang seharusnya tenang ternyata telah tercemari akibat motor dan mobil yang berseliweran. Merasa terganggu oleh banyaknya kendaraan di komplek ini, pikiranku pun terusik oleh pertanyaan, "Susah banget yah membuat orang sadar kalau tempat tinggalnya tuh semakin hancur". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kenyataan bahwa bumi ini semakin menua dan sudah tidak fit lagi tentunya sudah disadari oleh kita, manusia yang hidup di dalamnya. Berita-berita dan kampanye lingkungan telah menunjukkan adanya kemunduran-kemunduran yang dialami lingkungan kita; banyak longsor, banjir, kutub es yang mencair sampai perubahan cuaca ekstrem. Sayangnya&amp;nbsp; kenyataan yang seperti itu pun tidak menggugah manusia untuk sadar lingkungan.Pendapatku ini bukan tanpa dasar. Ketika kulihat mobil dan motor berseliweran pagi ini , aku berpikir, " hmm, orang-orang itu mau pergi jauh kali yah makanya dah berkendaraan pagi -pagi." tapi ternyata orang-orang itu cuman sekedar ingin keliling komplek (aku menemukan mobil dan motor yang sama ketika aku sudah sampai perempatan pamulang). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Kenapa nggak naik sepeda atau jalan kaki saja sih...?" pertanyaan ini terus saja kuajukan&amp;nbsp; jika aku sedang berkeliling komplek dengan mama atau teman-temanku . Salah satu temanku pernah menjawab "kan panas mar, jadi enakan naik motor atau naik mobil yang ada ACnya." okelah jawaban itu masih dapat kuterima KALAU memang cuaca lagi panas. Tapi pagi ini, ketika cuaca sejuk , kayaknya alesan temenku tuh nggak bisa diterima....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya , aku tidak punya hak menghakimi siapa pun, jika masih banyak orang yang sangat tergantung pada kendaraan mereka bahkan hanya untuk menempuh jarak yang sangat dekat&amp;nbsp; , itu adalah urusan mereka. Namun sebelumnya aku hanya ingin menyampaikan, mengurangi penggunaan kendaraan memang tidak akan memperbaiki bumi yang sudah rusak ini tapi setidaknya itu akan sedikitttt mengurangi rasa sakit yang diderita bumi kita ini.....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kalau kita tidak bisa mengubah dunia , ubahlah perilaku kita sendiri dulu.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-6585254684754985961?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/6585254684754985961/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=6585254684754985961' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6585254684754985961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6585254684754985961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/06/go-green-sulitkah-itu.html' title='Go Green? sulitkah itu............'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-7380584399292714398</id><published>2010-06-04T14:59:00.000+07:00</published><updated>2010-06-15T14:23:54.440+07:00</updated><title type='text'>Berdamai dengan semua orang</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yah yang terjadi kalau rasa benci itu ternyata menular? mau jadi apa dunia ini? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa saat yang lalu, aku pernah sharing ke teman-teman gerejaku, betapa aku benci menjadi orang tengah. Maksudnya disini adalah ketika aku harus berada ditengah-tengah pihak yang sedang bertikai.&amp;nbsp; Yang membuat posisi sebagai orang tengah tidak mengenakkan adalah ketika kita dituntut untuk tetap netral diantara pihak yang bertikai padahal di saat yang sama kedua pihak tersebut sama-sama saling menjelekkan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah yang menjadi masalah utamaku akhir-akhir ini, aku&amp;nbsp; tidak bisa tetap netral. Pada akhirnya&amp;nbsp; aku condong memihak ke salah satu pihak dan entah bagaimana bukannya jadi pendamai malah aku menjadi sekutu salah satu pihak makanya aku pun bertanya-tanya apa kah rasa kesal, rasa benci bisa menular?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenernya aku tidak mau sih bermusuhan dengan orang tapi kayaknya aku sedang mendapat ujian deh, aku menemukan orang -orang yang&amp;nbsp; butuh "anugrah extra". Orang-orang yang butuh "anugrah extra" ini adalah orang-orang yang tidak sadar kalau perilakunya tuh sudah menyakiti orang , kalau bahasa kasarnya sih urat malunya sudah putus. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini orang&amp;nbsp; dengan "anugrah extra" yang kuhadapi ini cirinya senang mendramtisasi hal-hal, sangat egois dan suka&amp;nbsp; memperlakukan orang seenaknya tanpa memikirkan perasaan orang&amp;nbsp; lain. Aku sampai bertanya-tanya, kok ada yah orang kayak gini , yang selalu menempatkan dirinya lebih dulu dari orang lain, kayaknya dialah&amp;nbsp; pusat dunia. Habis sudah kesabaran untuk menghadapinya....&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu aku pun teringat waktu sharing itu temanku berkata;"Jangan loe minta ke Tuhan supaya nggak jadi orang tengah, tapi mungkin memang di situlah Tuhan menempatkan loe." Kalau lagi gini jadi inget salah satu ayat di Roma 12: 18&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;" Janganlah bertengkar dengan siapa pun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Usahakanlah hidup dalam perdamaian&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dengan setiap orang."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kalau kupikir-pikir kayaknya sih kebencian tidak menular karena bertengkar atau berdamai kita sendirilah yang memilihnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-7380584399292714398?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/7380584399292714398/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=7380584399292714398' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7380584399292714398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7380584399292714398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/06/berdamai-dengan-semua-orang.html' title='Berdamai dengan semua orang'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-9058051250311158057</id><published>2010-05-15T22:15:00.000+07:00</published><updated>2010-05-15T22:15:22.488+07:00</updated><title type='text'>Ternyata aku adalah "the outsider"</title><content type='html'>Dear blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kunci dalam pershabatan adalah berbagi, mulai berbagi&amp;nbsp; "ordinary story" sampai "secret". Percaya atau tidak ,&amp;nbsp;berbagi adalah &amp;nbsp;pupuk persahabatan. Sedihnya dalam sebuah kelompok dimana aku bergabung, aku adalah "the outsider", mengapa bisa begitu karena hanyalah aku sendiri yang tidak mengalami hal-hal yang dilakukan oleh anggota kelompok yang lain dan ternyata perasaan tersingkirkan itu sangat buruk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-9058051250311158057?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/9058051250311158057/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=9058051250311158057' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/9058051250311158057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/9058051250311158057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/05/ternyata-aku-adalah-outsider.html' title='Ternyata aku adalah &quot;the outsider&quot;'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-4796198762178781249</id><published>2010-04-15T15:53:00.000+07:00</published><updated>2010-04-15T15:56:16.065+07:00</updated><title type='text'>Kecanduan</title><content type='html'>Hai blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salah satu fenomena baru yang sedang menghangat akhir-akhir ini adalah kecanduan terhadap dunia maya. Kehadiran situs jejaring sosial seperti FB, twitter dan teman-temannya membuat orang terbuai untuk selalu mengupdate status. Beberapa hari yang lalu atasanku berkata kalau dia suka iseng menyembunyikan smart phone milik istrinya, alasannya program messenger yang dikeluarkan smart phone itu membuat istrinya jadi apatis , sibuk dengan dunia update pesan , Ajaib bukan? Selain itu ada pula fenomena &amp;nbsp;kecanduan game online. Sebenarnya kecanduan game online bukan hal baru lagi, sejak&amp;nbsp; beberapa tahun lalu sudah sering kan kita mendengar banyak anak-anak yang bolos sekolah hanya untuk bermain game online, jangankan anak sekolahan, teman-teman sekantor ku juga sempat kecanduan game online sampai-sampai mereka lupa sama kerjaan dan rela pulang malam dari kantor. Kalau dipikir-pikir hebat bukan daya menyukai sesuatu itu ?sampai -sampai membuat orang lupa akan segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku pun berpikir, seandainya saja yang membuat kita "kecanduan" bukan hanya jejaring sosial, bukan hanya game online, bukan juga belanja, atau otomotif&amp;nbsp; tetapi Firman Tuhan ,pasti dunia&amp;nbsp; ini akan jadi tempat lebih baik, pasti hidup kita akan lebih menyenangkan Tuhan (Mazmur 119: 97- 105)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-4796198762178781249?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/4796198762178781249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=4796198762178781249' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4796198762178781249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4796198762178781249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/04/kecanduan.html' title='Kecanduan'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-6934124632334044832</id><published>2010-03-26T09:53:00.001+07:00</published><updated>2010-12-01T11:39:02.159+07:00</updated><title type='text'>Jadi teladan</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam sebuah situs renungan harian pernah ada artikel yang berjudul Tunjukan dengan perbuatan , pada dasarnya tulisan tersebut ingin mengatakan cara paling efektif &amp;nbsp;dalam mempengaruhi orang adalah dengan menunjukan&amp;nbsp; contoh nyata perbuatan yang kita ingin orang lain turut lakukan. Kalimat terakhir di tulisan tersebut mengatakan keteladanan yang kita tunjukan melalui perbuatan memiliki pengaruh besar dibandingkan perkataan yang indah dan enak &amp;nbsp;didengar. Membaca tulisan ini telah mengingatkanku akan bahan caregroupku 2 bulan yang lalu tentang menjadi teladan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat itu, ketika pemimpin caregroup bertanya:"Maukah kau menjadi teladanku?" semua anggota caregroup berkata tidak, siapa kami? sehingga layak jadi teladan bagi pemimpin caregroup yang jelas-jelas seorang rohaniwan. Tentu saja jawaban kami sangat disayangkan oleh pemimpin caregroup . Dia mengatakan bahwa ketika kita berada di dalam persekutuan , di dalam komunitas , kita harus dapat menjadi teladan bagi orang-orang disekitar kita sebagaimana surat Paulus untuk Titus dalam Titus 2: 6-7 yang &amp;nbsp;berbunyi:" Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal &amp;nbsp; dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu." . Sebuah nasihat yang sangat jelas bukan? tapi kenapa yah ketika mendengar istilah teladan , seringkali &amp;nbsp;hal tersebut dikaitkan sebagaikan tugas berat?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika &amp;nbsp;kita sudah ditebus dan &amp;nbsp;hidup dalam &amp;nbsp;kasih karunia Allah , idealnya kita senantiasa menjalani hidup yang berbuah , dalam arti hidup yang semakin hari semakin diubahkan menjadi lebih baik, lebih baik dan lebih baik lagi. Hidup yang bisa menjadi teladan bagi orang-orang yang belum mengenal Tuhan. Bukankah sebuah pohon dikenal dari buahnya? &amp;nbsp;sayangnya banyak dari kita termasuk saya masih takut untuk mempraktikan cara hidup yang benar . Takut digoda sebagai sok suci, sok alim, takut tersingkirkan dan ditolak atau lebih tepatnya&amp;nbsp; dari padatidak terima, lebih baik kompromi sedikit sama dosa, itulah sebabnya mengapa istilah keteladanan menjadi sebuah beban.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sedihnya, bukan hanya sikap kompromi terhadap dosa yang terjadi belakangan ini melainkan juga sikap yang justru jelas-jelas bertentangan dengan gaya hidup kekristenan. Dua minggu lalu , salah seorang teman dikantorku bercerita kalau dia sedang sangat sedih dan yang membuat diriku terasa &amp;nbsp;ditampar adalah ketika temanku berkata yang &amp;nbsp;membuat dia &amp;nbsp;terluka adalah orang kristen , &amp;nbsp;belum lagi aku mendengar cerita-cerita banyak orang mengalami kepahitan akibat perilaku saudara seimannya (mulai dikarenakan perkataan kasar hingga menjadi lintah darat) , melihat dan mendengar hal itu, kadang-kadang aku menjadi marah sendiri, kok bisa-bisanya yah sudah tahu apa yang benar malah melakukan hal yang jauh dari benar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya &amp;nbsp;perenungan tentang menjadi teladan dan kenyataan bahwa hidup untuk menjadi teladan itu sulit, membuatku menurunkan standar, kalau menjadi teladan begitu sulit setidaknya jangan buat hidupmu jadi batu sandungan. Bagiku "term" ini lebih mudah kujalani. Setidaknya menjaga diri kita agar tidak menjadi batu sandungan merupakan langkah awal untuk menjadi teladan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-6934124632334044832?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/6934124632334044832/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=6934124632334044832' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6934124632334044832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6934124632334044832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/03/jadi-teladan.html' title='Jadi teladan'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-4042186637334115960</id><published>2010-03-18T08:42:00.000+07:00</published><updated>2010-03-18T09:23:50.697+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Dear blog,&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Entah kapan dan dimana perasaan itu muncul, aku tidak tahu dan tidak pernah menyadarinya. Yang jelas akhir-akhir ini wajahnya selalu terbayang-bayang dan entah kenapa bisa dalam suatu saat aku begitu merindukannya. Kalau kupikir-kupikir mengapa aku begitu mengaguminya mungkin karena dia adalah pria yang punya kriteria pria yang selama ini kugambarkan sebagai pria ideal.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setiap kali aku teringat akan dirinya, paling kupandangi fotonya di facebook. Sebenarnya aku ingin sekali memulai persahabatan dengan dirinya , mengajaknya bicara namun tidak ada keberanian untuk memulainya padahal namanya kuletakkan di list ymku yang teratas. Untuk mengenal dirinya , kubaca-baca tulisannya di berbagai macam blog yang ditulisnya, dengan cara seperti itu aku bagaikan menyusun sebuah puzzle untuk mendapatkan gambaran seperti dirinya sedihnya semakin banyak kubaca semakin aku tahu kalau berpasangan bukan pilihan hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau sudah begini hanya bisa mentertawakan diri sendiri dan melanjutkan hidup. Yang perlu kulakukan sekarang adalah berdoa, meminta Tuhan mengendalikan hatiku. Aku percaya bahkan dalam masalah percintaanku pun Tuhan turut campur tangan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jujur masih ada secuil harapan, &amp;nbsp;kali-kali saja dia juga menyadari keberadaanku dan merasakan seperti yang kurasakan tapi daripada &amp;nbsp;berdiri dalam dunia khayalan lebih baik aku kembali ke kenyataan dan melanjutkan hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moto yang menguatkanku disaat-saat seperti ini Tuhan tidak selalu memberi yang kupinta tapi Dia selalu memberi yang kubutuhkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-4042186637334115960?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/4042186637334115960/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=4042186637334115960' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4042186637334115960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4042186637334115960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/03/dear-blog-entah-kapan-dan-dimana.html' title=''/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2003703510240134317</id><published>2010-03-15T17:11:00.000+07:00</published><updated>2010-03-15T17:12:23.442+07:00</updated><title type='text'>Sisi lain perjalanan studi banding ke Jogya</title><content type='html'>&amp;nbsp;Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah beberapa sisi lain perjalananku ke Jogya. Pertama, aku senang dengan perjalanan ini mengingat betapa jarangnya aku keluar kota tetapi yang membuatku tidak nyaman dengan perjalanan ini adalah cara sopir bis kami mengmudikan bisnya. Wow..betul-betul membuatku tidak bisa tidur..belum lagi lupa membawa jaket tebal jadi tambah mantap deh..betul-betul tidak bisa tidur. Kedua, jangan pernah bepergian jauh tanpa persiapan akibatnya banyak hal yang terlupa, dalam kasusku kurang pakaian rapi (sudah jelas acara akan formal kurang membawa kemeja), tidak membawa charger, tidak membawa botol minum akibatnya dehidrasi, lupa membawa buku (padahal itu obat mujarab saat mati gaya). Ketiga, pada dasarnya aku nggak suka jadi pusat perhatian tapi kenyataannya ya gitu deh , contohnya menelantarkan makanan yang kupesan jadi orang kebingunan mencariku (padahal aku tidak di tempat untuk menemani seorang teman mencari ATM), Waktu acara jalan-jalan telat ngumpul di bis padahal aku tidak suka telat, tapi ada satu hal yang agak ajaib, teman -teman gerejaku mengajak nyanyi di gereja tujuan studi banding dan jemaatnya tuh banyak banget dan anehnya aku justru tidak segugup nyanyi didepan jemaat biasa..mungkin karena tidak saling mengenal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibalik semua keanehan yang kulakukan &amp;nbsp;I'm really enjoy this trip&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2003703510240134317?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2003703510240134317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2003703510240134317' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2003703510240134317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2003703510240134317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/03/sisi-lain-perjalanan-studi-banding-ke.html' title='Sisi lain perjalanan studi banding ke Jogya'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-4415716456835521926</id><published>2010-03-15T14:09:00.000+07:00</published><updated>2010-03-22T09:50:37.791+07:00</updated><title type='text'>Pelajaran dari Studi Banding ke Jogya</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Meski tubuh masih sangat lelah karena perjalanan ke Jogya tapi ada kerinduan besar untuk menulis sebelum aku lupa ^___^&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perjalanan ke GKI Gejayan merupakan sebuah perjalanan studi banding yang menarik. GKI Gejayan belakangan ini dikenal sebagai salah satu gereja memiliki pertumbuhan yang pesat, kemarin aku memiliki kesempatan menyaksikan bagaimana gereja itu sebenarnya dan wow ..mereka sungguh gereja yang besar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salah satu hal yang membuat aku kagum adalah sikap kerendahhatian dari gembala jemaat disana, Pak Paulus Lie. Aku tidak dapat mengingat dengan pasti apa yang beliau katakan, garis besarnya sih kira-kira begini: jangan pernah membandingkan gereja kita dengan gereja lain karena setiap gereja memiliki karakteristiknya masing -masing dan hal itulah yang harus dikembangkan jadi yang penting adalah mengelola apa yang sudah ada di gereja kita masing-masing secara maksimal. Beliau juga menekankan pentingnya gereja yang memiliki visi besar dimana visi itu juga harus diikuti dengan aksi yang benar (menciptakan kondisi yang tepat demi tercapainya visi tersebut). Contohnya karena impian menjadi gereja yang berdoa , GKI Gejayan membuat Garden of Prayer (taman yang indah dan diharapakn dapat membangun kerinduan jemaat untuk berdoa) dan beberapa progam sengaja dipersiapkan untuk mendorong jemaat senantiasa berdoa. Impian untuk menjadi Indonesia mini , membuat GKI Gejayan mencetuskan ide Ibadah etnik, selain itu mereka juga memiliki misi: 1 orang 1 pelayanan dan misi ini didukung dengan proses pembinaan dan regenerasi pelayan yang berkesinambungan dan yang terakhir banyaknya ragam ibadah disana (ibadah inovatif, impresif, ekpresif ) muncul dari kerinduan bahwa setiap orang adalah istimewa sehingga bagi mereka adalah penting untuk membuat setiap orang beribadah sesuai dengan dunianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu Pak Paulus Lie juga mengakui salah satu faktor yang turut mempengaruhi &amp;nbsp;pertumbuhan jemaat disana adalah karena letak gereja yang strategis. Posisi gereja di sekitar kampus ( harus diingat juag Jogya adalah kota pelajar , banyak mahasiswa menuntut ilmu disana baik dari dalam jogya maupun luar jogya) menyebabkan sebagian besar jemaat GKI Gejayan adalah mahasiswa. Hal ini tentu membawa sisi positif dan negatif terhadap&amp;nbsp; perkembangan jemaat gereja disana . Sisi positifnya tentu saja adalah jumlah jemaat yang besar bahkan ia mengatakan bahwa jemaatnya adalah jemaat yang mengalir dalam arti ketika beberapa orang mahasiswa kembali ke gereja asalnya ( karena telah lulus kuliah) &amp;nbsp;pasti akan datang lagi jemaat baru yang berasal dari mahasiswa-mahasiswa baru. Namun ciri jemaat yang mengalir ini juga membawa konsekuensi yaitu ketika mereka telah membina dan membentuk pelayanannya yang sebagian besar mahasiswa, mereka harus rela jika suatu saat anak-anak yang sudah diperlengkapi itu &amp;nbsp;akan mempraktikan pembekalan yang didapat mereka di GKI gejayan pada gereja mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir adalah dalam pertumbuhan gereja pasti ada pasang surut , ada harga yang harus dibayar dan olehkarenanya ingat selalu berdoa dan tak lekas putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Secara logika memang agak sulit mengejar ketinggalan gerejaku dengan GKI Gejayan , banyak hal yang harus dibenahi mulai dari masalah keterbatasan SDM hingga Dana. Tapi aku percaya sebagai tubuh Kristus didunia gerejaku juga pasti memiliki kelebihan yang dapat dikembangkan demi kemuliaan Tuhan, masalahnya sekarang bagaimana menemukan keunikan tersebut dan belajar mengembangkannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-4415716456835521926?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/4415716456835521926/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=4415716456835521926' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4415716456835521926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4415716456835521926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/03/pelajaran-dari-studi-banding-ke-jogya.html' title='Pelajaran dari Studi Banding ke Jogya'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2695652523981002404</id><published>2010-03-12T10:08:00.000+07:00</published><updated>2010-03-12T10:08:35.108+07:00</updated><title type='text'>Pengamen</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pertama-tama tulisan ini &lt;b&gt;tidak&amp;nbsp;&lt;/b&gt;dimaksudkan untuk mendeskreditkan profesi pengamen. Bagiku semua pekerjaan kalau dilakukan dengan hati yang tulus dan gembira adalah pekerjaan yang layak dihargai.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salah satu hiburan yang dapat kita peroleh jika bepergian dengan menggunakan bis adalah adanya hiburan musik live dari pengamen. Dari pengalamanku bepergian dengan bis kuperhatikan ada macam-macam pengamen. Ada pengamen yang tujuannya memang hanya mengemis &amp;nbsp;, cirinya biasanya menyanyi dengan nada tidak karuan dan asal-asalan , kadang-kadang malah memanfaatkan orang yang memiliki kekurangan fisik &amp;nbsp;atau anak-anak kecil untuk menimbulkan rasa iba, yang paling buruk terkadang mereka memang tidak niat untuk bernyanyi akibatnya ketika tak ada seorang pun yang memberi uang, mereka akan mengancam atau memaki seluruh penumpang bus (tidak jarang dengan sumpah serapah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tidak semua pengamen menyanyi asal-asalan ada pula yang sungguh-sungguh menyajikan sebuah lagu dengan begitu apiknya. Pengamen -pengamen ini &amp;nbsp;layak disebut seniman, mereka mahir menggunakan alat musik dan rata-rata mereka pun memiliki suara yang bagus. Terus terang aku selalu terhibur dengan pengamen-pengamen yang seperti ini. Musik yang mereka tampilkan indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu, saat dalam perjalanan pulang dari kantor, aku bertemu salah satu pengamen yang &amp;nbsp;dapat bernyanyi dengan baik. Lagu-lagu yang dinyanyikannya mengiringi &amp;nbsp;kesunyian perjalanan pulang dari Pondok Indah menuju Ciputat. Yang menyenangkan dari kejadian itu setelah pengamen itu selesai melakukan tugasnya mengamen, dia duduk disebelahku (saat itu kursi sebelahku sudah kosong) dan dia memainkan kembali gitarnya dan menyanyikan lagu all I am (lagunya Yana Yulio) , dalam hatiku aku berkata :" lumayan aku yang suka musik dapat tambahan satu lagu :D"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang lagu itu&amp;nbsp; masih terngiang-ngiang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Who do yo think you see&lt;br /&gt;When you look at me&lt;br /&gt;Is it somebody strong&lt;br /&gt;Somebody you could admire&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And who do you think I am&lt;br /&gt;When I take your hand&lt;br /&gt;Are you counting to me&lt;br /&gt;To fill your dreams and your desires&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well all I am&lt;br /&gt;Is lonely just like you&lt;br /&gt;All I want to do&lt;br /&gt;Is have one dream comes true&lt;br /&gt;All I am is handing you my heart&lt;br /&gt;And hoping to be part of you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Who do you think you are&lt;br /&gt;Standing in the dark&lt;br /&gt;Are you waiting for me&lt;br /&gt;Why can’t reach you from here&lt;br /&gt;And how do I get to you&lt;br /&gt;Won’t you let me through&lt;br /&gt;Don’t you think maybe we&lt;br /&gt;Have something special to be shared&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dinyanyikan oleh Yana Yulio)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2695652523981002404?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2695652523981002404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2695652523981002404' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2695652523981002404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2695652523981002404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/03/pengamen.html' title='Pengamen'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-8007792235668553448</id><published>2010-03-06T19:10:00.000+07:00</published><updated>2010-03-06T19:13:42.905+07:00</updated><title type='text'>Little kindness in the morning</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seminggu yang melelahkan membuat diriku error. Sudah jelas setiap sabtu pagi harus tetap bangun pagi untuk pergi les mandarin tapi tetap saja santai-santai dan akhirnya kesiangan, dalam kepanikan, aku pun meletakan handphone sembarangan di kantong jaket, tanpa sadar saat sedang dibonceng di motor menuju&amp;nbsp; ke pasar tuh handphone sudah dalam posisi nyaris jatuh , untungnya ada orang baik yang memberitahukanku bahwa tuh handphone hampir jatuh, jika tidak berarti&amp;nbsp; nyaris membuatku kehilangan handphone (meskipun bukan handphone mahal tetap saja kalau harus beli baru beratttt)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Tuhan, ditengah bombardir betapa banyaknya orang jahat di dunia , aku selalu bersyukur karena selalu ditunjukan bahwa orang baik pun tak kalah banyaknya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-8007792235668553448?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/8007792235668553448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=8007792235668553448' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8007792235668553448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8007792235668553448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/03/little-kindness-in-morning.html' title='Little kindness in the morning'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-3163081585729901879</id><published>2010-02-23T11:42:00.000+07:00</published><updated>2010-06-15T13:56:42.408+07:00</updated><title type='text'>Rainproof</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah lama aku mau menulis tentang topik ini tetapi niat itu selalu kuurungkan, kali ini selagi ada ide dan kesempatan maka marilah menulis.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Entah mengapa banyak orang selalu menjadi "mellow" saat hari hujan (atau itu hanya asumsiku saja yah?) Padahal secara logika, hujan itu memang bagian dari siklus alam yang harus terjadi, kalau tidak&amp;nbsp; maka kasihanlah manusia, kita akan kekurangan air. Mungkin yang membuat hujan selalu identik dengan kesenduan karena tiba-tiba langit begitu muram dan cuaca begitu dingin dan begitu pula yang biasanya kita rasakan ketika masalah menghadang; situasi hidup yang muram dan kehampaan hati (pada masalah-masalah yang berat terkadang membuat hati menjadi dingin).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berbicara tentang hujan, akhir-akhir ini aku sebagai orang yang hobi sekali mencari tumpangan saat pulang kantor , sering sekali kehujanan. Yang kumaksudkan&amp;nbsp; disini kehujanan bukan sekedar&amp;nbsp; naik motor tanpa jas hujan saat hari gerimis tapi benar-benar&amp;nbsp; naik motor saat hujan deras. Sebenernya bukan sengaja ingin selalu kehujanan tapi yah mau bagaimana? dari kantor langit cerah ,tiba-tiba dipertengahan jalan mulai mendung dan byur....hujan deras dan aku yang suka malas membawa jas hujan (karena berat.) akhirnya&amp;nbsp; terpaksa berbasah-basahan sepanjang jalan. Sisi positif dari terlalu sering kehujanan adalah lama-lama aku jadi kebal terhadap air hujan (maksudku kehujanan tidak akan langsung membuatku sakit)&amp;nbsp; jadi kalau bercanda aku sering berkata;"&amp;nbsp; wah, sekarang gue dah rainproof ,jadi tenang aja, naik motor hujan-hujanan masih sanggup&amp;nbsp; gue jalanin." :D&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mari berandai-andai,&amp;nbsp; katakanlah saat kita sedang mengalami masalah, hal tersebut&amp;nbsp; sama dengan kehujanan. Kalau masalah-masalahnya cukup ringan&amp;nbsp; berarti yang sedang mengguyur kita itu gerimis, tapi kalau masalah cukup besar mungkin kita sedang ditengah hujan deras. Saat-saat hujan deras itu , coba beranikan diri untuk tetap berjalan ditengah hujan , jujur rasanya dingin, perih dan terkadang sentilan air hujan itu membuat&amp;nbsp; sakit tapi lama-lama kita akan terbiasa , kita bisa jadi rainproof. Begitu pula ditengah masalah , terkadang masalah tidak bisa dihindari atau diabaikan jadi lebih baik mari kita melaluinya, ditengah-tengah perjalanan itu pasti ada sakit, ada airmata tapi percaya atau tidak dari situ kita akan belajar berharap, belajar kuat, belajar bergantung dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi aku mau mengutip , tulisan inspirational dari salah satu penulis kristen favoritku Holley Gerth:&lt;br /&gt;.........&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Life sends rain...&lt;br /&gt;Hope dances in the puddles&lt;br /&gt;until the sun  comes out again.&lt;br /&gt;—Holley Gerth---&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-3163081585729901879?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/3163081585729901879/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=3163081585729901879' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3163081585729901879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3163081585729901879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/02/rainproof.html' title='Rainproof'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-4850565894272323632</id><published>2010-02-22T10:53:00.000+07:00</published><updated>2010-02-22T12:23:44.932+07:00</updated><title type='text'>Mengkotakkan Manusia</title><content type='html'>"You never really understand a person until you consider things from his  point of view... Until you climb inside of his skin and walk around in  it"&lt;br /&gt;(To Kill a mockingbird by Harper Lee)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kutipan diatas selalu menjadi salah satu kutipan favoritku. Apa yang dituliskan Harper Lee, pengarang buku To Kill a Mockingbird selalu mengingatkanku untuk tidak mudah mengkotakkan seseorang dalam&amp;nbsp; pemikiranku. Mengapa hal ini menjadi menarik? karena hal inilah yang selalu terjadi saat kita berinteraksi dengan sesama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku ingat teori Johari windows yang kupelajari sewaktu kuliah, teori itu mengatakan ada empat jendela yang akan muncul ketika berinteraksi dengan sesama, keempat jendela tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Arena&amp;nbsp; ( area yang kita bagi kepada orang lain)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Blind spot ( pendapat orang lain&amp;nbsp; tentang diri kita)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Facade ( hal-hal yang hanya kita sendiri yan tahu)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Unknown (hal-hal yang baik kita maupun orang lain tidak tahu)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Idealnya area yang terbesar saat kita berinteraksi adalah arena , dengan membuka diri , kita akan memberikan orang lain kesempatan untuk mengenal diri kita namun sedihnya yang terjadi dalam kelompok , sering kali berbagai hambatan mulai dari sikap anggota yang tertutup , jarangnya waktu bersama membuat arena menjadi mengecil dan blind spot membesar. Buruknya lagi terkadang apa yang ditangkap indra kita tentang seseorang itu tidak selalu akurat sehingga tak jarang dalam berinteraksi kita mengkotakkan orang itu dalam persepsi kita tentang mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada orang yang memiliki sikap keterbukaan yang tinggi, orang -orang yang memudahkan kita untuk berteman dengan mereka namun tak jarang ada orang yang sangat tertutup hanya sedikit informasi yang kita tahu tentang diri mereka sehingga tak jarang satu-satunya petunjuk untuk mengenal mereka lebih jauh adalah perilaku mereka yang kita amati. Dalam situasi seperti ini entah siapa yang harus disalahkan? pribadi yang tertutup atau kita yang meraba-raba karakter seseorang sehingga tanpa sengaja mengkotakkannya menurut persepsi kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun seandainya aku memiliki pilihan bagaimana menghadapi pribadi-pribadi seperti itu, aku memilih untuk berusaha tidak mengkotakkan mereka, aku mau belajar mendekati mereka, melihat bagaimana hidup mereka, dan itu butuh waktu karena memang tidak mudah membuat orang percaya dan nyaman dengan diri kita .&amp;nbsp; Pada akhirnya nanti mungkin pengenalanku akan diri orang orang yang tertutup itu tidak akan sempurna tapi itu lebih baik daripada aku meletakkan mereka dalam kotak pikiranku karena manusia itu terlalu wonderful untuk dikotakkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-4850565894272323632?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/4850565894272323632/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=4850565894272323632' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4850565894272323632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4850565894272323632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/02/mengkotakkan-manusia.html' title='Mengkotakkan Manusia'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-7608511960913034526</id><published>2010-02-18T09:22:00.001+07:00</published><updated>2010-06-15T13:53:28.918+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-7608511960913034526?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/7608511960913034526/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=7608511960913034526' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7608511960913034526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7608511960913034526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/02/blog-post.html' title=''/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2872351805534003246</id><published>2010-02-18T09:17:00.000+07:00</published><updated>2010-02-18T09:17:05.322+07:00</updated><title type='text'>Once Upon a time</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di pagi hari yang dingin semakin membuat suasana hati yang mellow bertambah mellow. Ditengah kemellowan ini aku mau nulis tentang pernikahan. Kalau ada oarang bertanya;"ka, kamu mau nikah?" jujur jawabnya sebagai perempuan yang masih normal aku berharap suatu hari akan tiba hari dimana aku akan menikah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin teman-teman yang akan menikah meminta bantuanku untuk memberikan tanda like pada foto pre -wedding mereka. Sambil memberikan tanda like itu , aku pun iseng membaca diary para peserta kontes my diarry di situs weddingku. Membaca kisah cinta orang selalu membuatku bertanya-tanya seperti apakah kisah cintaku kelak? setelah kubaca web beberapa peserta aku berkata pada diriku pernikahan itu bukan masalah kau cantik atau tidak? bukan masalah kau kaya raya atau tidak , tetapi bagaimana menemukan orang yang mau berjalan bersamamu dan mau berbagi dengan dirimu. Seperti sebuah kata-kata mutiara yang janganlah mencari orang yang sempurna karena kita pun tidak sempurna justru dalam ketidaksempurnaan itu mari kita saling melengkapi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku hanya berharap pada waktunya nanti Tuhan akan mempertemukan aku dengan seorang yang mau berbagi denganku. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Once upon a time &lt;br /&gt;Once upon a time, when the sky was covered with blue&lt;br /&gt;Once upon a time, when the sun was smiling too&lt;br /&gt;We're just common people with an ordinary look&lt;br /&gt;We're just common people with an ordinary love&lt;br /&gt;And once upon a time, when I fell in love with you&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;(lagu &amp;amp; lyric oleh Mocca)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2872351805534003246?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2872351805534003246/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2872351805534003246' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2872351805534003246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2872351805534003246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/02/once-upon-time.html' title='Once Upon a time'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2330739004367508843</id><published>2010-02-16T08:54:00.000+07:00</published><updated>2010-02-16T08:54:52.202+07:00</updated><title type='text'>Taat</title><content type='html'>Dear blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biasa hari minggu selalu menjadi hari yang cukup padat bagi diriku namun karena minggu kemarin aku tidak ada jadwal mengajar sekolah minggu jadi santai-santai sajalah aku di rumah. Seperti biasa, kesantaian itu kuiisi dengan tidur-tiduran dan sesekali mengobrol dengan adik laki-lakiku.Salah satu topik yang kami bicarakan adalah tentang penurunan jumlah anggota jemaat (sebenarnya topik ini kuangkat supaya adikku itu mau kembali rajin beribadah) tak kusangka dalam pembicaraan itu , adikku mengeluarkan suatu pernyataan,"Nggak ada orang yang dilahirkan taat mi, jangan melulu menyalahkan jemaat yang nggak setia datang, lihat dulu diri pengurusnya, sudahkah mereka menjaga domba-dombanya?" Ketika kuserap baik-baik perkataan adikku ini , entah mengapa pernyataannya &lt;b&gt;tidak ada orang yang dilahirkan taat &lt;/b&gt;mengusik pikiranku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Logikanya kalau tidak ada orang yang dilahirkan taat berarti ketaatan itu harus diusahakan bukan? Caranya adalah dengan menjadikan taat itu sebagai kebiasaan kita padahal kebiasaan terbentuk karena kita taat melakukan sesuatu (loh jadi muter-muter yah :p) . Mungkin term taat yang ingin kubahas adalah taat dalam hal melakukan disiplin rohani seperti pergi beribadah, saat teduh, doa, dan disiplin-disiplin rohani lainnya. Contohnya saja yang paling gampang doa dan saat teduh. Entah berapa banyak khotbah yang disampaikan yang mengatakan jadikanlah doa bukan hanya kebiasaan melainkan kebutuhan tapi kenyataannya sering kali kelelahan&amp;nbsp; atau masalah membuat kita menyisihkan doa dari aktivitas rutin kita bukan? jadi mau nggak mau supaya kita taat berdoa maka awalilah dengan rajin berdoa. Sama saja dengan saat teduh, meskipun sulit tetaplah rutin melakukan saat teduh sampai itu menjadi kebiasaan sehingga pada akhirnya akan dicapai ketaatan bersaat teduh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai penutup aku ingin mengutip perkataan ibu theresa tentang buah dari ketaatan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;The          fruit of silence is prayer,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt; The fruit of prayer is faith,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt; The  fruit of          faith is love,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;The fruit of love is service,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;The fruit of  service is          peace.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;mungkin kutipan ini kurang tepat tapi ijinkanlah aku memaknai perkataan ini dari perspektifku; jika aku taat dalam keheningan aku akan lebih mudah berdoa, semakin aku taat berdoa maka semakin bertumbuhlah imanku, semakin aku bertumbuh dalam iman maka aku akan semakin mengasihi (karena Tuhan adalah kasih), jika aku tinggal dalam kasih aku akan melayani dan akhirnya dalam pelayanan itu aku akan memperoleh kedamaian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;GBU&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2330739004367508843?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2330739004367508843/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2330739004367508843' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2330739004367508843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2330739004367508843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/02/taat.html' title='Taat'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-7941340716255781039</id><published>2010-02-15T10:39:00.000+07:00</published><updated>2010-02-15T10:39:53.536+07:00</updated><title type='text'>Berantakan</title><content type='html'>Dear&amp;nbsp; Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini hari-hariku&amp;nbsp; berantakan di segala sisi. Kerjaan berantakan, pelayanan kacau balau, kesehatan juga tidak jauh beda, pokoknya kacau!!!! Kalau ku review ulang , akhirnya aku menemukan bahwa diriku terlalu santai dan kurang perencanaan akibatnya gini nih berantakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah kacau balai begini, tiba-tiba aku jadi teringat&amp;nbsp; sebuah&amp;nbsp; tulisan di blog dayspring "heart to heart with holley. Dalam salah satu tulisannya Holley membahas tentang bagaimana kita menuliskan kisah-kisah kita dimulai dengan apa yang ia sebut sebagai STEP dan sepertinya konsep STEP ini cocok untuk&amp;nbsp; kuterapkan dalam menyusun target jangka pendekku. Berikut ini penjabaran STEP menurut Holley&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;S (Small)&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; = Mulailah dengan hal-hal sederhana&lt;br /&gt;&lt;b&gt;T (Tangible)&lt;/b&gt; = Dapat diukur, dalam kasusku berarti aku harus membuat perencanaan yang hasil akhirnya&amp;nbsp; dapat kuukur&lt;br /&gt;&lt;b&gt;E (Easy)&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; = Mudah/Sederhana&lt;br /&gt;&lt;b&gt;P (Positif) &lt;/b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; = Membawa kemajuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah target jangka pendekku dalam beberapa kata: memperbaiki jam tidur untuk menghindari terjadinya sleep paralysis, lebih tertib dalam mengarsip untuk memncegah pekerjaan yang berantakan, rajin mengulang percapakan mandarin hingga tidak belajar untuk kesia-siaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga apa yang kulakukan dapat menolongku memperbaiki keberantakan ini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-7941340716255781039?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/7941340716255781039/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=7941340716255781039' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7941340716255781039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7941340716255781039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/02/berantakan.html' title='Berantakan'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-7243317312286627408</id><published>2010-02-10T15:38:00.001+07:00</published><updated>2010-02-10T16:01:23.863+07:00</updated><title type='text'>Tergantung di tangan siapa?</title><content type='html'>Hi blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu pagi teman kantorku berkata," Gue baru ngerti kena dulu ada yang ingin mengharamkan facebook, ternyata facebook&amp;nbsp; bener yah bisa bikin hancur rumah tangga orang", yah kira-kira seperti itulah kalimatnya . Tidak lama kemudian di media massa muncul beberapa artikel bagaimana melindungi anak anda dari bahaya internet? lagi-lagi facebook kena sasaran.&amp;nbsp; Kalau saya mengamati hal ini saya jadi bertanya-tanya sendiri apa semua hal itu terjadi karena kesalahan facebook?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya jadi teringat sebuah renungan yang berjudul "Tergantung ada dalam Tangan siapa", kira-kira beginilah isi renungannya:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bola basket dalam tanganku berharga $19.&lt;br /&gt;Bola basket dalam tangan  Michael Jordan berharga $33 juta.&lt;br /&gt;Tergantung ada dalam tangan siapa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baseball  dalam tanganku berharga $6. &lt;br /&gt;Baseball dalam tangan Mark McGuire  berharga $19 juta.&lt;br /&gt;Tergantung ada dalam tangan siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raket  tenis tak ada gunanya dalam tanganku.&lt;br /&gt;Raket tenis dalam tangan Venus  Williams menghasilkan kemenangan dalam kejuaraan dunia.&lt;br /&gt;Tergantung  ada dalam tangan siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat dalam tanganku  menghalau binatang buas.&lt;br /&gt;Tongkat dalam tangan Musa membelah lautan  luas.&lt;br /&gt;Tergantung ada dalam tangan siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketapel  dalam tanganku merupakan mainan anak-anak.&lt;br /&gt;Ketapel dalam tangan Daud  merupakan senjata dahsyat.&lt;br /&gt;Tergantung ada dalam tangan siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima  roti dan dua ikan dalam tanganku menjadi beberapa potong roti isi.&lt;br /&gt;Lima  roti dan dua ikan dalam tangan YESUS memberi makan ribuan orang.&lt;br /&gt;Tergantung  ada dalam tangan siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paku-paku dalam tanganku  menghasilkan sangkar burung.&lt;br /&gt;Paku-paku dalam tangan YESUS KRISTUS  menghasilkan keselamatan bagi segenap umat manusia.&lt;br /&gt;Tergantung ada  dalam tangan siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau lihat sekarang, segala sesuatu  tergantung ada dalam tangan siapa.&lt;br /&gt;Jadi serahkan segala masalahmu,  kekhawatiranmu, ketakutanmu,&lt;br /&gt;harapan-harapanmu, impian-impianmu,&lt;br /&gt;keluargamu,  kawan serta sahabat-sahabatmu&lt;br /&gt;dalam tangan Tuhan sebab...&lt;br /&gt;segala  sesuatu tergantung ada dalam tangan siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Sebenarnya sih maksud renungan ini mau menjelaskan kita tidak usah kuatir tentang&amp;nbsp; hidup ini karena kita berada di tangan yang tepat tapi dalam tulisanku kali ini aku melihat bahwa dalam renungan itu juag tersirat bahwa segala sesuatu jadi berbeda karena ada di dalam tangan yang berbeda. Begitu pula penggunaan&amp;nbsp; internet atau bahkan lebih spesifik facebook, penggunaanya harus bijaksana. Jangan menyalahkan medianya tapi mari kita check diri kita masing-masing sudahkan kita memanfaatkannya dengan bijaksana atau kita hanya memanfaatkannya untuk hal-hal yang buruk?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-7243317312286627408?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/7243317312286627408/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=7243317312286627408' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7243317312286627408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7243317312286627408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/02/tergantung-di-tangan-siapa.html' title='Tergantung di tangan siapa?'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-3878890487656064766</id><published>2010-02-08T10:34:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T10:34:36.091+07:00</updated><title type='text'>Dekat tapi tak tergapai</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa waktu yang lalu aku baru saja menonton DVD , the time travelers wife, sebuah film yang diadaptasi dari novel yang berjudul sama. Ceritanya tentang seorang wanita yang menikah dengan pria yang memiliki kelainan genetis yang menyebabkannya selalu berpindah dari waktu ke waktu. Terus terang bagiku kisah ini cukup menarik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketika kisah ini kudiskusikan dengan salah satu temanku, ia mengatakan cerita ini didasarkan pada pengalaman beratnya hubungan jarak jauh (LDR). Ketika seorang yang kita kasihi berada jauh dari kita dan kita merindukannya rasanya berat sekali dan ketika ia datang, rasanya kenapa waktu cepat berlalu , yah semacam itulah. Ketika kami sedang membahas hal ini, tiba-tiba terbersitlah sebuah pikiran di benakku. Mana yang lebih buruk merindukan orang yang memang jauh (dari segi jarak) atau merindukan orang yang sebenarnya dekat tapi tak bisa kau gapai. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bayangkan ada seseorang yang kau harapakan kau bisa bersamanya. Dia dekat, masih bisa kau datangi, masih bisa kau sapa, masih bisa kau pandang tapi kau tak punya keberanian untuk menyapa, menghampirinya karena kau malu dan karena kau takut akan penolakan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;jadi mana yang lebih menyedihkan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-3878890487656064766?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/3878890487656064766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=3878890487656064766' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3878890487656064766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3878890487656064766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/02/dekat-tapi-tak-tergapai.html' title='Dekat tapi tak tergapai'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-124832208951711799</id><published>2010-02-01T15:02:00.000+07:00</published><updated>2010-02-01T15:02:23.883+07:00</updated><title type='text'>Jangan remehkan anak-anak</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu hal yang dapat kupelajari dari anak-anak sekolah minggu adalah jangan pernah meremehkan mereka. Kemarin aku mendapat pelajaran berharga. Begini ceritanya konon pada suau hari minggu, teman-teman pemuda yang adalah guru sekolah minggu mengerjai salah satu teman yang berulang tahun. Teman yang berulang tahun ini diikat di tiang listrik dengan mulut dilakban dan muka di coreng moreng dengan crayon dan parahnya becandaan ini dilihat anak sekolah minggu. Lalu anak itu bertanya kepada Ibunya, " Ma, didalam diri orang percaya kan ada Tuhan YesusNya kan yah?"&amp;nbsp; si Ibu menjawab, " Iya, memangnya kenapa?" anak itu berkata lagi," Kalau kakak itu diikat berarti kakak yang lain juga mengikat dan&amp;nbsp; menyakiti Tuhan Yesus." Ketika kami mendengar cerita itu dari mama si anak, rasanya tertusuk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bodoh banget kan, ketika kita yang dewasa bercanda , kita melakukannya tanpa berpikir cuman mau senang-senang padahal bagi seorang anak kecil becandaan yang dilakukan tuh keterlaluan. Jadi hatilah-hatilah terhadap tingkah laku dan perkataan kita, jangan sampai seoarang anak menjadi salah jalan karena dia mengikuti kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-124832208951711799?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/124832208951711799/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=124832208951711799' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/124832208951711799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/124832208951711799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/02/jangan-remehkan-anak-anak.html' title='Jangan remehkan anak-anak'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1815248741145980789</id><published>2010-01-28T10:48:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T10:37:45.957+07:00</updated><title type='text'>Secuil pendapat tentang Kasih</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa waktu yang lalu, aku&amp;nbsp; baru saja menyelesaikan membaca sebuah buku. Buku yang sangat menarik yang meringkaskan beberapa pandangan dan pengalaman menakjubkan tokoh-tokoh kristen bagaimana mana mereka menjalin relasi mendalam dengan Tuhan. Ada beberapa hal yang kupelajari dari pengalaman-pengalaman para tokoh itu , salah satunya adalah Kasih kita terhadap Tuhan selalu berbanding lurus dengan kasih kita terhadap sesama. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya bahasan tentang kasih ini telah mengusik benakku sejak beberapa waktu yang lalu dan pagi ini ada satu kalimat yang kubaca yang memberikan dorongan kepadaku untuk akhirnya menulis. Mahatma Gandhi pernah berkata "I like your Christ but I don't like your Christian"&amp;nbsp; , sedih bukan ? ketika kita yang mengaku pengikut Kristus berperilaku&amp;nbsp; yang justru&amp;nbsp; tidak mencerminkan Kristus. Buruknya lagi apa yang dikatakan Mahatma Gandhi terjadi bukan hanya di masa hidupnya tapi juga di masa kini. Sadar tidak sadar rasanya sebagian dari kita memang sudah kehilangan kasih itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku mungkin salah satu orang kristen yang sudah kehilangan kasih itu. Kalau kukilas balik hari-hariku ,aku merasa lama-lama aku jauh dari Tuhan dan semakin jauh dari perilaku yang mengasihi. Kalau ditanya ukuran kasih Tuhan itu apa? yah salah satunya yang tertulis di Korintus 13: 4-7&amp;nbsp; (salah satu terjemahan yang memudahkan kita untuk mengerti kasih adalah versi message bible sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;I Corinthians 13: 4 -7&lt;/div&gt;Love never gives up. Love cares more for others than for self. Love doesn't want what it doesn't have. Love doesn't strut, Doesn't have a swelled head, Doesn't force itself on others, Isn't always "me first," Doesn't fly off the handle, Doesn't keep score of the sins of others, Doesn't revel when others grovel, Takes pleasure in the flowering of truth, Puts up with anything, Trusts God always, Always looks for the best, Never looks back, But keeps going to the end.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Tuhan mau membantuku, menaruh kasih dalam hatiku dan tindakanku sehingga kehadiranku tidak membuat orang justru ragu akan Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1815248741145980789?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1815248741145980789/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1815248741145980789' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1815248741145980789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1815248741145980789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/01/secuil-pendapat-tentang-kasih.html' title='Secuil pendapat tentang Kasih'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-854586038362168535</id><published>2010-01-27T08:17:00.000+07:00</published><updated>2010-01-27T08:17:21.661+07:00</updated><title type='text'>Cukup</title><content type='html'>Hi Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awal tahun adalah waktu yang dinantikan hampir oleh semua pegawai kantor , mengapa? karena awal tahun adalah waktu kenaikan gaji. Hal ini pun terjadi di kantorku , memang kenaikan&amp;nbsp; gaji dikantorku standard , dibilang tinggi juga tidak&amp;nbsp; dan dibilang rendah juga tidak, sedang-sedang saja. Yang ingin kubahas adalah ternyata sulit yah bagi kita untuk merasa cukup. Setiap kali kenaikan gaji selalu ada berbagai reaksi yang muncul.Ada yang bahagia karena gaji yang diharapkannya tercapai tapi ada juga yang kecewa karena kenaikan tidak sesuai harapan. Kalau kupikir-pikir mau seberapa banyak pun gaji kita, itu tidak akan pernah cukup. Dosenku pernah berkata pengeluaran itu berbanding lurus dengan pendapatan. Entah mengapa memang dengan pendapatan pas-pasan bisa cukup memenuhi kebutuhan&amp;nbsp; dan semakin tinggi pendapat entah mengapa justru semakin tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan jadi intinya cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-854586038362168535?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/854586038362168535/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=854586038362168535' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/854586038362168535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/854586038362168535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/01/cukup.html' title='Cukup'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1093860665111152249</id><published>2010-01-19T09:23:00.000+07:00</published><updated>2010-01-19T09:23:19.831+07:00</updated><title type='text'>Waktu Pulang yang IstiMewa</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin aku mengalami perjalanan pulang yang istimewa. Istimewanya bukan karena durasi perjalanan yang tiba-tiba jadi cepat, bukan pula karena ada yang membayari ongkos, bukan pula karena bisa duduk bersebelahan dengan cowok ganteng (hehehe....) tapi karena aku bertemu teman gereja lama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebut saja namanya B. B adalah teman yang kukenal sejak sekolah minggu sampai remaja. Kalau boleh jujur , aku memang tidak terlalu akrab dengan B jadi waktu aku kemarin kembali bertemu dengannya aku juga jadi agak bingung bagaimana yah memulai pembicaraan dengan B? Semula kami berbicara tentang hal-hal umum, yah hal-hal standar seperti saling menceritakan aktivitas saat ini, bertanya satu sama lain apakah dari kami sudah ada yang menikah, membahas kalau waktu ternyata berlalu begitu cepat berlalu (beberapa teman telah menikah) dan ternyata menyenangkan juga bernostalgia akan kenangan waktu kami berdua masih kecil. Tapi ini bukanlah hal istimewa yang kumaksud.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal yang membuatku merasa hari itu adalah hari istimewa adalah karena ditengah-tengah cerita kami, aku belajar tentang pandangan-pandangannya, impiannya, idealismenya. Dari pembicaraan-pembicaraan itu aku juga jadi mengerti kenapa dulu B begitu tertutup di gereja dan yang paling membuatku takjub ternyata meskipun dia sangat tertutup dan pendiam , dia mengenal dengan baik teman-teman kami di remaja. Dan pembicaraan yang kusebut sebagai keistimewaan perjalanan itu adalah ketika dia menceritakan bagaimana Tuhan menyentuh hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku bersyukur karena aku tahu aku mendapat pelajaran berharga dalam perjalanan pulangku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1093860665111152249?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1093860665111152249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1093860665111152249' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1093860665111152249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1093860665111152249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/01/waktu-pulang-yang-istimewa.html' title='Waktu Pulang yang IstiMewa'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-821270157635706720</id><published>2010-01-15T16:45:00.000+07:00</published><updated>2010-01-15T16:45:24.790+07:00</updated><title type='text'>Hal-hal yang kupelajari akhir-akhir ini</title><content type='html'>Berikut adalah hal-hal yang kupelajari akhir-akhir ini&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Ternyata sulit untuk percaya kalau kebaikan yang kita lakukan tidak disalahgunakan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Janganlah hendaknya perilaku kita membuat saudara seiman kita mengalami kepahitan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak ada satu orang pun yang sempurna, orang yang kita anggap sempurna pun adakalanya akan mengecawakan kita&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belajar percaya kalau Tuhan akan selalu menjaga&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-821270157635706720?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/821270157635706720/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=821270157635706720' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/821270157635706720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/821270157635706720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/01/hal-hal-yang-kupelajari-akhir-akhir-ini.html' title='Hal-hal yang kupelajari akhir-akhir ini'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-3417798434077044830</id><published>2010-01-12T11:13:00.000+07:00</published><updated>2010-01-12T11:16:26.191+07:00</updated><title type='text'>Pengamat Vs Pelaku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hai blog,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kejadian yang baru kualami akahir-akhir ini dapat kukategorikan sebagai ironi. Kalau ku baca ulang isi blogku beberapa waktu yang lalu , aku menulis marilah kita selalu murah hati karena pertolongan yang kita berikan adalah tetap pertolongan meskipun pada akhirnya kita hanya dimanfaatkan :(&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sepertinya tidak perlu diceritakan panjang lebar apa yang kulakukan dalam rangka membantu seseorang. Intinya aku membantunya dengan memberikan sesuatu yang agak sulit kulakukan. Aku percaya bahwa mungkin pertolonganku akan berguna tapi ketiadaan tanggapan dari orang yang kubantu membuatku jadi gelisah sehingga munculah berbagai skenario ini dan itu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya sampailah aku pada kesimpulan , mudah bagiku berkata marilah kita rendah hati tapi sulit bagiku untuk mempraktikan kemurahan hati.............................&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata lebih mudah jadi pengamat daripada jadi pelaku :( &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-3417798434077044830?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/3417798434077044830/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=3417798434077044830' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3417798434077044830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3417798434077044830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/01/pengamat-vs-pelaku.html' title='Pengamat Vs Pelaku'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-3622860800643872160</id><published>2010-01-05T11:12:00.000+07:00</published><updated>2010-01-05T11:12:04.048+07:00</updated><title type='text'>Saat hidup tidak memberi pilihan</title><content type='html'>Hai blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin malam sewaktu obrolan menjelang tidur ada beberapa hal yang kubicarakan dengan adikku dan sepertinya hal itu sangat menarik untuk kubahas. Banyak orang bertanya padaku apakah aku tidak berniat mencari beasiswa atau memiliki pekerjaan yang lebih baik? bahkan adikku sendiri sempat berkata " Kasihan amat loe, kuliah capek-capek&amp;nbsp; akhirnya cuman bekerja seperti itu?" . Kala setiap orang menanyakan hal-hal tersebut pada diriku, yang dapat kulakukan hanya tersenyum padahal dalam hati aku ingin menjawab pertanyaan mereka, seandainya hidup memberiku pilihan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dulu waktu aku masih agak lebih muda, aku sering bertanya ke Tuhan. Kenapa yah Tuhan hidupku tidak semanis hidup orang lain? Kenapa aku hadir ke dunia dalam keluarga seperti ini? Kenapa ketika tidak ada pilihan aku harus belajar menjadi satu-satunya yang bertanggung jawab dalam hal keuangan keluarga? makanya itulah alasannya mengapa aku tidak memiliki pilihan. Yang paling menguatkan adalah pertama dengan kondisi hidup yang seperti ini telah mengajarkankan ku untuk selalu melihat kehadiran Tuhan dalam hidupku. Pertolongan yang selalu tepat, tidak kurang, tidak lebih dan tepat waktu. Yang kedua ternyata aku tidak sendirian, banyak juga anak-anak yang seperti diriku, diusia yang masih muda telah&amp;nbsp; menjadi orang tua. Salah satu temanku yang pengalaman hidupnya mirip pengalamanku pernah berkata," Gimana mau mikirin diri sendiri, kalau anak gue yang SMA masih perlu biaya". Ironisnya temanku yang berkata demikian seumuran denganku dan belum menikah (jadi nggak mungkin kan dah punya anak) tapi yah itulah&amp;nbsp; tanggung jawab sebagai anak pertama, suka tidak suka , mau tidak mau, kami telah menjadi orang tua secara finansial. Yang paling menakjubkan adalah ternyata ada anak yang jauh lebih muda namun telah sangat bertanggung jawab. Kisah tentang sinar, anak kecil yang merawat ibunya di usianya yang baru 6 tahun, wow anak itu luar biasa memiliki ketabahan, ketulusan dan kesungguhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini keadaanku sudah lebih baik, adikku yang sebentar lagi akan lulus kuliah, dan aku betul-betul berharap&amp;nbsp; akan segera datang waktu bagiku untuk memiliki beragam pilihan untuk diriku sendiri. Aku tahu kok Tuhan adil dalam setiap jalanNya dan tepat pada waktunya Ia akan memberikanku kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-3622860800643872160?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/3622860800643872160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=3622860800643872160' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3622860800643872160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3622860800643872160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/01/saat-hidup-tidak-memberi-pilihan.html' title='Saat hidup tidak memberi pilihan'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-8821179260397849491</id><published>2010-01-03T09:36:00.000+07:00</published><updated>2010-01-03T09:46:47.214+07:00</updated><title type='text'>Ketika Tuhan ingin mengajar kita</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semalam waktu aku tidak bisa tidur karena kesulitan bernafas akibat flu berat, aku mendengarkan ibuku bercerita dan dari cerita itu ada hal menarik yang ingin kubagikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang akan kuceritakan adalah pengalaman yang dialami oleh kakak sepupuku. Kakak sepupuku&amp;nbsp; adalah istri dari seorang gembala jemaat. Beberapa hari sesudah natal, ada seorang ibu yang datang membawa anak kecil yang sakit mengetuk pintu rumahnya. Ibu itu meminta kak nana membeli semua dagangannya seharga Rp. 50.000,-. Semula kak nana menolak membeli karena ia merasa ia tidak memerlukan barang yang dikual ibu tersebut tapi ibu tersebut tetap memaksa, ibu itu mulai bercerita kalau dia adalah orang kristen juga, suaminya sopir dan sat ini anaknya harus ke dokter dan ia sama sekali tidak memiliki uang. Sebenarnya kakak sepupuku kasihan&amp;nbsp; sama ibu itu tapi&amp;nbsp; dia juga takut ibu itu adalah penipu. Ibu itu terus mendesak dan mengatakan kalau kakak sepupuku tidak mau barang dagangannya ia akan membayar uang 50 ribu itu dengan bekerja cuci gosok selama dua hari. Akhirnya kakak sepupuku memberikan uang&amp;nbsp; 50 ribu itu dan ibu itu pun datang bekerja selama 2 hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah 2 hari bekerja, ibu itu meminta kakak sepupuku mempekerjakannya sebagai tukang cuci gosok dan kakak sepupuku kembali bingung , ia ingin membantu ibu itu tapi ia juga sebenarnya belum butuh tenaga tambahan untuk pekerjaan rumah. Kakak sepupuku belum bisa memberi jawaban , jadi ibu diminta datang beberapa hari lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya kakak sepupuku memnceritakan hal ini ke ibunya, dia bilang kenapa yah ibu itu harus mengetuk pintu rumahnya? kenapa bukan mengetuk pintu rumah sebelah yang jelas terlihat lebih kaya? Tante ku menjawab mungkin karena Tuhan ingin kakak sepupuku yang membantu ibu itu. Tuhan mau mengajarkan sepupuku kemurahan hati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hari kemudian ketika ibu itu kembali datang , kakak sepupuku mengatakan ia tidak dapat mempekerjakan ibu itu tapi kalau ibu itu butuh sesuatu datang saja dan jika kakak sepupuku mampu membantu dia akan membantu tanpa mengharapkan balasan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendengar kisah ini, aku percaya memang mungkin Tuhan yang menggerakan ibu itu mengetuk rumah kakak sepupuku. Dengan membantu ibu itu , kakak sepupuku belajar tentang kemurahan hati. Refleksi kisah ini bagi diriku secara pribadi adalah&amp;nbsp;&amp;nbsp; terkadang kita takut untuk memberi pertolongan karena takut&amp;nbsp; orang yang kita beri pertolongan itu justru penipu dan hanya memanfaatkan rasa belas kasihan kita (mengingat begitu banyak penipu saat ini) tapi kebaikan adalah tetap kebaikan , entah yang menerimanya layak atau tidak. Jadi selagi ada kesempatan marilah kita lakukan bagian kita untuk belajar murah hati ( dengan kehati-hatian tentunya supaya pertolongan kita tidak sia-sia)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-8821179260397849491?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/8821179260397849491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=8821179260397849491' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8821179260397849491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8821179260397849491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/01/ketika-tuhan-ingin-mengajar-kita.html' title='Ketika Tuhan ingin mengajar kita'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1382136565454105053</id><published>2010-01-03T09:15:00.001+07:00</published><updated>2010-01-03T09:15:43.100+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1382136565454105053?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1382136565454105053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1382136565454105053' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1382136565454105053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1382136565454105053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/01/blog-post.html' title=''/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-6694225491000257283</id><published>2010-01-02T09:49:00.000+07:00</published><updated>2010-01-03T09:44:25.096+07:00</updated><title type='text'>Beberapa pikiran sehabis nonton</title><content type='html'>Dear blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin , aku baru menonton film avatar hasil besutan sutradara James Cameron. Banyak pendapat seputar film. Para pencinta teknologi dan games mengatakan bahwa film ini sangat keren dan memang keren..hebat sekali memvisualisasikan dunia imaginer yang begitu memukau tapi ada juga yang mengatakan film itu miskin cerita dan klise. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagiku sendiri film avatar itu memukau. Aku menikmati  gambaran indahnya tentang planet pandora. Keindahan gunung, hutan dan kealamian alam. Kalau dipikir-pikir waktu Tuhan menciptakan dunia ini pasti dunia ini sangat indah bukan? tapi manusia yang disuruh mengelolanya malah justru berbalik menghancurkannya. Sindiran tentang hobi menginvasi juga menarik, demi sumber daya berharga , kadang kita menjadi buas dan menghalalkan berbagai cara termasuk melakukan kekejaman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentang kisah cinta? salah satu bumbu supaya film menarik kan kisah cinta jadi kisah cinta di avatar juga manis kok.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi yang paling menarik perhatianku dan teman-teman adalah tentang ide penciptaan avatar sendiri. Meskipun ceritanya avatar diciptakan untuk mengorek informasi sebanyak mungkin supaya penduduk pribumi terusir dan  tuh planet dapat diambil alih  tapi ide mereka benar. Untuk memahami seseorang , kita harus menjadi seperti orang itu , mengalami kehidupannya dan ide tentang ikatannya tuh menarik. Hubungan sehidup semati , kesetiaan  dan kekuatan sebuah kelompok hanya dapat dibangun atas dasar ikatan. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Love it this movie ^o^&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-6694225491000257283?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/6694225491000257283/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=6694225491000257283' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6694225491000257283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6694225491000257283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/01/beberapa-pikiran-sehabis-nonton.html' title='Beberapa pikiran sehabis nonton'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2144398409549637871</id><published>2010-01-02T09:16:00.000+07:00</published><updated>2010-01-05T11:36:00.301+07:00</updated><title type='text'>Preface from My Journey book 2010</title><content type='html'>Dear blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanggal 1 Januari 2010 dini hari  salah seorang teman baikku mengirimkan sebuah sms isinya seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" Life is like a book. Everyday has a new page with adventures to learn, things to     tell, and tales to remember"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ketika aku membaca sms ini kupikir dalam hatiku betul juga yah..jadi terinspirasi sms tersebut aku ingin menuliskan pendahuluan dari buku perjalananku di 2010 ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diakhir tahun 2009, beberapa intisari khotbah  menjadi semacam petunjuk arah bagiku  untuk mulai melangkah lagi di tahun yang baru. Di kebaktian terakhir ibadah sore, perikop dari Pengkhotbah 2: 11-26 mengingatkan kita pada akhirnya apa yang kita lakukan, apa yang kita kejar, apa yang kita usahakan adalah sia-sia jika kita tidak dapat menjadi orang yang dikenan Tuhan. Menjadi orang yang dikenan Tuhan bukan semata kehidupan rohani yang lapisan luarnya terlihat baik (rajin beribadah, rajin baca alkitab) namun lebih dari itu. Menjadi orang yang menjadi kesenangan Tuhan berarti bagaimana kita tetap terhubung dengan Tuhan.Melibatkan Tuhan dan mendengarkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita. Pendetaku selalu mengibaratkan hidup kita dengan Tuhan seperti kulkas. Kulkas dapat membuat dingin dan mengawetkan makanan jika ia terhubung dengan listrik, jika kabel kulkas dicabut dari powernya maka kulkas hanya menjadi box tempat menaruh sesuatu dan kehilangan fungsi pendinginnya. Kita pun begitu bukan ? kalau kita tidak terhubung dengan Tuhan , kita memang dari luar terlihat kristen tetapi kehidupan kita hampa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Di ibadah malam tutup tahun, sebuah perikop dari Yesaya 26: 3-4 menjelaskan bahwa percaya kepada Tuhan untuk selama-lamanya berarti bagaimana mengalami perubahan menyerupai Yesus dari hari ke hari. Menghormati dan memuliakan Tuhan bukan sekedar menyanyikan pujian yang indah tetapi bagaimana  mau belajar mengikuti Tuhan ,hidup seturut kehendaknya dari hari ke hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan ibadah tahun baru yang terambil dari Yeremia 18: 1-6, hal ini memberikan ku pelajaran dalam perjalanan  hidup kita kadangkala kita gagal tapi jangan kuatir yang penting adalah kita  mau dibentuk lagi oleh Tuhan. Kadang proses pembentukan itu memang sakit tapi Tuhan melakukannya supaya kita boleh menjadi bejanaNya yang indah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi  selagi berada di awal tahun, Marilah sungguh-sungguh mengejar apa yang dikenan Tuhan, Hidup yang dibaharui, kekristenan yang bukan sekedar agama tetapi kekristenan yang merupakan karakter sehingga kemanapun, dimanapun kita berada ada jejak-jejak indah yang kita tinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;-God bless-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2144398409549637871?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2144398409549637871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2144398409549637871' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2144398409549637871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2144398409549637871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2010/01/preface-from-my-journey-book-2010.html' title='Preface from My Journey book 2010'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-8642113814368401547</id><published>2009-12-31T08:55:00.000+07:00</published><updated>2010-01-05T11:37:49.967+07:00</updated><title type='text'>Hal-hal yang kupelajari akhir-akhir ini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku senang sekali membaca kata-kata bijak dan bahan renungan karena banyak pelajaran yang dipetik darinya. Diantaranya coba kubuktikan dalam hidupku dan inilah beberapa hal tersebut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Meskipun dunia ini terlihat begitu kejam, di balik setiap orang jika kau sungguh-sungguh memperhatikan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; masih ada kebaikan dan ketulusan dalam diri mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;2. Kau betul-betul tidak dapat mengenal baik seseorang dari kulit luar, kau akan tahu siapa dia kalau kau mau mengenal dia ( menghabiskan waktu bersama).&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Meskipun dunia virtual memungkinkan kita tahu banyak orang tapi bagiku teman adalah  orang yang bisa kau amati dengan indramu karena pada dunia virtual kau bisa memposisikan seperti apa kau ingin menampilkan dirimu tapi  suara, raut wajah, tatapan mata akan menunjukan siapa dirimu. Bahkan orang yang paling diam sekalipun bisa kau sadari seperti apa diri mereka kalua kau bertemu langsung dengannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Kita tidak dapat menyenangkan semua orang  dan kalau mencoba hasilnya akan sakit hati sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;5. Menjadikan saingan jadi teman itu susahhh................&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Bermimpi seindah mungkin itu tidak apa-apa tapi jangan tenggelam dalam khayalan tetap harus kembali ke realitas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-8642113814368401547?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/8642113814368401547/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=8642113814368401547' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8642113814368401547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8642113814368401547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/12/hal-hal-yang-kupelajari-akhir-akhir-ini.html' title='Hal-hal yang kupelajari akhir-akhir ini'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1195006231289260569</id><published>2009-12-31T08:39:00.000+07:00</published><updated>2010-01-05T11:45:05.802+07:00</updated><title type='text'>Tutup tahun</title><content type='html'>&lt;div style="color: #741b47; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Hai Blog,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak terasa yah waktu begitu cepat bergulir, kini kita sudah sampai di ujung tahun 2009. Seperti yang biasa dilakukan banyak orang , rasanya pas sekali jika di penghujung tahun kita melakukan sedikit refleksi  atas apa yang telah terjadi dalam kehidupan selama 364 hari yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Temaku tahun ini adalah &lt;b&gt;&lt;i&gt;God is my sanctuary&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Pernah sekali aku mengikuti pelatihan guru sekolah minggu. Salah satu trainer di pelatihan itu mengatakan Tuhan memiliki makna pribadi yang berbeda bagi setiap pribadi. Ada anak yang akan lebih memandang Tuhan sebagai Bapa, yang lain memandang Tuhan sebagai sahabat sedangkan bagiku di tahun ini Tuhan adalah "&lt;i&gt;sanctuary"&lt;/i&gt; ku  (kalau diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia artiya penangkaran kayaknya). Menurut wikipedia kata "&lt;i&gt;sanctuary&lt;/i&gt;" memiliki beragam arti  namun pada istilah yang kugunakan disini aku mengartikan &lt;i&gt;sanctuary&lt;/i&gt; sebagai tempat yang aman. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengapa bagiku God is my sanctuary? Tahun ini banyak kelalaian, kesalahan, kecerobohan dan hal-hal buruk yang membuat Tuhan sedih  (kurasakan sih begitu) yang terjadi dalam hidupku. Syukur kepada Tuhan yang Maha Baik, tidak peduli betapa aku telah jatuh, retak dan hancur, aku selalu dapat datang kepada Dia. Tuhan Yesus akan selalu menerimaku apa adanya, dia kan menyembuhkan lukaku, memulihkan hatiku dan aku akan selalu tenang di dalam Dia, makanya itu God is my sanctuary.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak semua apa yang kuharapkan di awal tahun 2009 menjadi kenyataan. Beberapa hal malah melenceng jauh dari harapanku tapi aku tahu kok, Tuhan memang tidak akan selalu memberi yang aku pinta tapi Dia akan selalu menyediakan apa yang aku butuhkan. Di tahun ini salah satu kejadian yang membuatku diltarik&amp;nbsp; lagi untuk mendekat ke Tuhan adalah saat aku jatuh dari motor. Wuihh.. rasanya saat itu segala emosi bercampur jadi satu. Saat itu aku takut sekali. Takut luka di wajah tidak akan sembuh, sakit karena semua badan ini sangat sakit tapi dalam keterpurukan sepeerti itu , Tuhan mengijinkanku melihat hal-hal lain. Pertama aku sadar hidupku ini fana, apapun bisa terjadi padaku bahkan kalau Tuhan mau, Dia bisa mencabut nyawaku  tapi karena I*a adalah kasih , Ia tetap mempedulikanku. Pada saat yang sama  aku tahu mana teman sejati dan mana teman palsu. Sering aku berpikir di dunia saat ini sukar sekali menemukan ketulusan. Sukar menemukan teman yang tetap mengasihimu meskipun kehadiranmu tidak membawa keuntungan baginya. Saat aku begitu takut, sedih dan sendirian, ada teman-teman yang menghibur dan menunjukan bahwa mereka sungguh-sungguh peduli padaku. Sedihnya penghiburan itu bukan datang dari orang yang kupikir akan memperhatikanku :( , tapi  malah datang dari orang-orang yang tidak kusangka. ( terbukti kasih teruji saat kita sulit, siapa yang betul-betul ada) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun ini , aku juga mengalami kemunduran dalam kehidupan berjemaat namun disaat yang sama aku menikmati saat-saat aku pergi ke gereja karena  saat datang memuji dan menyembah, aku menjadi diriku. Tanpa embel-embel, tanpa memikirkan pendapat orang aku dapat datang  dengan tenang dan duduk diam ingin mencari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak semua hal terjadi di hidupku tahun ini suram, banyak hal-hal menyenangkan yang terjadi. Tapi apapun yang terjadi aku ingin selalu belajar untuk melihat kasih Bapa yang selalu menjagaku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terima kasih Tuhan untuk semua hal yang telah berlalu, terima kasih untuk setiap tangisku, sedihku, tawaku dan senyumku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai penutup aku mau tuliskan lirik lagu senyum pelangi (dipopulerkan oleh Dewi Guna)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kubuka mataku&lt;br /&gt;Hari tlah berganti, tiada lagi yang lalu&lt;br /&gt;Musim tlah berganti lagi&lt;br /&gt;Ku tahu yang pasti Engkau peduli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun tawa berganti derita&lt;br /&gt;Di setiap tarik nafas hidupku&lt;br /&gt;Kau tetap setia , ada didepanku&lt;br /&gt;Di dalam hidupku, tak'an terlelap&lt;br /&gt;Sampai sang mentari adan senyum pelangi &lt;br /&gt;akan berseri&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #a64d79;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;-God bless-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1195006231289260569?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1195006231289260569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1195006231289260569' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1195006231289260569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1195006231289260569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/12/tutup-tahun.html' title='Tutup tahun'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-4607745476078043585</id><published>2009-12-28T15:14:00.000+07:00</published><updated>2009-12-28T15:42:18.592+07:00</updated><title type='text'>Belajar Melepaskan</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu bulan ini rasanya aku sedang jadi ABG. Menyukai seseorang yang sebenarnya aku sadar orang itu terlalu baik untukku. Namanya juga mimpi harus setinggi-tingginya bukan? Kalau sebulan yang lalu aku selalu memandangin fotonya di facebook, berharap dia tiba-tiba suka padaku, kini aku sudah menjejakkan kakiku kembali ke bumi alias hidup dalam realitas. Aku akan belajar melepaskan rasa sukaku, tidak mau dikendalikan oleh emosi yang lebih ke arah nafsu dan mau berkonsentrasi merapikan hidupku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku menyapa pria idamanku tersebut dan ini adalah pertanda aku melepaskan impianku padanya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat tinggal khayalan, selamat datang realitas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-4607745476078043585?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/4607745476078043585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=4607745476078043585' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4607745476078043585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/4607745476078043585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/12/belajar-melepaskan.html' title='Belajar Melepaskan'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-3750357094840421739</id><published>2009-12-26T00:03:00.000+07:00</published><updated>2010-01-02T09:21:16.536+07:00</updated><title type='text'>Lagu Favorit Natal kali ini</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natal kali ini aku memiliki lagi favorit judulnya Natal di hatiku dinyanyikan oleh Bobby One way. Begini lagunya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti palungan&lt;br /&gt;layakkanlah hatiku menyambutMu Tuhan&lt;br /&gt;Seperti Emas, Kemenyan dan Mur&lt;br /&gt;Biar Hidupku berkenan padaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff : Sebab Natal tak akan berarti tanpa kasihMu lahir dihatiku&lt;br /&gt;Hanya bersamaMu Yesus kurasakan selalu&lt;br /&gt;Indahnya Natal dihatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Refleksiku akan lagu ini. Sudahkan kita sungguh-sungguh menempatkan Tuhan Yesus dengan posisi yang layak di hati kita? Jangan-jangan Tuhan hanya ada disudut-sudut? Jika Tuhan sudah dihati kita , betulkah hidup kita berkenan kepadaNya? Sudah kita mengejar kekkudusan hidup dan buah pertobatan yang benar? Jadi sekali lagi Natal bukan perayaannya tapi apakah perenungan kembali apa arti Tuhan Yesus bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;God bless&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-3750357094840421739?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/3750357094840421739/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=3750357094840421739' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3750357094840421739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3750357094840421739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/12/lagu-favorit-natal-kali-ini.html' title='Lagu Favorit Natal kali ini'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2655982706916712045</id><published>2009-12-25T23:21:00.000+07:00</published><updated>2009-12-26T00:03:00.574+07:00</updated><title type='text'>Natal berarti....................</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita yang telah menjadi kristen sejak kecil , tentunya natal sudah tidak asing bukan? bahkan terkadang saking "terbiasa" merayakan natal, natal akan hanya menjadi sekedar aktivitas rutinan tahunan yang kita rayakan tanpa makna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku mau berbagi pikiran tentang apa arti natal bagiku tahun ini. Ini merupakan natal kedua dimana aku sungguh-sungguh mengalami kelelahan dalam mempersiapkannya. Tahun lalu, Natal terasa melelahkan karena aku harus bolak balik kantor - rumah sakit- rumah- untuk mengurus adikku yang kena DBD. Saking lelahnya tubuh ini sampai nggak kepikir tuh untuk merenungkan makna natal. jadi yah gitu deh natal berlalu begitu saja. Tahun ini merupakan  natal kedua dimana aku mengalami kelelahan yang sama hanya saja kasusnya agak berbeda. Pada Natal kali ini aku mendapatkan kesempatan menjadi anggota bagian sie. acara. Tim kami terdiri dari 4 orang, hanya saja masalahnya diluar pelayanan , kami masih memiliki kehidupan lain  misalkannya saja diriku yang harus bekerja di kantoran jadi tidak  bisa juga fokus  100 % memikirkan  natal. Nah tantangan mempersiapkan natal ini datang karena waktu persiapan natal yang pendek, jadwal acara yang berdekatan dan keterbatasan SDM. Ada waktu di mana sepulang kerja dalam kondisi tubuh dan pikiran yang capek , aku masih harus ke gereja. Yang terburuk adalah persiapan acara yang memakan waktu dari pagi hingga malam dimulai dari tanggal 17 Desember sampai 21 Desember. Kalau nih badan boleh teriak pasti dah teriak deh sambil berkata; " Tolong, aku butuh istirahat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah yang baru ditulis diatas hanya latar belakangnya, sebenarnya dalam kelelahan itu , aku sampai disatu titik aku menyerah dalam mempersiapkan natal ini. Aku hanya ingin menjadi jemaat biasa yang tinggal duduk menikmati ibadah Natal. Pada titik inilah aku merenungkan apa sih makna natal untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku natal bukan hanya sekedar kesempurnaan acara tapi bagaimana kita semua yang terlibat di dalamnya penuh antusias mempersiapkannya. Tema natal gerejaku tahun ini adalah Hadiah terbaik untuk Tuhan?  jadi seharusnya semua panitia yang terlibat dalam persiapan natal minimal mempunyai kerinduan untuk mempersiapkannya sebaik mungkin sebagai  kado yang layak. Aku percaya kami semua yang terlibat memiliki semangat itu. Tapi ternyata semangat itu tidak cukup . Yang namanya sebuah tim pastilah terbentuk dari berbagai orang dengan berbagai karakter dan cara kerja yang berbeda. Salah satunya hambatan datang justru dari  teman satu kepanitian kami. Ia seorang yang sangat perfeksionis. Aku tahu sebenernya mungkin maksudnya ia ingin mempersembahkan yang terbaik tapi sepertinya ia lupa bahwa manusia yang terlibat untuk mempersiapkan natal itu lebih penting dari sekedar perayaan yang sempurna. Akibatnya dalam proses persiapan natal banyak timbul keluhan, kesedihan bahkan air mata. Sedih bukan? Natal adalah momen penuh sukacita tapi yang terjadi adalah banyak oarng tertekan dalam mempersiapkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Tuhan Yesus lahir, Ia datang dalam kondisi sangat sederhana. Ia dirayakan oleh para gembala, kaum terendah dalam masyarakat israel saat itu. Ia tidak dirayakan dengan musik  dan  atau acara yang gempita. Jadi mengapa harus terpaku pada kesempurnaan sambil mengabaikan perasaan manusia yang terlibat di dalamnya.Aku tahu tiada selain yang terbaik yang harus kita berikan kepada Tuhan , memang haruslah yang terbaik namun kadang-kadang ada hal-hal yang terjadi di luar kendali kita sehingga mengacaukan acara. Tapi itu bukan berarti natal akan tanpa makna.Sesungguhnya  fokus kesempurnaan pada acara natal itu kembali lagi pada motivasi; siapakah yang hendak dipermuliakan dengan keberhasilan acara natal itu? Diri kita yang mempersiapkannnya atau Tuhan? Yang aku tahu Tuhan Yesus adalah Allah yang sangat berbelas kasih, Ia mengasihi manusia. jadi layakkah kita menekan manusia lain dalam tim hanya demi kesempurnaan natal? Bukankah lebih baik saling menopang supaya kita dapat mempersembahkan yang terbaik bagi Dia?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2655982706916712045?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2655982706916712045/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2655982706916712045' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2655982706916712045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2655982706916712045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/12/natal-berarti.html' title='Natal berarti....................'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-5238234236508337835</id><published>2009-12-23T09:44:00.000+07:00</published><updated>2009-12-23T10:44:05.281+07:00</updated><title type='text'>Dilema Natalku</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di natal kali ini , aq baru mengalami dilema yang sangat membuat pusing. Ironisnya dari pengalaman natal kali ini, aku baru menyadari bahwa aku hanya manusia biasa, aku punya banyak sekali keterbatasan. Coba dari awal aku sadar aku terbatas maka aku tak akan memaksakan diriku. Kemarin kacau bngt, aku menangis. Menangis karena kesal, capek semuanya berpadu jadi satu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memaksakan diriku dalam mempersiapkan natal ini namun tanpa sadar karena natal ini aku mengecewakan banyak orang. Aku mengacaukan jadwalku, mengorbankan orang-orang. Bukan bermaksud membela diri, aku tahu semua juga capek nyiapin natal bukan aq saja tapi aq memang nggak tahan kalau terlalu memforsir diri. Aku jadi berpikir apakah pelayanan diatas kasih dan janji kita terhadap orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Natal adalah  kasih? buat apa mengorbankna orang demi perayaan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-5238234236508337835?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/5238234236508337835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=5238234236508337835' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5238234236508337835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5238234236508337835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/12/dilema-natalku.html' title='Dilema Natalku'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-5104999711184157148</id><published>2009-12-11T09:28:00.004+07:00</published><updated>2010-11-26T08:49:39.720+07:00</updated><title type='text'>Little Drummer Boy</title><content type='html'>One of my fav.song&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Come they told me pa rum pa pum pum&lt;br /&gt;A new born king to see pa rum pa pum pum&lt;br /&gt;Our finest gift we bring pa rum pa pum pum&lt;br /&gt;To lay before the king pa rum pa pum pum, ra pum pum, ra pum pum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So to honor Him, pa rum pa pum pum, &lt;br /&gt;When we come. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Little Baby, pa rum pum pum pum &lt;br /&gt;I am a poor boy too, pa rum pum pum pum &lt;br /&gt;I have no gift to bring, pa rum pum pum pum &lt;br /&gt;That's fit to give the King, pa rum pum pum pum, &lt;br /&gt;rum pum pum pum, rum pum pum pum, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shall I play for you, pa rum pum pum pum, &lt;br /&gt;On my drum? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mary nodded, pa rum pum pum pum &lt;br /&gt;The ox and lamb kept time, pa rum pum pum pum &lt;br /&gt;I played my drum for Him, pa rum pum pum pum &lt;br /&gt;I played my best for Him, pa rum pum pum pum, &lt;br /&gt;rum pum pum pum, rum pum pum pum, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then He smiled at me, pa rum pum pum pum &lt;br /&gt;Me and my drum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon pernah ada cerita anak-anak diciptakan karena terinspirasi lagu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dikisahkan adalah seorang anak yang bernama David. David ini adalah anak pemilik rumah di Betlehem. Sejak&amp;nbsp; kecil, David senang sekali bersenandung dan menciptakan irama perkusi dengan suaranya.Semua hal yang menarik perhatiannya pasti akan ia tuangkan menjadi irama-irama baru yang menarik dan indah. Lama-Lama bakat istimewa David ini disadari oleh kedua orang tuanya sehingga mereka memberikannya sebuah genderang dan benar saja&amp;nbsp; adanya sebuah&amp;nbsp; genderang semakin memberikan David semangat untuk menciptakan nada-nada baru.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kala itu, hari sangat dingin, banyak orang kembali ke Betlehem karena harus mengikuti sensus penduduk yang diadakan oleh Kaisar Agustus. Saat seluruh keluarga David tengah berkumpul di ruang&amp;nbsp; bawah untuk saling berbagi cerita&amp;nbsp; tiba-tiba terdengar suara ketukan..tok..tok..tok&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dimuka pintu&amp;nbsp; tampaklah sepasang suami isteri, raut wajah&amp;nbsp; mereka menunjukkan mereka sangat kelelahan. dan bingung. Rupanya pasangan ini sudah tidak dapat lagi menemukan tempat untuk menginap padahal si isteri sedang bersiap untuk melahirkan didorong oleh rasa belas kasihan orang tua David&amp;nbsp; akhirnya mengijinkan mereka untuk menginap akan tetapi pasangan suami istri itu&amp;nbsp; tidak dapat menginap di ruang tamu&lt;/div&gt;melainkan di ruang tengah bersama dengan hewan-hewan. Nama pasangan suami istri itu adalah Yusuf dan Maria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan Tibalah saatnya Maria melahirkan , Ibu-ibu bersiap-siap membantu kelahiranNya. David yang masih kecil hanya bisa memandang dari jauh sambil tidak sabar ingin melihat bayi yang akan dilahirkan Maria. Akhirnya&amp;nbsp; bayi itu dilahirkan dengan selamat dan dinamakan Yesus . Meskipun Bayi itu hanya dibungkus kain sederhana dan dibaringkan di atas palungan ternyata kelahiranNya mendatangkan sukacita dalam hati banyak orang.sehingga banyak tamu yang ingin melihat bayi itu. Gembala-gembala datang untuk melihat bayi itu, bahkan ada orang-orang kaya terpelajar yang datang dari jauh  hanya untuk menyembah bayi itu dan mempersembahkan mas, mur dan kemenyan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya David juga ingin memberikan hadiah tapi dia tidak punya apa-apa untuk diberikan. Lalu David mendapatkan sebuah ide. Semua orang suka musik bukan ? dan karena itu&amp;nbsp; David akan memberikan hadiah  berupa lagu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, ketika banyak orang berkumpul mengelilingi bayi itu, David datang&amp;nbsp; dan mulai memainkan genderangnya sambil bernyanyi&amp;nbsp; &lt;b&gt;Come they told me pa rum pa pum pum...A new born king to see pa rum pa pum pum................&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah ceritanya tentang David dan Drumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangkan diri kita adalah&amp;nbsp; David. Ketika tiba saatnya menyambut sang Raja yang adalah&amp;nbsp; adalah Raja segala Raja, pencipta semesta , pencipta segalanya.&amp;nbsp; Adakah&amp;nbsp; yang dapat  kita berikan? Keberadaannya yang sempurna membuat seolah-olah yang kita berikan&amp;nbsp; tampak tak berarti . Untungnya Allah&amp;nbsp; kita adalah Raja yang murah hati,&amp;nbsp; Dia tahu kita miskin sehingga yang Dia minta adalah sebuah hati yang bersukacita menyambutNya, hati yang mau memberi...memberi yang terbaik.....jadi  marilah kita memberikan apa yang bisa kita lakukan , yang terbaik hanya untuk Dia yang adalah Raja segala Raja....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : (cerita diambil dari kumpulan cerita How stuff work)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-5104999711184157148?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/5104999711184157148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=5104999711184157148' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5104999711184157148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5104999711184157148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/12/little-drummer-boy.html' title='Little Drummer Boy'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2387282144968539509</id><published>2009-12-08T10:54:00.001+07:00</published><updated>2010-11-23T14:59:10.538+07:00</updated><title type='text'>Mencoba untuk mendengar</title><content type='html'>Inilah aku dipenghujung tahun 2009 dalam kondisi krisis hidup akut. Berbagai&amp;nbsp; hal berputar di kepalaku dan&amp;nbsp; entah mengapa hampir semuanya adalah perasaan sedih yang begitu mendalam, rasa sepi dan takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya aku sudah sampai di titik terjenuh dalam hidupku. Aku menyesali pekerjaanku yang biasa-biasa saja, aku menyesali keberadaanku (kepribadianku, penampilanku bahkan keluargaku) sampai aku tidak tahu apa yang yang harus kulakukan di tahun mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu kemarin, sepertinya aku mengerti mengapa diriku begitu kosong. Kekosongan ini muncul karena aku telah lepas dari sumber hidupku yaitu Tuhan. Rutinitas, Lelah fisik maupun mental telah membuatku hidup dalam dunia yang penuh dengan ketergesaan. No time to pray, No time to read the bible dan yang paling buruk adalah No time to listen to God words.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesombonganku membuatku merasa lebih rohani daripada orang lain membuatku lupa bahwa tidak peduli seberapa sering sebuah perikop diulas, seharusnya perikop tersebut tetap mempunyai makna tertentu bagiku. Di dalam doa-doa kilatku yang kulakukan hanya berbicara, berbicara dan bicara  tanpa memasang telinga dan hati untuk respon atas pembicaraanku dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari ini, sebuah artikel mengingatkanku bahwa Tuhan mau berbicara denganku  tapi terkadang aku tidak memberi hatiku untuk mendengar. Dan inilah aku Tuhan ,aku yang sedang terjatuh, aku yang sedang kesepian, aku yang sedang takut, aku yang sedang bertanya-tanya," Tuhan, jika saja Kau bukan penciptaku , akankah Kau tetap mengasihiku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini ,aku mau belajar berdiam, belajar mendengar , mendengar bisikan lembut dari Tuhan.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berdiam di kesunyian&lt;br /&gt;Di keheningan baitMu BAPA&lt;br /&gt;Tanpa kata dan tanpa bahasa&lt;br /&gt;Hanya menunggu Engkau Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus Tuhanku&lt;br /&gt;Kau paling mengerti&lt;br /&gt;Rapuh hati ini&lt;br /&gt;letih jiwa ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamah ya Tuhanku&lt;br /&gt;Jamah ya Tuhanku&lt;br /&gt;Sbab Engkaulah Tuhan &lt;br /&gt;Yang Paling mengerti &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Terambil dari album Franky Sihombing, Healing Worship 2)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2387282144968539509?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2387282144968539509/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2387282144968539509' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2387282144968539509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2387282144968539509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/12/mencoba-untuk-mendengar.html' title='Mencoba untuk mendengar'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-6132220601695297466</id><published>2009-12-05T11:34:00.001+07:00</published><updated>2010-11-26T08:50:50.953+07:00</updated><title type='text'>Pengamat</title><content type='html'>Hai..hai,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sisi menarik karena selalu berkendaraan umum adalah banyak hal yang bisa kita perhatikan. Aku termasuk salah satu orang yang tidak dapat mengendalikan pikiranku , oleh karenanya dari pada&amp;nbsp; pikiranku mengembara tidak jelas lebih baik aku memperhatikan kondisi disekitarku. Kadang-kadang kalau lagi rajin, hal-hal yang menarik perhatianku akan kutulis , itulah sebabnya ada blog ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kalau kubaca ulang beberapa hal yang kutulis terlihat mendramatisir, Mungkin hal-hal yang terjadi sebenarnya hal biasa saja tapi karena itu kejadian diambil dari perspektifku makanya kejadian itu akan sangat berarti bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah ada orang bilang satu hal bisa dilihat dari berbagai perspektif dan bagi yang pernah melihat/mengalami hal yang seperti kualami dan memiliki pendapat yang berbeda itu pun tak apa karena kembali lagi setiap orang bebas berperspektif&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-6132220601695297466?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/6132220601695297466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=6132220601695297466' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6132220601695297466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/6132220601695297466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/12/pengamat.html' title='Pengamat'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1868384404912091727</id><published>2009-12-03T11:35:00.000+07:00</published><updated>2009-12-05T11:34:18.588+07:00</updated><title type='text'>My Everyday Miracle</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku selalu suka untuk menuliskan hal-hal kecil sederhana yang kulihat setiap hari. Hal-hal itu mengingatkanku akan keindahan dan kebaikan yang masih ada di tengah dunia yang seolah-olah telah busuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadiannya terjadi sabtu pagi tanggal 28 November 2009. Pagi itu terus  terang saja bukan pagi hari yang menyenangkan. Malamnya aq habis nangis sampai kepala berdenyut-denyut tidak karuan. Dalam perjalanan sebelum  naik bis, aq meninggalkan HPku padahal hari itu aq mau ketemuan sama sepupuku dan kalau nggak ada HP jd susah kan untuk saling memantau posisi jadi dengan berat hati mau nggak mau aq kembali lagi ke rumah (lumayan jauh dan untuk gadis yang agak gemuk hal itu lumayan buat capek).  Seharusnya aq naik bis ke semanggi jam 1/2 10 tapi berhubung hrs balik ngambil HP akhirnya baru bisa naik bis jam 10. Saat berada di dalam bis , aq mengenali satu sosok nenek pemulung yang sering kulihat di area sekitar kantorku. Semula aq bingung tuh nenek tidur dengan santainya di bis AC. Dia terlihat sangat menikmati tidur di situ padahal bis yang kunaiki kemarin bukanlah bis AC yang bagus. Kursinya sudah tidak nyaman dan ACnya pun tidak terlalu terasa dingin. Bis pun mulai berjalan. Sepanjang perjalanan sebelum kenek menariki ongkos, aq mulai berpikir, bagaimana yah kalau nenek itu diusir? , kalau pun nenek itu bayar uang tuh nenek pasti habis. Dalam hati aq bertekad kalau tuh nenek sampe dimarahin kenek, mungkin nggak ada salahnya kubayari saja ongkosnya dan tibalah waktu untuk membayar ongkos, setelah melewati 3 penumpang didepanku sampailah si kenek  mendekati tempat si nenek tertidur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aq mulai memperhatikan apa yang selanjutnya akan terjadi, ternyata di hadapan si nenek, si kenek cuman bercanda, dia berkata; Nek, ongkosnya mana? Nenek itu dengan terbata-bata menjawab mayasarinya nggak ada (itu bis reguler) , nenek itu bilang dia mau ke setia budi. Trus kenek itu bilang ya udah tidurnya lanjutin lagi dah nek." dan pergi melanjutkan menariki ongkos ke penumpang berikutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat itu, aq yang sedang melankolis mode on, langsung berkaca-kaca. Mungkin bagi sebagian orang hal itu remeh, tapi bagiku itu itu hal yang menguatkan. Saat kita mulai egois, saat yang kaya mulai sulit untuk memberi ternyata kebaikan hati itu masih ada di dalam diri orang -orang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1868384404912091727?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1868384404912091727/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1868384404912091727' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1868384404912091727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1868384404912091727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/12/my-everyday-miracle.html' title='My Everyday Miracle'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1356821790396659002</id><published>2009-11-14T13:55:00.000+07:00</published><updated>2009-11-14T13:57:48.824+07:00</updated><title type='text'>It is</title><content type='html'>I found this poem in one of my favorite blog, renungan harian kita , Here is the poem:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;It Is&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's so good to know that you have someone who'll be willing to help you cope up in every frustrations you're having. Every depressing moments, every down moments, every self-worthless-realization moments, he'd be there, not because you want someone to be with you, but because he wants to be with you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's great to know when a person appreciates every little thing you do. Even a smile would mean a lot to him, just because you own that smile. And that even if no words are expressed as long as the eyes understand, you'd be able to communicate, just like that.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's overwhelming when a person tells you that he loves you for who you are. He may not have an answer when you ask him why, but really, he doesn't have to have reasons for loving you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's more grateful to know that someone is grateful to have you. We don't choose the people who enter our lives, so it must be luck that you have that person, then you have to be thankful. It may just be coincidence or fate, but whatever the reason is, you have to be thankful in having him the same way he is thankful for having you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's a wonderful feeling when you're on the verge of giving up the things you've worked hard for, someone isn't just helping you carry the weight on your shoulders, but he carries it on his own because he'd also be in pain when you are in pain. And then you'll realize, trials would all be worth it as long as you have him, not because he would do things for you, but because you gather all the strength you need, in him and his love.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's a superb feeling when one is willing to take the risks just so you'll be happy. Unselfishness rule in him just so happiness would take over you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's a nice feeling that when you're apart, and days seem to be long, that person misses you. Yes, you might feel bad about not being with each other, but knowing that you feel the same way would drive those blues away, thinking, you'd fight over that feeling because you're looking forward to seeing each other, and that's something to be happy about.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's a great feeling when he wants to be with you because of the happiness you have when you're together. That even if corny jokes and senseless stories are told, it won't matter as long as you're together.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's a lovely feeling when someone thinks about your future, with or without him. He cares and he cares enough to think of you and what you'll be someday. But of course, he also wants to be in it someday.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's a nice feeling when you can be who you really are with that person. No pretentions, no lies, no hypocrisy, because he accepts you for who you are. You can be funny, you can be embarrased, but it won't matter coz it doesn't matter to him. Trust and faith in each other keeps you alive. And it will always do.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's good to know that you have someone who'll not have the intentions of breaking your heart. Instead, he would be willing to mend it, picking up the broken pieces of your heart that your past love have scattered in the ground. He may not be able to put the pieces back to where they really belong, but you shouldn't mind, because he had repaired that heart of yours, and he fixed it in his own way. He loves you in his own way, not the way your past did. He fixed your heart in a different way, to keep you from feeling the pains of your past heartache and to make you feel, the love, that he's unselfishly giving.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's a great feeling when that person has every effort to let you feel what he feels for you. Because of the distractions, you may not hear him shout it to the world, but as long as you feel it, his efforts has paid off, big time. And when you feel the same way too... He'd feel as if he's the luckiest person alive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... when in fact, you're more blessed to have him.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1356821790396659002?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1356821790396659002/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1356821790396659002' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1356821790396659002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1356821790396659002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/11/it-is.html' title='It is'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-7276558388985678618</id><published>2009-10-22T10:55:00.000+07:00</published><updated>2010-01-03T13:50:01.334+07:00</updated><title type='text'>Jd sakit hati karena terlalu banyak berpikir...</title><content type='html'>hai blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini aku mau curhat sedikit nih .Pernah dengar cerita tentang kenangan baik,&amp;nbsp; tulislah diatas batu agar&amp;nbsp; bisa abadi tapi hal-hal yang buruk tulislah diatas pasir sehingga angin akan membawanya pergi. Kali ini setiap kekesalan yang kurasakan tidak&amp;nbsp; kutulis diatas pasir sih tapi di blog ini. Semoga dengan menuliskannya hati ini agak lega.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi gini, akhir-akhir ini aku&amp;nbsp; memikirkan hubungan persahabatan ku dengan salah seorang temanku.  Ternyata waktu telah berhasil membuat hubungan pertemanan kami memburuk atau sebenarnya dia tidak pernah menjadi temanku? persahabatan yang ada hanya khayalannku saja (inilah sisi negatif dirku yang kebanyakan berkhayal). Hmm ..mungkin dia tidak akan menjadi sahabatku lagi jadi tak usah dipikirkan. Ingat People come and go... mungkin temanku itu memang hadir hanya untuk sebuah musim dan musim itu sudah berakhir..sedih..but i can get through this...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi inget lagu yang akhir-akhir kusuka Nobody loevs me like you do. Only Jesus that can love me for what I am , without reason, without limited time.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Nobody Loves me like You do&lt;br /&gt;Each time when I feel all things disappeared&lt;br /&gt;Im so glad that You are here&lt;br /&gt;Through the darkest night&lt;br /&gt;You always be my light&lt;br /&gt;And You guide me all the way&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Only you can heal broken part in me&lt;br /&gt;By Your love and sensitivity&lt;br /&gt;With You were by my side &lt;br /&gt;Everything will be alright&lt;br /&gt;You help me to see the beautiful things&lt;br /&gt;You gave for me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nobody loves me like You do&lt;br /&gt;You touch my heart with love so deeply and true&lt;br /&gt;I have been searching for my whole life through&lt;br /&gt;Just to found that Nobody loves me like You do&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-7276558388985678618?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/7276558388985678618/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=7276558388985678618' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7276558388985678618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/7276558388985678618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/10/jd-sakit-hati-karena-terlalu-banyak.html' title='Jd sakit hati karena terlalu banyak berpikir...'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2132806351887860985</id><published>2009-10-16T09:29:00.000+07:00</published><updated>2009-10-16T10:24:58.746+07:00</updated><title type='text'>Just another though of mine</title><content type='html'>Hola...it's been along long long time since i never write anymore in this blog...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini hari jumat, hari dimana aq mulai bermalas-malasan di tempat kerja jadi kupikir tidak ada salahnya untuk mulia memcorat-coret. Hal yang menarik perhatianku adalah sebuah email yang barusan saja kuterima dari seorang teman. Email sederhana yang memberi sedkit tips bagaimana untuk menikmati hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup itu anugerah bukan? sayangnya nggak semua orang mengganggapnya demikian. Kesibukan dan rutinitas telah membuat kita menjalani hidup sebagai statis dan efek sampingnya banyak orang menjadi seperti robot. Mereka bangun pagi..berangkat kerja..pulang di malam hari begitu terus dan terulang-ulang ..yang paling buruk stress dan hal-hal yang tidak mengenakan lainnya telah membuat orang-orang tambah semakin egois, picik dan penuh kemarahan. Ini bukan sekedar pengamatan karena aq pun menyadari aq telah menjadi orang yang seperti itu..lupa rasanya menjadi senang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini, aq mulai memikirkan kembali telah jadi orang yang seperti apa aq ini? hasilnya tidak mengenakan :(, ternyata aq sudah menjadi orang yang menyebalkan. Penuh kemarahan, penuh kecurigaan, penuh iri hati..waduh aq persis kayak truk sampah :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya melalui perenungan panjang ada beberapa pelajaran yang kupetik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jika orang bilang jangan pernah membandingkan dirimu denganoarng lain  maka hal itu betul. Iri hanya akan membuat kita tersiksa dan  iri hanay membuat kita selalu tidak dapat bersyukur. Jadilah diri kita sendiri..karena apalah artinya disukai banyak orang tapi rasa suka itu didasrkan kesukaan orang pada "topeng" kita bukan pada diri kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan terlalu berharap banyak pada manusia. Manusia hanya akan mengecewakan. Masih inget cerita tentang kakek yang hatinya bopeng-bopeng. Kadang-kadang apa yang kita terima tidak sebanding dengan apa yang kita dapat tapi itulah hidup, mengutip  omongan salah seorang frater kunci untuk bisa bahagia yah tulus saja. Berikanlah pemberianmu sebagai pemberian buakn sebagai transaksi dagang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang datang dan pergi dalam kehidupan kita. Ada orang yang datang betul-betul datang sebentar (mungkin dikirim Tuhan untuk menyadarkan kita akan warna warni dunia) orang -orang ini akan cepet hilang jadi jangan terlalu dipikirkan ketika mereka menghilang. ..tapi jangan salah ada juga orang yang dikirim Tuhan untuk menjadi orang-orang yang meninggalakn jejak dan kenagan manis dalam hidup kita. Orang-orang seperti ini harus kita hargai , harus dijaga karena mereka sukar ditemukan. Membentuk pertemanan itu butuh waktu , idsana ada belajar berbagi, belajar percaya, belajar peduli tetapi menghancurkan persahabatan itu mudah jadi perhatikan ucapmu, perhatikan lakumu jangan sampai kau menyakiti mereka yang benar-benar peduli padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tuluslah dalam berteman  dan jangan jadi hakim. Teman ada untuk saling melengkapi karena teman adalah orang yang tetap menerimamu meskupun kamu adalah orang yang tidak sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisanya aq akan menanggapi email yang dikirim temanku itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berhenti khawatir akan usia, berat badan.&lt;br /&gt;    Setuju..pertambahan usia itu kenyataan yang nggak bisa dihindari masalah akan muncul ketika usia bertambah tapi kelakuan masih saja kekanak-kanakan. Berat badan juga begitu, pengalamanku sih semakin nambah umur semakin gemuk jadi jangan terlalu terobsesi diet (semoga aku bisa seperti itu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berteman dengan orang-orang ceria&lt;br /&gt;    Hmm manusia itu ada banyak macamnya. Teman-teman yang ceria akan membuat kau bersemangat tapi jangan salah teman-teman yang pemurung  juga ada supaya kita bisa jadi sedikit sinar matahari untuk menghangatkan hati mereka yang dingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Belajar..belajar..belajar&lt;br /&gt;    setuju banget karena banyak hal menarik didunia ini yang masih bisa diekplor...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Nikmati hal-hal sederhana yang manis&lt;br /&gt;    Disinilah seninya hidup, terkadang Tuhan nampak pada setiap ordinary miracle that we meet everyday&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tertawa&lt;br /&gt;     Kata orag sih tertawa obat stress. Semoga diwaktu -waktu mendatang akan banyak muncul alasanku untuk tertawa dan tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ketika harus menangis&lt;br /&gt;    aq pernah membaca sebuah quote: Ketika kita sangat sedih, cry a river..built a bridge and get over it...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kelilingi dirimu dengan hal-hal yang kusukai&lt;br /&gt;    tidak pernah salah untuk memanjakan diri sendiri...dan benar terkadang saat untuk menyepi menyendiri rumah adalah tmpt terbaik karena dirumah ada orang-orang yang sungguh peduli pada kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jaga kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Diri sendiri perlu dimanjakan juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.  Aq nggak bisa berekspresi , gimana yah yah menunjukan orang-orang kalau I really care?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CMarisca%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CMarisca%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CMarisca%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: navy;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: maroon;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: maroon;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: maroon;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: maroon;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: maroon;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: maroon;"&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: maroon;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: maroon;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2132806351887860985?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2132806351887860985/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2132806351887860985' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2132806351887860985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2132806351887860985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/10/just-another-though-of-mine.html' title='Just another though of mine'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-555700313517177990</id><published>2009-07-21T10:45:00.000+07:00</published><updated>2009-07-21T11:32:36.856+07:00</updated><title type='text'>Pelajaran dari SGK Children Days</title><content type='html'>Hai blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah cukup lama aq tidak menulis dan kemarin malem salah seorang teman memberikan tema yang cukup menarik hasil dari acara SGK children days  dan jalan-jalan Pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertama aq ingin menuliskan beberapa hal yang menarik perhatianku dari acara SGK Children Days. Kemarin di acara itu, aq akhirnya bisa melihat langsun Kak Ivone dan boneka hai-hai, yang acaranay suka kudengar di radio RPK. Wah ternyata  Kak Ivone itu sungguh-sungguh pelayan anak yang luar biasa. Ketika membawakan cerita , dia membawakannya tidak tanggung-tanggung sangat maksimal dan tidak jaim dan dengan cara itulah dia sungguh berhasil menarik hati anak dan saya untuk menikmati firman Tuhan yang dibagikan hari itu. Pelajaran penting dari acara kemarin adalah dari Firman Tuhan yang dibawakan kemarin, Meskipun berbeda kita tetap keluarga Allah. Terkadang kita sering kali terlalu fokus pada diri kita. Kita membandingkan pelayanan kita dengan pelayanan orang lain. Kita mengukur keimanan kita dan membandingkannya dengan keimanan orang lain padahal thats not the point. Pelayanan itu seharusnya ditujukan untuk memuliakan Tuhan bukan ajang menyombongkan diri jadi buat apa kita berebutan pelayanan?  Toh kita semua keluraga Allah dan semua orang punya peran yang sangat penting. pelajaran yang kedua yang berhubungan dengan tema ini adalah Pelajaran untuk menerima perbedaan, sering kali kita menetapkan standar yang tinggi untuk menilai orang dikeliling kita , tanpa sadar kita menciptakan pagar yang membatasi kita membangun relasi dengan sesama kita. Kecenderungan menyamaratakan orang membuat kita mudah sekali menilai orang lain itu tidak layak untuk kita jadikan teman padahal untuk mengenal orang lain kita harus mengenalnya lebih dekat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-555700313517177990?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/555700313517177990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=555700313517177990' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/555700313517177990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/555700313517177990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/07/pelajaran-dari-sgk-children-days.html' title='Pelajaran dari SGK Children Days'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-3354287803478394601</id><published>2009-06-23T11:06:00.001+07:00</published><updated>2010-11-23T15:05:38.810+07:00</updated><title type='text'>Singleness</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini , setelah menbrowsing dan menggogling akhirnya aku menemukan review buku , "Lady in Waiting". dan dalam review itu aku menemukan suatu kutipan yang menarik dari Donna L Mihura, dan setelah menggoogling lebih jauh lagi, ketemu deh puisi ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;The Single One&lt;br /&gt;How blessed are you, you single one,&lt;br /&gt;Don't talk of care and woes.&lt;br /&gt;You've got too much to be thankful for,&lt;br /&gt;Oh what, you'd like to know.&lt;br /&gt;It's no mistake, no misdirection&lt;br /&gt;Of God's perfect plan&lt;br /&gt;That you've not found your special lady&lt;br /&gt;Or you, that certain man.&lt;br /&gt;God loves you so and has much more&lt;br /&gt;To give than you've ever received.&lt;br /&gt;That He's giving his best to you right now,&lt;br /&gt;You really must believe.&lt;br /&gt;His best is Himself, do you have it in full&lt;br /&gt;Or only a bit on the side.&lt;br /&gt;No man can meet your needs like God,&lt;br /&gt;Nor can a lovely bride.&lt;br /&gt;If your life's not complete, you know that Jesus is&lt;br /&gt;And your life He will fill&lt;br /&gt;If you'll only put Him first each day&lt;br /&gt;And live to do His will.&lt;br /&gt;He's gifted you for undistracted&lt;br /&gt;Devotion to the Lord.&lt;br /&gt;There should be nothing that can interfere&lt;br /&gt;With Him and prayer and the Word.&lt;br /&gt;Unless you let down the guard of your heart&lt;br /&gt;And let others take His place,&lt;br /&gt;Then you'll lack joy and peace and hope&lt;br /&gt;And not experience His grace.&lt;br /&gt;So give your heart right back to God,&lt;br /&gt;Let Him keep it safe for you.&lt;br /&gt;And when it's better than His best,&lt;br /&gt;He'll make your one into two.&lt;br /&gt;Donna L. Mihura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Semoga isi puisi ini dapat menginspirasi wanita-wanita single untuk jangan terlalu panik atau tergesa-gesa dalam mencari "pangeran dari surga". Be Calm and still, learn to put trust on Him. Serahkanlah hatimu pada Tuhan dan pada saatNya nanti Dia akan memberikan apa yang kita butuhkan :)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-3354287803478394601?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/3354287803478394601/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=3354287803478394601' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3354287803478394601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/3354287803478394601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/06/singleness.html' title='Singleness'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1676230906612174415</id><published>2009-05-22T09:35:00.000+07:00</published><updated>2009-05-22T13:09:51.260+07:00</updated><title type='text'>Kantor, sebuah pelajaran tentang toleransi</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah ada suatu kutipan yang mengatakan bahwa hidup adalah pelajaran tanpa akhir dan aq sangat setuju dengan kutipan itu, namun kali ini aq mau melihat secuil pelajaran yang dapat kita peroleh dalam kehidupan dunia kerja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang mengatakan cara terbaik untuk mencari uang adalah dengan menjadi kepala atas usahamu  alias memiliki bisnismu sendiri yang bisa kau kelola. Hal itu memang benar sekali, dengan memiliki usaha sendiri seharusnya kita dapat memiliki penghasilan lebih, namun ada juga beberapa orang yang lebih suka bekerja untuk orang lain alias pergi ngantor.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aq adalah salah satu orang yang untuk saat ini masih memilih untuk pergi ngantor. Setelah bekerja cukup lama sekitar 3 tahunan di sebuah kantor, ada pelajaran utama yang dapat kupetik dalam kehidupanku berkantor. Pelajaran itu dinamakan toleransi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sebuah kantor, apalagi kantor yang memiliki banyak divisi. Kita dimungkinkan bertemu dengan berbagai jenis orang dari berbagai latar belakang dan yang jelas dengan berbagai karakter. Dan bisa ditebak kan ketika begitu banyak individu yang berbeda berkumpul tak jarang terjadi gesekan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di kantor mana pun bahkan di kantor yang tingkat persaingannya tidak terlalu tinggi pun pasti selalu ada orang yang culas, selalu ada si backstabber, selalu ada si penggosip, selalu ada si egois, selalu ada si plin plan, dan mungkin tanpa disadari aq pun mungkin salah satu dari golongan yang telah kusebutkan itu. Tak jarang pula untuk menghidupkan suasana,  orang- orang yang seharusnya sudah dewasa  malah membullying rekan sekantornya hanya untuk mencairkan suasana untuk mencari bahan tertawaan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semakin lama kita bekerja di kantor, semakin kita akan menemukan perbedaan-perbadaan diantara rekan sekerja , hal ini terjadi karena semakin dalam relasi diantara kita. Bayangkan saja setiap hari kita menghabiskan 1/3 waktu kita di kantor. Pertemuan hampir setiap hari secara intens mau tak mau membuat kita mengeluarkan sifat asli kita, selain itu dikantor-kantor yang orang-orangnya tidak dekat , waktu yang ada malah semakin memperlebar jurang akibta prejudice yang semakin bertambah dalam. Akhirnya semua ini menghasilkan adanya kelompok-kelompok atau gank-gank kecil didalam kantor. Ajaib bukan kehidupan dalam sebuah kantor.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang bikin sedih adalah ketika semua masalah menumpuk, prasangka semakin tinggi, kita cenderung menghakimi rekan sekerja kita, kita mengganggap mereka pribadi yang menyebalkan, orang-orang yang sulit ditangani padahal kita lupa mungkin bagi mereka kita pun demikian. Dari sinilah aq belajar untuk bisa survive tanpa menyakiti orang-orang disekitarku adalah dengan belajar bertoleransi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam salah satu artikelnya Gde Prama pernah membahas tentang burung dengan sebelah sayap (Luciano de Crescenzo), ia mengatakan bahwa kita hanya dapat terbang (hidup dan bekerja) kalau kita berpelukan erat dengan burung sebelah sayap lainnya alias rekan sekerja kita. Bagiku inilah yang dinamakan toleransi. Untuk sampai tahap menjadi toleran dengan orang lain yang berbeda dengan kita, kita harus belajar rendah hati, belajar mengendalikan diri, belajar berbagi, belajar tulus, belajar bersabar  dan inti dari kesemuanya adalah belajar mengasihi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aq pun masih pemula, masih dalam tahap belajar mengasihi rekan-rekanku di kantor tapi satu yang aq yakini dari kantorlah aq belajar untuk semakin dibentuk untuk lebih mengasihi sesama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(catatan: sebenernya tidak hanya berkantor dalam kehidupan bertetangga, bergereja apalagi dalam keluarga , toleransi ini akan selalu harus diusahakan)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1676230906612174415?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1676230906612174415/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1676230906612174415' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1676230906612174415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1676230906612174415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/05/kantor-sebuah-pelajaran-tentang.html' title='Kantor, sebuah pelajaran tentang toleransi'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-5054398155098711401</id><published>2009-05-14T11:31:00.000+07:00</published><updated>2009-05-14T12:17:45.268+07:00</updated><title type='text'>Teman</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dear Blog,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudah lama mau nulis tapi belum juga sempat kulakukan, jadi sekarang mumpung lagi semangat mau nulis dulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Belakangan waktu terakhir sepertinya orang-orang mulai punya berhala baru (bahasanya serem yah) . Mungkin nggak se-ekstrem itu sih tapi dunia virtual telah membuat orang kecanduan begitu rupa..seakan dunia akan berhenti berputar kalau sehari saja tidak mengupdate status facebookmu, twittermu atau pun situs jejaring sosial yang lain. Bahkan ada trend baru, saling adu siapa kah yang paling banyak memiliki social networking. Siapa yang paling memiliki banyak temen di dunia virtual. Fenomena semacam ini bahkan telah menimbulkan kekhawatiran beberapa pihak. Orang-orang mulai mencemaskan ketika kehidupan nyata tergeserkan oleh kehidupan di dunia maya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai salah satu orang yang pernah begitu gandrungnya dengan facebook, saya jadi bertanya-tanya kenapa yah bermain, berinteraksi didunia maya itu begitu mencandu. Tak jarang pula terkadang dalam obrolan-obrolan di ym, im  atau facebook chat kita dapat mengeluarkan sisi lain dari diri kita. Seolah-olah ada yang coba kita dapat dari itu? apa mungkin dengan berinteraksi di dunia maya kita mencoba mendapat penerimaan diri? hmm entahlah...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dari pikiranku panjang lebar diatas sebenernya aq jadi bertanya-tanya , apa sih makna teman bagiku dan bagi orang-orang. Gara-gara terlalu gandrung sama situs jejaring sosial pernah ada temenku ngomong gini, nggak capek apa ka, berteman didunia maya, beberapa dari orang-orang yang kita bahkan tidak pernah bertemu . Setelah kupikir-kupikir iya juga sih , daripada terlalu terterbiasa sama orang-orang yang sebenernya aq belum kenal sama sekali (belum tentu yang mereka sampaikan di chat itu kondisi asli mereka). Lebih baik aq menjaga teman-temanku didunia nyata dengan baik. Seperti kata pepatah teman sejati sukar didapatkan makanya sekalinya ada dalam genggaman jangan dilepaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aq jadi teringat sama kata-kata dalam sebuah buku (life on refrigerator door) tak ada yang dapat menggantikan kehadiran. Kata-kata ini menyadarkanku teman iyalah orang yang hadir. Orang yang bisa kita lihat, kita sentuh, kita denger suaranya. Tapi jangan salah hadir itu nggak harus selalu kehadiran fisik bisa juga lewat pesan tertulis (sms, email) ataupun suara (telepon) . yang jelas teman daripada penasaran sama temen yang maya lebih baik jaga temen yang nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-5054398155098711401?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/5054398155098711401/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=5054398155098711401' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5054398155098711401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/5054398155098711401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/05/teman.html' title='Teman'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-371719844362439677</id><published>2009-04-27T08:41:00.000+07:00</published><updated>2009-04-27T11:25:21.148+07:00</updated><title type='text'>Aku ini, Jangan takut</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dear Blog,&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pagi ini aq mau menshare khotbah yang kudengar di ibadah sore kemarin, bahannya terambil dari Matius 14:22-33. Khotbah tentang pengharapan yang ada ketika ketakutan muncul.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Mengapa manusia takut? Apakah rasa takut itu wajar? Sebenarnya rasa takut merupakan salah satu respon dari diri kita dalam menghadapi sesuatu yang kita belum tahu pasti. Persepsi bawah sadar membuat kita menciptakan standar dalam benak kita dalam mengantisipasi sesuatu. Bagiku saya rasa takut wajar karena terkadang itu membuat kita melakukan yang terbaik namun yang menjadi masalah adalah ketika ketakutan mengendalikan hidup kita.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pada Kisah Yesus berjalan diatas air dikisahkan bagaimana murid-murid mengalami ketakutan saat badai menyerang perahu mereka. Ditengah badai itulah Yesus datang dan berjalan diatas air. Dia berkata (Matius 14: 27) "Tenanglah! Aku Yesus. Jangan takut!". Begitulah yang terjadi dalam kehidupan kita, ketika badai datang dalam kehidupan kita, entah itu penyakit, masalah tau apapun yang kta anggap buruk,  seharusnya kita tidak perlu takut karena bahkan ditengah badai sekalipun , Yesus ada disana. Sebuah kutipan mengatakan mungkin Tuhan tidak selalu meredakan badai yang ada dalam hidup kita tapi satu hal yang pasti Dia pasti ada di dalam badai itu bersama kita jadi kita tidak perlu takut. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Hal kedua yang indah dalam cerita ini adalah ketika Yesus menangkap Petrus yang hendak tenggelam ketika mencoba berjalan diatas air. Kenapa Petrus tenggelam? Petrus tenggelam karena dia ragu, sebuah tiupan angin membuat dia goyah. Tak jarang kita pun seperti Petrus. Diakui atau tidak seringkali dalam perjalanan iman kita muncul keraguan-keraguan, apakah Allah peduli pada saya? Apakah Dia mengasihi saya? keraguan itu manusiawi tapi tidak beralasan. Ketika Yesus mati dikayu salib, Dia telah menunjukan bahwa Dia sangat..sangat mengasihi kita. Pelajaran penting yang dapat kita petik dari Petrus adalah ketika keraguan itu datang , jangan pernah takut untuk berdoa, berseru mencari Tuhan. Ketika kita berseru dengan segenap hati mencari Dia makan Tuhan akan mengijinkan kita menemukanNya (Coba  baca Yeremia 29: 13-14) .Lagipula Dia sangat dekat , Dia hanya sejauh doa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai penutup, renungan harian pagi ini berkata musuh iman bukan keraguan tapi ketakutan jadi mulai hari ini ketika ragu datang , datang saja pada Tuhan dan kau akan menemukanNya tapi jangan sekali - kali takut karena kasihNya adalah alasan untuk membuat kita tidak takut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;" &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;When the ocean rise and thunder roar&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;   I will soar with You, above the storm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;   Father  You're king over the flood&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;   I will be still know You're God"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-371719844362439677?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/371719844362439677/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=371719844362439677' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/371719844362439677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/371719844362439677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/04/aku-ini-jangan-takut.html' title='Aku ini, Jangan takut'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-8343564733121123785</id><published>2009-02-11T13:10:00.001+07:00</published><updated>2010-11-23T15:03:10.416+07:00</updated><title type='text'>Just a simple thought on hubungan beda agama</title><content type='html'>Dear blogku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belakangan ini masalah hubungan berbeda keyakinan sepertinya sedang menjadi topik hangat bagi orang-orang disekelilingku. Pasalnya beberapa orang yang kukenal terlibat dalam hubungan semacam ini. Yang menjadi pertanyaan besar adalah "Jika pada akhirnya hubungan beda keyakinan sulit mendapatkan restu dan pengakuan , mengapa masih banyak  orang nekad menjalaninya?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurutku rasa suka kita terhadap seseorang tidak ada hubungannya dengan masalah keyakinan. Bukankah banyak orang mengatakan bahwa terkadang hati tidak dapat memilih dengan siapa dia jatuh cinta. Jika hati kita tanpa sadar memilih jatuh cinta dengan seseorang yang berbeda keyakinan itu tidak berarti hati kita salahkan? Pernah kubaca tulisan seorang pendeta tentang pernikahan beda keyakinan. Katanya pernikahan beda keyakinan itu, bukan masalah boleh atau tidak boleh, bukan juga masalah dosa dan tidakdosa tetapi masalah bagaimana menanggung konsekuensinya hingga jangan sampai karena pernikahan justru pasangan jatuh ke dalam dosa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi ketika seseorang memilih dengan sadar untuk melalui jalur sulit yaitu menjalani hubungan beda keyakinan, yang menjadi pertanyaan besar adalah sanggupkan dua orang dengan dua keyakinan yang berbeda, dua ritual yang berbeda mampu bertoleransi, mampu saling menghargai keyakinan masing-masing?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-8343564733121123785?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/8343564733121123785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=8343564733121123785' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8343564733121123785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8343564733121123785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/02/just-simple-thought-on-hubungan-beda.html' title='Just a simple thought on hubungan beda agama'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-1283693670476941908</id><published>2009-02-09T09:42:00.000+07:00</published><updated>2009-02-09T11:14:25.352+07:00</updated><title type='text'>Kembali ke titik awal</title><content type='html'>Into your hands&lt;br /&gt;I commit again&lt;br /&gt;All I am for you Lord&lt;br /&gt;You hold my world&lt;br /&gt;In the palm of Your Hands&lt;br /&gt;And I am Yours forever&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jesus I believe in You&lt;br /&gt;Jesus I belong to You&lt;br /&gt;You're the reason that I live&lt;br /&gt;The reason that I sing with all I am&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'll walk with you&lt;br /&gt;Where ever you go&lt;br /&gt;Throgh tears and joy&lt;br /&gt;I 'll trust in you&lt;br /&gt;And&lt;span&gt;&lt;span class="txt_1"&gt; I will live&lt;br /&gt;in all of your ways&lt;br /&gt;your promises forever&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan minggu terakhir ketika hujan mengguyur Jakarta lagu inilah yang menjadi theme songku. Entah kenapa ketika hujan datang, aq teringat lagu ini. Tapi lagu ini sebenernya lebih dari sekedar lagu yang pas ketika hujan. Lagu ini adalah sebuah tamparan bagiku. Sudah hampir 2 tahun aq berada kondisi yang menyedihkan secara rohani. Aq telah kehilangan kegairahan dalam perjalanan kekristenanku dan bukannya introspeksi diri aq malah sibuk mencari kambing hitam atas kondisiku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="txt_1"&gt;Ketika aq mendengar khotbah pendetaku kemarin sore  sepertinya Tuhan memberikan sedikit petunjuk. Segala kondisi stagnan, segala bentuk ketidakgairahanku dalam beribadah adalah disebabkan oleh diriku sendiri. Sama seperti hubungan percintaan pada manusia. Proses jatuh cinta paling lama bertahan adalah 3 tahun (begitu kata sebuah artikel, entah benar atau tidak) selanjutnya untuk mempertahankan hubungan yang ada , kedua pasangan harus memaintenancenya, mengusahakannya bersama. Begitu pula hubunganku dengan Tuhan. Mungkin masa jatuh cintaku dengan Tuhan telah berakhir dan buruknya aq lupa menjaga hubunganku dengan Tuhan. Aq melalaikan doa, melalaikan saat teduh, super jarang berada dalam penyembahan dengan Tuhan jadi bagaimana aq mau tetap terhubung dengan Tuhan kalau aq lah yang melarikan diri dari Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="txt_1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="txt_1"&gt;Kemarin Pak Yonas berkhotbah, ibadah itu bukan masalah tempat tapi ibadah itu masalah keterhubungan. Bapa adalah roh dan ketika kita sebagai manusisa ingin terhubung denganNya  maka yang dapat menghubungkan adalah Roh Kudus  yaitu dalam penyembahan kita, dalam doa-doa kita. Itulah kealahanku, aq telah lalai mencari Tuhan. Seharusnya Tuhanlah yang menjadi pusat hidupku, alasanku hidup tapi aq telah menggantikannya dengan yang lain. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi Tuhan, tolong singkapkan dosa-dosaku yang terselubung, tegurlah aq, dan bawalah aq mendekat, aq ingin melekat dalam hatiMu, menjadi putri kesayanganMu...sampai aq bisa sungguh-sungguh layak menyanyikan pujian ini&lt;br /&gt;"Jesus I believe in You..Jesus I belong to You..You're the reason that I live..The reason that I sing with all I am"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I love you Lord, really ....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="txt_1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-1283693670476941908?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/1283693670476941908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=1283693670476941908' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1283693670476941908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/1283693670476941908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2009/02/kembali-ke-titk-awal.html' title='Kembali ke titik awal'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-9188823045036380083</id><published>2008-11-17T08:03:00.000+07:00</published><updated>2008-11-17T08:04:49.365+07:00</updated><title type='text'>Asked God (Bagus nih dari milis Renungan)</title><content type='html'>Author: Unknown&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I asked God to take away my pain&lt;br /&gt;God said, No.&lt;br /&gt;It is not for Me to take away, but for you to give it up&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I asked God to make my handicapped child whole.&lt;br /&gt;God said, No.&lt;br /&gt;His spirit is whole, his body is only temporary.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I asked God to grant me patience.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;God said, No.&lt;br /&gt;Patience is a by-product of tribulations; it isn't granted, it is learned.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I asked God to give me happiness.&lt;br /&gt;God said, No.&lt;br /&gt;I give you blessings. Happiness is up to you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I asked God to spare me pain.&lt;br /&gt;God said, No.&lt;br /&gt;Suffering draws you apart from worldly cares and brings you closer to Me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I asked God to make my spirit grow.&lt;br /&gt;God said, No.&lt;br /&gt;You must grow on your own, but I will prune you to make you fruitful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I asked God for all things that I might enjoy life.&lt;br /&gt;God said, No.&lt;br /&gt;I will give you life, so that you may enjoy all things.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I ask God to help me LOVE others, as much as He loves me.&lt;br /&gt;God said...Ahhhh, finally you have the idea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THIS DAY IS YOURS DON'T THROW IT AWAY May God Bless You. To the world you might be one person, But to one person you just might be the world&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-9188823045036380083?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/9188823045036380083/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=9188823045036380083' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/9188823045036380083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/9188823045036380083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2008/11/asked-god-bagus-nih-dari-milis-renungan.html' title='Asked God (Bagus nih dari milis Renungan)'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2207978490786906158</id><published>2008-11-07T11:33:00.002+07:00</published><updated>2010-12-01T13:51:15.807+07:00</updated><title type='text'>Pribadi yang istimewa</title><content type='html'>&lt;b&gt;Never take someone for granted&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hold every person close to your heart&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;because you might wake up one day&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;And realize that you've lost a diamond&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;While you to busy collecting stone&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(pravsworld)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sepenggal puisi yang harus diakui terdapat kebenaran dalam kata-katanya. Terkadang dalam keseharian kita ada orang-orang yang begitu dekat dengan kita sampai-sampai kita lupa kalau mereka&amp;nbsp; juga adalah orang-orang yang perlu diperhatikan. Orang-orang ini bisa jadi orang tua kita dan sahabat kita. Terkadang segala perhatian dan kebaikan&amp;nbsp; mereka , kita anggap sebagai sesuatu yang sudah memang apa adanya (taking for granted). Kita selalu berpikir apa pun yang kita lakukan mereka pasti mengerti padahal sebenernya hal itu tidaklah demikian, bagaimanapun setiap orang adalah pribadi-pribadi istimewa. Yang tetap harus diperlakukan istimewa. Jadi lihatlah sekeliling kita, adakah orang-orang yang kita anggap taken for granted?jika ada jangan abaikan mereka, peganglah mereka erat-erat , karena mereka adalah orang-orang istimewa yang sayang jika dilepaskan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2207978490786906158?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2207978490786906158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2207978490786906158' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2207978490786906158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2207978490786906158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2008/11/pribadi-yang-istimewa.html' title='Pribadi yang istimewa'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-8478930671702771373</id><published>2008-10-07T11:38:00.001+07:00</published><updated>2010-12-01T13:55:40.574+07:00</updated><title type='text'>Mengasihi diri sendiri</title><content type='html'>Dear Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini aku mendapat pencerahan untuk menulis&amp;nbsp; topik mengasihi diri sendiri. Beberapa waktu yang lalu, aku pernah membaca bahwa mengasihi diri sendiri itu berbeda dengan mengasihani diri sendiri. Perbedaannya sangat mendasar , ketika kita mengasihi diri sendiri, kita akan sampai pada kesadaran bahwa kita ini ciptaan Tuhan yang berharga yang diciptakan seturut gambar dan rupaNya, dikasihiNya seperti biji mataNya dan tak akan pernah diabaikanNya sedangkan ketika kita mengasihani diri sendiri, kita berpikir kita itu tidak cukup berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sinilah tampak bahwa mengasihi diri dan mengasihani diri adalah dua hal yang sangat bertolak belakang. Ketika kita mengasihi diri sendiri, kita akan sadar bahwa orang lain sama sekali tidak berhak memperlakukan diri kita seenaknya. Kita berharga dan oleh karenanya orang lain pun harus menghargai keberadaan kita. Sebaliknya ketika mengasihani diri sendiri , terkadang kita rela melakukan apa saja bahkan hal-hal yang mungkin tidak kita sukai hanya demi mendapatkan penghargaan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hati-hati, jangan sampai&amp;nbsp; kita terlalu mengasihi diri&amp;nbsp; sehingga kita&amp;nbsp; terjebak dalam keangkuhan dan keegoisan jadi ingatlah ketika kita mengasihi diri , jadikanlah itu pijakan untuk mengasihi orang lain. Seperti pepatah mengatakan perlakukanlah orang lain sebagaimana engkau ingin diperlakukan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-8478930671702771373?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/8478930671702771373/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=8478930671702771373' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8478930671702771373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/8478930671702771373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2008/10/mengasihi-diri-sendiri.html' title='Mengasihi diri sendiri'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-286853519138074359.post-2202684182286643452</id><published>2008-09-25T07:53:00.000+07:00</published><updated>2008-10-07T11:58:58.054+07:00</updated><title type='text'>Another encouraging word</title><content type='html'>Hai Blog,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru nemu nih inspiring word dari pravsworld:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;Don't spend major time with minor people.&lt;br /&gt;               If there are people in your life who continually disappoint you,                  break promises, stomp on your dreams, are too judgmental, have                  different values and don't have your back during difficult                  times...that is not friendship.&lt;br /&gt;             &lt;br /&gt;               To have a friend, be a friend.&lt;br /&gt;               Sometimes in life as you grow, your friends will either grow or                  go. Surround yourself with people who reflect values, goals                  interests and lifestyles.&lt;br /&gt;             &lt;br /&gt;               When I think of any of my successes,&lt;br /&gt;               I am thankful to God from whom all blessings flow, and to my                  family and friends who enrich my life.&lt;br /&gt;             &lt;br /&gt;               Over the years my phone book has changed because I changed, for                  the better.&lt;br /&gt;               At first, you think you're going to be alone, but after awhile,                  new people show up in your life that make it so much sweeter and                  easier to endure.&lt;br /&gt;             &lt;br /&gt;               Remember what your elders used to say,&lt;br /&gt;               "Birds of a feather flock together.&lt;br /&gt;               If you're an eagle, don't hang around chickens:&lt;br /&gt;               Chickens can't fly!" &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/286853519138074359-2202684182286643452?l=perspektifku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perspektifku.blogspot.com/feeds/2202684182286643452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=286853519138074359&amp;postID=2202684182286643452' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2202684182286643452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/286853519138074359/posts/default/2202684182286643452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perspektifku.blogspot.com/2008/09/another-encouraging-world.html' title='Another encouraging word'/><author><name>girls_corner</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12517540146963153378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
